Cara Forwot Pererat Solidaritas di Era Mobilitas Berkelanjutan
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Tren belanja online komponen otomotif masih dihantui maraknya kasus penipuan, berikut cara mencegahnya
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Tren pembelian komponen otomotif secara online belakangan terus menggeliat. Kepraktisan menjadi salah satu keunggulan melakukan belanja melalui daring.
Meskipun lebih mudah namun bukan berarti tanpa risiko. Penipuan masih kerap terjadi dan pada akhirnya merugikan konsumen.
Mulai dari penjual barang palsu, tidak sesuai dengan deskripsi hingga pesanan yang tidak kunjung dikirim. Hal seperti itu menghantui masyarakat.
Julian Johan selaku pembalap serta penggiat otomotif Tanah Air mengungkapkan cara menghindari penipuan saat belanja online.
“Pastinya kita mau mencari barang sesuai dengan ekspektasi kita. Mau orisinil seperti filter udara, dari situ kita akan hunting toko penjual barang asli,” kata Jeje sapaan akrab di Jakarta (21/11).
Meskipun sudah melakukan beberapa antisipasi, namun dikatakan kemungkinan menemukan barang palsu masih memungkinkan. Lalu langkah pencegahan seperti di bawah ini.
“Biar tidak salah beli ada baiknya konsumen memastikan identitas komponen. Mulai dari foto hingga deskripsi barang,” jelas Jeje kemudian.
Diungkapkan lebih lanjut bahwa kualitas foto hingga harga masuk akal bisa juga menjadi penentuan dalam pembelian.
Lazada Indonesia mencatat adanya kenaikan permintaan di dalam kategori otomotif. Bahkan disebutkan kenaikan mencapai 3 kali lipat dalam tiga tahun terakhir.
“Suku cadang fast moving paling diminati pada LazOtomotif. Selain itu baru aksesori yang menjadi idola konsumen,” kata Canggih Satriatama, VP Automotive Category Lazada Indonesia di Jakarta (21/11).
Seiring dengan meningkat pembelian secara daring membuat Lazada melakukan sejumlah pengembangan. Sejumlah inovasi layanan dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja.
Selain itu mereka juga melakukan kurasi produk juga dilakukan guna memberikan rasa aman.
Masyarakat bisa mendapatkan suku cadang, produk perawatan kendaraan, modifikasi dan perlengkapan berkendara secara online.
Terdapat 15 kategori disajikan mulai dari Interior, Eksterior, suku cadang, motor, pelek, ban, aksesori, hingga pelumas.
“Pertumbuhan seller UMKM kategori otomotif mencapai dua kali lipat yang turut disertai dengan meningkatnya pertumbuhan pembeli pada kategori ini,” lanjut Canggih.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Juni 2026, 20:37 WIB
18 Mei 2026, 19:17 WIB
14 Februari 2026, 20:24 WIB
27 Januari 2026, 08:00 WIB
11 Januari 2026, 19:34 WIB
Terkini
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal
21 Juli 2026, 07:00 WIB
SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen
21 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi tempat dan persyaratan lengkapnya
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris
20 Juli 2026, 21:05 WIB
Motul Indonesia menjalan program baru yang bisa meningkatkan penetrasi pasar di Tanah Air melalui bengkel lokal