Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru di 2026 Masih Akan Berlanjut
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Ada beragam cara menghidupkan mobil yang tidak bisa distarter sehingga perjalanan tetap bisa dilakukan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Merawat kendaraan memang harus dilakukan secara rutin untuk menghindari terjadinya kerusakan saat dibutuhkan. Salah satu yang paling dikhawatirkan adalah mobil tidak bisa di starter.
Kondisi tersebut tentu sangat dihindari oleh pemilik kendaraan khususnya saat terburu-buru. Pasalnya kerusakan bisa menyebabkan waktu menjadi terbuang percuma.
Ada beberapa penyebab mobil tidak bisa di starter. Mulai dari aki yang lemah, aliran bahan kabar bermasalah hingga busi perlu diganti.
Meski demikian ada beberapa cara menghidupkan mobil yang tidak bisa distarter sehingga perjalanan tetap bisa dilakukan.
Salah satu komponen yang perlu diperiksa adalah busi. Bila busi terlihat kotor maka coba bersihkan dengan menggosoknya menggunakan kain.
Namun bila busi ternyata sudah rusak atau masa pakainya sudah habis maka sebaiknya ganti dengan yang baru.
Salah satu situasi yang paling umum terjadi adalah aki habis. Oleh sebab itu, bagian ini harus diperiksa secara detail bila kendaraan tidak bisa dihidupkan.
Untuk melakukannya, lepas bagian kutub positifnya lalu bersihkan kotoran yang menempel sehingga menghambat fungsi mesin.
Bila busi serta aki stabil namun mobil tidak bisa menyala maka bisa saja terdapat masalah di bagian sekering. Terdapat dua kutub di bagian sekering yakni utara dan selatan, jika kabel penghubung keduanya terputus maka kendaraan tidak bisa distarter.
Karena bagian ini rumit untuk diperbaiki sendiri, maka sebaiknya segera menghubungi jasa montir atau bengkel terdekat.
Bila menyala artinya ada kerusakan yang bisa disebabkan oleh beragam hal. Salah satunya adalah mesin terlalu dingin karena dapat membuat fuel pump menjadi lemah serta mobil tidak bisa di starter.
Guna menghindari terjadinya kerusakan lebih parah, maka sebaiknya bawa mobil ke bengkel terpercaya untuk pemeriksaan lebih detail.
Dilansir dari situs resmi Suzuki, kendaraan dengan usia diatas delapan tahun maka ada risiko kerusakan pada dinamo starter dan alternator. Keduanya memiliki fungsi untuk memutar mesin kendaraan pertama kali saat hendak dinyalakan.
Bila terjadi kerusakan pada kedua komponen tersebut maka perbaikan di bengkel harus dilakukan. Hal ini karena perbaikan terbilang cukup rumit untuk dilakukan di lokasi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
09 Juni 2026, 21:30 WIB
04 Juni 2026, 07:37 WIB
Terkini
13 Juni 2026, 21:35 WIB
Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026
13 Juni 2026, 18:28 WIB
Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan
13 Juni 2026, 07:38 WIB
Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia
12 Juni 2026, 21:33 WIB
Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin
12 Juni 2026, 21:28 WIB
TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah