Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Untuk menarik masyarakat tidak pulang sebelum 26 April 2023, akan ada diskon biaya tol untuk arus balik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Masyarakat yang berada di kampung halaman diimbau untuk tidak terburu-buru kembali ke Jakarta. Mengingat tingginya jumlah pemudik di tahun ini, ada kemungkinan arus balik juga akan padat jika banyak yang kembali secara serentak.
Agar pemudik kembali setelah prediksi penumpukan, Muhadjir Effendy selaku Menko PMK (Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) menyiapkan rencana diskon biaya tol untuk arus balik.
“Untuk ruas tol Cikampek – Jakarta sudah disepekati dengan Jasa Marga, akan kami berikan potongan 20 persen kepada pemudik yang kembali ke Jakarta pada tanggal 26 – 27 April. Sedangkan untuk ruas tol Kalikangkung masih dalam tahap negosiasi dengan pengelola tol,” ucapnya seperti dikutip Antara, Jumat (21/04).
Ia juga mengimbau pemudik untuk mengingat kapasitas jalan tol menampung kendaraan. Jika melebihi batasnya tentu akan terjadi kepadatan, sehingga masyarakat bisa memperpanjang masa mudiknya dan tidak kembali sebelum 26 April 2023.
Menurutnya puncak penumpukan atau kemacetan diprediksi terjadi pada Selasa 25 April 2023.
“Arus balik itu diperkirakan angkanya mencapai 203.000 kendaraan, padahal kemampuan jalan tol hanya bisa mengakomodasi 175.000 kendaraan saja. Sehingga masih ada sekitar 40.000 kendaraan yang harus ditahan,” ucar Muhadjir.
Mendekati Lebaran tepatnya pada Kamis 20 April 2023 pergerakan kendaraan keluar Jakarta dikatakan relatif lancar serta ada kemajuan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Padahal terjadi kenaikan jumlah kendaraan melintas di Tol Jakarta – Cikampek.
“Pada H-3 mencapai angka 163.000 kendaraan. Naiknya sekitar 20 persen dibandingkan 2022,” ucap Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri.
Untuk terus menjaga kelancaran selama arus balik nantinya, pihak terkait akan melakukan rapat koordinasi mengenai penerapan rekayasa lalu lintas seperti contra flow ataupun one way.
Rekayasa kemungkinan dilakukan secara situasional, atau melihat terlebih dahulu kondisi lalu lintas saat itu.
Kolaborasi dari pihak-pihak lain juga terjadi untuk menekan terjadinya penumpukan kendaraan saat prediksi arus balik, misalnya dalam bentuk potongan biaya tol atau angkutan transportasi lainnya.
“Jasa Marga sudah sepakat untuk memberikan diskon dan saya mengimbau BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) lainnya memberikan diskon. Saya juga akan menghubungi maskapai, operator kereta api dan kapal untuk memberikan diskon,” tegas Muhadjir.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 15:00 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya