Otomotif Indonesia Butuh Stimulus, Bukan Sekadar Insentif
11 Januari 2026, 19:34 WIB
Tren belanja online komponen otomotif masih dihantui maraknya kasus penipuan, berikut cara mencegahnya
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Tren pembelian komponen otomotif secara online belakangan terus menggeliat. Kepraktisan menjadi salah satu keunggulan melakukan belanja melalui daring.
Meskipun lebih mudah namun bukan berarti tanpa risiko. Penipuan masih kerap terjadi dan pada akhirnya merugikan konsumen.
Mulai dari penjual barang palsu, tidak sesuai dengan deskripsi hingga pesanan yang tidak kunjung dikirim. Hal seperti itu menghantui masyarakat.
Julian Johan selaku pembalap serta penggiat otomotif Tanah Air mengungkapkan cara menghindari penipuan saat belanja online.
“Pastinya kita mau mencari barang sesuai dengan ekspektasi kita. Mau orisinil seperti filter udara, dari situ kita akan hunting toko penjual barang asli,” kata Jeje sapaan akrab di Jakarta (21/11).
Meskipun sudah melakukan beberapa antisipasi, namun dikatakan kemungkinan menemukan barang palsu masih memungkinkan. Lalu langkah pencegahan seperti di bawah ini.
“Biar tidak salah beli ada baiknya konsumen memastikan identitas komponen. Mulai dari foto hingga deskripsi barang,” jelas Jeje kemudian.
Diungkapkan lebih lanjut bahwa kualitas foto hingga harga masuk akal bisa juga menjadi penentuan dalam pembelian.
Lazada Indonesia mencatat adanya kenaikan permintaan di dalam kategori otomotif. Bahkan disebutkan kenaikan mencapai 3 kali lipat dalam tiga tahun terakhir.
“Suku cadang fast moving paling diminati pada LazOtomotif. Selain itu baru aksesori yang menjadi idola konsumen,” kata Canggih Satriatama, VP Automotive Category Lazada Indonesia di Jakarta (21/11).
Seiring dengan meningkat pembelian secara daring membuat Lazada melakukan sejumlah pengembangan. Sejumlah inovasi layanan dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja.
Selain itu mereka juga melakukan kurasi produk juga dilakukan guna memberikan rasa aman.
Masyarakat bisa mendapatkan suku cadang, produk perawatan kendaraan, modifikasi dan perlengkapan berkendara secara online.
Terdapat 15 kategori disajikan mulai dari Interior, Eksterior, suku cadang, motor, pelek, ban, aksesori, hingga pelumas.
“Pertumbuhan seller UMKM kategori otomotif mencapai dua kali lipat yang turut disertai dengan meningkatnya pertumbuhan pembeli pada kategori ini,” lanjut Canggih.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Januari 2026, 19:34 WIB
05 Januari 2026, 19:40 WIB
22 Desember 2025, 15:00 WIB
18 Desember 2025, 13:00 WIB
03 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
23 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan
23 Januari 2026, 16:41 WIB
Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama
23 Januari 2026, 15:00 WIB
Penjualan merek mobil di segmen premium dipimpin BMW, berhasil mengirimkan lebih dari 2.000 unit ke konsumen
23 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tetap bisa berlibur bersama keluarga, masyarakat bisa memperhatikan jadwal ganjil genap Puncak Bogor
23 Januari 2026, 13:14 WIB
Wuling Air ev terbukti masih dicintai banyak masyarakat di Tanah Air berkat sejumlah keunggulan yang diusung
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota mendominasi pasar ekspor kendaraan dari Tanah Air dengan menguasai 35,3 persen dari total market
23 Januari 2026, 11:00 WIB
Chery menegaskan tetap ingin memiliki pabrik sendiri meski telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan manufaktur