Cara Mencari Kaca Film Untuk Mobil Listrik, Tak Boleh Asal Pilih
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Cuaca panas ekstrem tengah melanda wilayah Tanah Air, efeknya pada konsumsi BBM mobil yang jadi lebih boros
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Cuaca ekstrem yang cenderung panas belakangan ini tengah melanda wilayah Tanah Air. Bagi masyarakat pengguna kendaraan bermotor dampaknya tentu dirasakan selama berkendara khususnya di wilayah Ibu Kota.
Untuk diketahui sebelumnya pihak BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) telah mengungkapkan kepada masyarakat bahwa ada gelombang panas terjadi di negara-negara Asia.
Untuk pengguna mobil masih ada opsi lain untuk meminimalisir panas di kabin, yakni dengan menyalakan air conditioner dan mengatur suhunya sesuai kebutuhan.
Thayne Lika, CEO Dokter Mobil bengkel spesialis AC dan tune up menjelaskan bahwa cuaca panas saat ini tentu dapat berdampak pada kendaraan, misalnya konsumsi bahan bakar.
“Dari sisi AC sendiri, akan lebih memakan energi untuk mendinginkan. Dari sisi kaca film mobil akan lebih panas jadi membutuhkan effort lebih,” jelasnya kepada TrenOto, Selasa (02/04).
Suhu AC jika dibuat terlalu rendah apalagi dalam jangka waktu lama membutuhkan energi lebih besar untuk bekerja. Menurutnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir hal tersebut.
Pemilik kendaraan sebaiknya melakukan pengecekan kaca film secara berkala di bengkel agar dapat bekerja maksimal menahan panas, sehingga kinerja AC tidak menjadi terlalu berat.
“Di toko kaca film ada testernya. Tapi paling mudah adalah ketika mobil terjemur panas setelah beberapa saat, kita sentuh kacanya kalau panas sudah indikasi harus ganti,” ungkapnya.
Kemudian lakukan pengecekan dan servis AC berkala di bengkel resmi.
Meski begitu memang diketahui gelombang ini tidak akan melanda Indonesia, namun diimbau untuk tetap waspada terhadap lonjakan suhu.
Dikutip dari keterangan resmi BMKG, suhu maksimum harian mencapai 37.2 derajat Celcius, di Ciputat. Secara umum besarannya adalah 34 sampai 36 derajat Celcius.
Bahkan di India ada fenomena di mana aspal baru meleleh. Jalan sepanjang 200 meter yang menghubungkan jembatan Chandra Shekhar Azad ke Adajan Patiya di Surat, India tersebut membuat sepatu sejumlah pengendara motor menempel di jalan.
Sedangkan di Ahmeddabad, aspal dan lapisannya meleleh di jalan sepanjang 1.5 kilometer.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
03 Agustus 2026, 15:00 WIB
24 November 2025, 19:00 WIB
19 September 2025, 15:31 WIB
29 Juli 2025, 13:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal