Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Ada beragam cara menghidupkan mobil yang tidak bisa distarter sehingga perjalanan tetap bisa dilakukan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Merawat kendaraan memang harus dilakukan secara rutin untuk menghindari terjadinya kerusakan saat dibutuhkan. Salah satu yang paling dikhawatirkan adalah mobil tidak bisa di starter.
Kondisi tersebut tentu sangat dihindari oleh pemilik kendaraan khususnya saat terburu-buru. Pasalnya kerusakan bisa menyebabkan waktu menjadi terbuang percuma.
Ada beberapa penyebab mobil tidak bisa di starter. Mulai dari aki yang lemah, aliran bahan kabar bermasalah hingga busi perlu diganti.
Meski demikian ada beberapa cara menghidupkan mobil yang tidak bisa distarter sehingga perjalanan tetap bisa dilakukan.
Salah satu komponen yang perlu diperiksa adalah busi. Bila busi terlihat kotor maka coba bersihkan dengan menggosoknya menggunakan kain.
Namun bila busi ternyata sudah rusak atau masa pakainya sudah habis maka sebaiknya ganti dengan yang baru.
Salah satu situasi yang paling umum terjadi adalah aki habis. Oleh sebab itu, bagian ini harus diperiksa secara detail bila kendaraan tidak bisa dihidupkan.
Untuk melakukannya, lepas bagian kutub positifnya lalu bersihkan kotoran yang menempel sehingga menghambat fungsi mesin.
Bila busi serta aki stabil namun mobil tidak bisa menyala maka bisa saja terdapat masalah di bagian sekering. Terdapat dua kutub di bagian sekering yakni utara dan selatan, jika kabel penghubung keduanya terputus maka kendaraan tidak bisa distarter.
Karena bagian ini rumit untuk diperbaiki sendiri, maka sebaiknya segera menghubungi jasa montir atau bengkel terdekat.
Bila menyala artinya ada kerusakan yang bisa disebabkan oleh beragam hal. Salah satunya adalah mesin terlalu dingin karena dapat membuat fuel pump menjadi lemah serta mobil tidak bisa di starter.
Guna menghindari terjadinya kerusakan lebih parah, maka sebaiknya bawa mobil ke bengkel terpercaya untuk pemeriksaan lebih detail.
Dilansir dari situs resmi Suzuki, kendaraan dengan usia diatas delapan tahun maka ada risiko kerusakan pada dinamo starter dan alternator. Keduanya memiliki fungsi untuk memutar mesin kendaraan pertama kali saat hendak dinyalakan.
Bila terjadi kerusakan pada kedua komponen tersebut maka perbaikan di bengkel harus dilakukan. Hal ini karena perbaikan terbilang cukup rumit untuk dilakukan di lokasi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E