Dishub Kembali Gelar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Selatan
17 November 2025, 20:00 WIB
Dishub DKI jakarta pastikan tidak ada kenaikan harga tiket bus kelas ekonomi di sejumlah terminal Ibu Kota
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Jelang musim mudik Lebaran 2023 masyarakat mulai mencari tiket bus untuk pulang ke kampung halaman. Hal itu terlihat di terminal-terminal di Jakarta.
Oleh karenanya Dishub (Dinas Perhubungan) DKI Jakarta memastikan tidak ada kenaikan harga tiket bus kelas ekonomi. Jadi masyarakat bisa mendapatkannya dengan banderol normal.
“Harga tiket bus kelas ekonomi tidak ada kenaikan. Operator menerapkan tarif batas atas, mereka main di rata-rata 50 persen,” ujar Safrin Liputo, Kepala Dishub DKI Jakarta seperti dikutip dari Antara, Senin (10/4).
Kendati demikian dia tidak menutup kemungkinan kalau bakal ada peningkatan tarif tiket bus. Namun terjadi untuk kelas eksekutif.
Bahkan kalau melebihi ambang batas yang sudah ditentukan izin trayeknya akan dicabut. Hal itu sudah tertuang dalam aturan Ditjen Hubdat (Direktorat Jenderal Perhubungan Darat) serta Kementerian Perhubungan.
“Buat non ekonomi berlaku mekanisme pasar, tapi kami juga menghimbau operator tidak seenaknya menaikan tarif. Tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat ingin mudik Lebaran 2023 menggunakan angkutan bus,” pungkasnya.
Selanjutnya Safrin berencana menindak para calo tiket yang biasanya hadir di terminal-terminal jelang Lebaran 2023. Langkah tersebut dilakukan demi memberi kenyamanan kepada masyarakat Ibu Kota.
“Tentu kami bersama jajaran kepolisian terus melakukan upaya sehingga tidak ada calo di terminal,” tegasnya.
Sebelumnya berbagai upaya sudah mereka lakukan. Seperti memberlakukan pembelian tiket secara elektronik di Terminal Pulo Gebang.
Jadi calon penumpang bisa mendapatkan tiket memakai Jakarta Electronic Ticketing Bus atau melalui penyedia tiket daring.
“Itu otomatis kita harapkan mengurangi dan meminimalisir adanya calo tiket,” kata Kepala Dishub DKI.
Di sisi lain Kemenhub sudah membuka mudik gratis pada Lebaran 2023. Setidaknya 585 unit bus yang disiapkan untuk mengangkut masyarakat.
Selain itu program ini dilakukan guna menekan angka pengguna sepeda motor pada hari raya nanti sekaligus meminimalisir jumlah kecelakaan oleh pemudik.
Ditjen Perhubungan Darat menyediakan sebanyak 24.072 kuota yang terdiri dari 18.528 orang dengan 459 bus. Kemudian 5.544 orang pada arus balik menggunakan 126 bus.
Tidak hanya mudik gratis Kemenhub saja dapat dimanfaatkan. Namun ada pengiriman motor secara gratis kuotanya 900 unit roda dua bakal diangkut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 November 2025, 20:00 WIB
04 Juli 2025, 09:00 WIB
26 Juni 2025, 22:30 WIB
08 Mei 2025, 15:00 WIB
09 April 2025, 07:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026