DFSK Indonesia Siapkan Model Baru di Pertengahan 2026
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Ada beragam cara menghidupkan mobil yang tidak bisa distarter sehingga perjalanan tetap bisa dilakukan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Merawat kendaraan memang harus dilakukan secara rutin untuk menghindari terjadinya kerusakan saat dibutuhkan. Salah satu yang paling dikhawatirkan adalah mobil tidak bisa di starter.
Kondisi tersebut tentu sangat dihindari oleh pemilik kendaraan khususnya saat terburu-buru. Pasalnya kerusakan bisa menyebabkan waktu menjadi terbuang percuma.
Ada beberapa penyebab mobil tidak bisa di starter. Mulai dari aki yang lemah, aliran bahan kabar bermasalah hingga busi perlu diganti.
Meski demikian ada beberapa cara menghidupkan mobil yang tidak bisa distarter sehingga perjalanan tetap bisa dilakukan.
Salah satu komponen yang perlu diperiksa adalah busi. Bila busi terlihat kotor maka coba bersihkan dengan menggosoknya menggunakan kain.
Namun bila busi ternyata sudah rusak atau masa pakainya sudah habis maka sebaiknya ganti dengan yang baru.
Salah satu situasi yang paling umum terjadi adalah aki habis. Oleh sebab itu, bagian ini harus diperiksa secara detail bila kendaraan tidak bisa dihidupkan.
Untuk melakukannya, lepas bagian kutub positifnya lalu bersihkan kotoran yang menempel sehingga menghambat fungsi mesin.
Bila busi serta aki stabil namun mobil tidak bisa menyala maka bisa saja terdapat masalah di bagian sekering. Terdapat dua kutub di bagian sekering yakni utara dan selatan, jika kabel penghubung keduanya terputus maka kendaraan tidak bisa distarter.
Karena bagian ini rumit untuk diperbaiki sendiri, maka sebaiknya segera menghubungi jasa montir atau bengkel terdekat.
Bila menyala artinya ada kerusakan yang bisa disebabkan oleh beragam hal. Salah satunya adalah mesin terlalu dingin karena dapat membuat fuel pump menjadi lemah serta mobil tidak bisa di starter.
Guna menghindari terjadinya kerusakan lebih parah, maka sebaiknya bawa mobil ke bengkel terpercaya untuk pemeriksaan lebih detail.
Dilansir dari situs resmi Suzuki, kendaraan dengan usia diatas delapan tahun maka ada risiko kerusakan pada dinamo starter dan alternator. Keduanya memiliki fungsi untuk memutar mesin kendaraan pertama kali saat hendak dinyalakan.
Bila terjadi kerusakan pada kedua komponen tersebut maka perbaikan di bengkel harus dilakukan. Hal ini karena perbaikan terbilang cukup rumit untuk dilakukan di lokasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
13 Februari 2026, 17:15 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung