Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Untuk meminimalisir kendala mulai ramai, pihak Korlantas tinjau jalur mudik Lebaran 2023 mulai Kamis (19/1)
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Korlantas Polri akan mulai meninjau jalur mudik Lebaran 2023 mulai besok, Kamis (19/1). Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kendala selama arus mudik.
Rencana ini disampaikan dalam Rakor Anev Operasi Lilin 2022 dan Kesiapan Rakor Operasi Ketupat 2023 oleh Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kakorlantas Polri.
Rakor tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait lainnya mulai dari pengurus rest area, Jasa Marga hingga perwakilan Ditjen Perhubungan Darat.
Menurut Firman kesempatan tersebut menjadi momentum bagi Korlantas dan Direktorat Lalu Lintas untuk mulai melakukan persiapan. Ini perlu dilakukan sejak awal karena ada pekerjaan fisik, perubahan layout jalan hingga penambahan jalur.
Sebelumnya Operasi Lilin 2022 dilaksanakan mulai 23 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023 untuk menjaga keamanan dan ketertiban arus lalu lintas selama libur Nataru.
Dalam waktu dekat, Firman mengatakan pihaknya beserta stakeholder terkait akan mulai meninjau jalur arus mudik khususnya jalur selatan.
“Kami, Dirjen PUPR dan Dirjen Hubdar akan bergabung untuk melihat lokasi-lokasi khususnya di jalur selatan yang pada Lebaran kemarin belum banyak diminati,” ucap Firman dikutip dari NTMC Polri, Rabu (18/1).
Selain itu peninjauan jalur mudik juga bisa menjadi masukan bagi petugas kepolisian untuk menyiapkan jalur alternatif. Hal tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan agar kendaraan tidak menumpuk di satu tempat seperti di jalan tol.
“Artinya banyak jalur alternatif yang bisa dinikmati oleh masyarakat pada saat arus mudik yang penting sesuai, aman dan nyaman,” tegas Firman.
Untuk diketahui jalur selatan Pulau Jawa yang dikenal dengan sebutan Jalur Pantai Selatan atau Pansela merupakan salah satu jalur mudik yang belum dimanfaatkan pemudik. Jalan ini terbentang mulai dari Provinsi Banten hingga Jawa Timur.
Jika melewati jalur ini pemudik melintas hingga 23 kabupaten mulai dari Serang, Pandeglang, Garut, Bandung, Kulonprogo hingga Banyuwangi.
Jalur ini panjangnya adalah 1.405 kilometer dengan lebar rata-rata 5 – 7 meter. Infrastruktur jalannya terbilang sudah baik dan memadai untuk pemudik.
Rute tersebut juga sebelumnya telah digunakan untuk momentum libur Nataru sebagai jalur alternatif. Bisa dimanfaatkan jika pemudik memilih untuk tidak berkendara melalui Tol Trans Jawa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
27 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
20 Maret 2026, 11:00 WIB
20 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini