Penjualan Daihatsu Februari 2026 Naik 10 Persen, LCGC Mendominasi
05 Maret 2026, 14:00 WIB
Meski optimis adanya perbaikan, Gaikindo menyebut beberapa tantangan yang harus dihadapi industri otomotif tahun depan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Meski telah mengalami perkembangan tahun ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi industri otomotif di 2022.
Jongkie D Sugiarto selaku Ketua I Gaikindo menegaskan, salah satu yang perlu menjadi perhatian ialah pertumbuhan ekonomi yang akan terjadi di tengah pemulihan pandemi Covid-19.
“Tantangan yang besar bagi pelaku industri otomotif salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi, kita harapkan pertumbuhan ekonomi ini akan terus meningkat dan bisa stabil di angka 5 persen seperti yang dicanangkan oleh Pemerintah,” kata Jongkie.
Ia juga menegaskan, apabila pertumbuhan ekonomi berhasil menyentuh kenaikan 6 persen, industri otomotif secara otomatis akan mendapatkan dampak positif dari berbagai sisi.
“Itu sangat bagus berarti ekonomi indonesia bergulir, tentu diperlukan kita harap capaian tersebut dapat mengundang sejumlah investor melalui investasi dari luar dengan bebagai pembangunan infrastruktur," ujarnya.
Tak hanya dari sisi penjualan, dampak yang diberikan juga akan mendorong pembangunan infrastruktur serta industri pendukung lainnya termasuk suku cadang.
“Akibatnya kebutuhan tersebut sangat dibutuhkan dalam cukup sangat luas, sehingga kebutuhan alat angkut darat mulai meningkat," tuturnya.
Selain di pulau Jawa, peningkatan industri otomotif juga akan terjadi di wilayah lainnya seperti Sumatera dan Kalimantan, khususnya dari sisi penjualan kendaraan. Hal ini tentu menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sehingga pemulihan dapat terjadi dan memiliki dampak bagi masyarakat serta pekerja di industri ini.
"Disana juga ada pembangunan infrastruktur dari bandara, pelabuhan dan lainnya ini kan sama-sama bergerak dan kita ke depan berharap sebaran ini kendaran meningkat didorong PPnBM-DTP dan kita juga berharap ppnbm ini terus dilanjutkan,” tandasnya.
Untuk 2022, Gaikindo memiliki target penjualan kendaraan bermotor hingga 900 ribu unit. Target tersebut naik sekitar 22 persen dibandingkan tahun ini yang dicanangkan sebesar 750 ribu unit.
Hal ini dikemukakan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi yang mulai membaik dengan adanya beberapa peningkatan.
Pada 2021, terjadi peningkatan penjualan kendaraan bermotor di Tanah Air. Salah satu faktor penyebabnya adalah, program Pemerintah yang memberikan relaksasi PPnBM nol persen sejak Maret dan berlangsung hingga 31 Desember mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 14:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 13:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
Terkini
05 Maret 2026, 18:00 WIB
Tenaga penjual mengungkapkan bakal ada perubahan harga BYD Atto 1 per Maret 2026, ada upgrade eksterior
05 Maret 2026, 16:00 WIB
Seluruh perjalanan tim MotoGP untuk kembali pulang setelah berlaga di Buriram, Thailand harus diatur ulang
05 Maret 2026, 14:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Februari 2026 diklaim mengalami pertumbuhan sebesar 10 persen dibanding bulan lalu
05 Maret 2026, 12:00 WIB
Sejumlah faktor penting menjadi penentu kinerja positif yang diraih oleh Adira Finance sepanjang tahun lalu
05 Maret 2026, 10:00 WIB
Pertamina Lubricants kembali menggelar program menarik yang bisa memanjakan para pemudik selama perjalanan
05 Maret 2026, 08:00 WIB
Leapmotor T03 kembali terlihat di jalan raya tanpa dibalut kamuflase, belum resmi dijual di Indonesia
05 Maret 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat, namun patut diingat SIM keliling Jakarta tidak melayani perpanjangan SIM kedaluwarsa
05 Maret 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung dinilai dapat memudahkan para pengendara di Kota Kembang mengurus dokumen