Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Jalan Tol Jakarta-Cikampek akan Dilebarkan guna mengatasi kemacetan lalu lintas yang sering kali terjadi saat libur panjang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Musim Lebaran 2022 memang telah berakhir namun evaluasi terhadap momen tahunan tersebut terus dilakukan. Hal ini penting untuk memastikan kegiatan tradisi masyarakat mengalami perbaikan di masa mendatang.
Banyak pihak menilai bahwa musim mudik Lebaran 2022 telah diantisipasi dengan baik melalui rekayasa lalu lintas one way serta penambahan infrastruktur seperti jalan tol. Berkat kedua poin tersebut, kepadatan lalu lintas berhasil dihindari.
Meski demikian, pemerintah dinilai tetap harus melakukan beragam upaya peningkatan layanan untuk mempertahankan tanggapan positif. Pasalnya setiap tahun, akan selalu terjadi peningkatan jumlah kendaraan.
Mengatasi hal tersebut Basuki Menteri, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan bahwa jalan tol Jakarta-Cikampek akan dilebarkan. Kepadatan lalu lintas pada musim mudik tahun depan diharapkan bisa teratasi lebih cepat.
“Tugas tahun depan adalah jalur A tol Jakarta Cikampek akan dilebarkan lagi. Pelebaran jalan dilakukan untuk menambah kapasitas jalan khususnya kendaraan kecil,” ungkapnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI beberapa waktu lalu.
Sayangnya Ia tidak menyampaikan kapan dan lokasi tepat pelebaran jalan tersebut dilakukan.Namun bila berkaca dengan arus mudik tahun lalu maka pekerjaan akan dilakukan jelang arus mudik Lebaran 2023.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan terus melakukan perawatan jalan sehingga kondisinya dapat terus optimal. Di antaranya adalah dengan memperbaiki pencahayaan di sejumlah titik, khususnya jalur selatan.
Minimnya pencahayaan dinilai membuat masyarakat enggan menggunakan jalur selatan. Tak hanya itu, kecelakaan di jalur tersebut pun menjadi lebih tinggi sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari PUPR.
Salah satu perhatiannya adalah terbatasnya tempat parkir di rest area. Kondisi tersebut menyebabkan banyak kendaraan yang tidak tertampung sehingga pengemudi beristirahat di bahu jalan.
Akibatnya, kapasitas jalan menjadi berkurang dan menyebabkan kepadatan lalu lintas. Bila dibiarkan berlarut maka akan masalah klasik tanpa ujung sehingga semakin sulit dicairkan di masa depan.
“Kita lebarkan dan perlu pembebasan lahan khususnya di hari-hari besar. Kemudian juga kantong parkir di pelabuhan Merak agar kendaraan tidak menumpuk,” tambahnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
30 November 2025, 17:00 WIB
07 April 2025, 07:00 WIB
31 Maret 2025, 06:00 WIB
24 Maret 2025, 23:59 WIB
Terkini
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih dipertahankan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota pada jam-jam sibuk
14 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi lengkap dan persyaratannya
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri
13 Juli 2026, 18:43 WIB
Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026 dibuka untuk publik mulai 30 Juli sampai 9 Agustus 2026
13 Juli 2026, 13:00 WIB
Wuling Aira ev menjadi lini elektrifikasi pelengkap Air ev, incar konsumen dengan mobilitas di area perkotaan
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Para masyarakat memanfaatkan fitur V2L pada mobil listrik dan hybrid mereka sebagai sumber energi saat banjir