Penjualan Audio Diklaim Bertumbuh saat Pasar Mobil Baru Lesu
27 Januari 2026, 08:00 WIB
Tren belanja online komponen otomotif masih dihantui maraknya kasus penipuan, berikut cara mencegahnya
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Tren pembelian komponen otomotif secara online belakangan terus menggeliat. Kepraktisan menjadi salah satu keunggulan melakukan belanja melalui daring.
Meskipun lebih mudah namun bukan berarti tanpa risiko. Penipuan masih kerap terjadi dan pada akhirnya merugikan konsumen.
Mulai dari penjual barang palsu, tidak sesuai dengan deskripsi hingga pesanan yang tidak kunjung dikirim. Hal seperti itu menghantui masyarakat.
Julian Johan selaku pembalap serta penggiat otomotif Tanah Air mengungkapkan cara menghindari penipuan saat belanja online.
“Pastinya kita mau mencari barang sesuai dengan ekspektasi kita. Mau orisinil seperti filter udara, dari situ kita akan hunting toko penjual barang asli,” kata Jeje sapaan akrab di Jakarta (21/11).
Meskipun sudah melakukan beberapa antisipasi, namun dikatakan kemungkinan menemukan barang palsu masih memungkinkan. Lalu langkah pencegahan seperti di bawah ini.
“Biar tidak salah beli ada baiknya konsumen memastikan identitas komponen. Mulai dari foto hingga deskripsi barang,” jelas Jeje kemudian.
Diungkapkan lebih lanjut bahwa kualitas foto hingga harga masuk akal bisa juga menjadi penentuan dalam pembelian.
Lazada Indonesia mencatat adanya kenaikan permintaan di dalam kategori otomotif. Bahkan disebutkan kenaikan mencapai 3 kali lipat dalam tiga tahun terakhir.
“Suku cadang fast moving paling diminati pada LazOtomotif. Selain itu baru aksesori yang menjadi idola konsumen,” kata Canggih Satriatama, VP Automotive Category Lazada Indonesia di Jakarta (21/11).
Seiring dengan meningkat pembelian secara daring membuat Lazada melakukan sejumlah pengembangan. Sejumlah inovasi layanan dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja.
Selain itu mereka juga melakukan kurasi produk juga dilakukan guna memberikan rasa aman.
Masyarakat bisa mendapatkan suku cadang, produk perawatan kendaraan, modifikasi dan perlengkapan berkendara secara online.
Terdapat 15 kategori disajikan mulai dari Interior, Eksterior, suku cadang, motor, pelek, ban, aksesori, hingga pelumas.
“Pertumbuhan seller UMKM kategori otomotif mencapai dua kali lipat yang turut disertai dengan meningkatnya pertumbuhan pembeli pada kategori ini,” lanjut Canggih.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Januari 2026, 08:00 WIB
11 Januari 2026, 19:34 WIB
05 Januari 2026, 19:40 WIB
22 Desember 2025, 15:00 WIB
18 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia
04 Februari 2026, 15:00 WIB
BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid
04 Februari 2026, 13:00 WIB
MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif
04 Februari 2026, 12:00 WIB
148 unit Suzuki Grand Vitara terkena recall akibat adanya potensi kerusakan pada Speedometer Assy Comb
04 Februari 2026, 11:00 WIB
Suzuki akui penjualan Ertiga mengalami penurunan serta tergantikan oleh produk SUV seperti XL7 dan Fronx