Tips Berkendara Saat Cuaca Buruk Pada Libur Natal dan Tahun Baru
24 Desember 2025, 08:00 WIB
BMKG prediksi cuaca ekstrem terjadi selama momen tahun baru, waspada potensi aquaplaning saat berkendara mobil di tengah hujan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) memprediksi kondisi cuaca di sejumlah wilayah di Indonesia akan diguyur huan dengan intensitas ringan hingga lebat. Ini diperkirakan terjadi selama momen tahun baru tepatnya pada 1 Januari 2023.
Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG memaparkan bahwa berdasarkan model cuaca numerik BMKG sebagian wilayah di Indonesia berpotensi mengalami cuaca ekstrem dengan peningkatan curah hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah.
“Untuk wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali hingga Nusa Tenggara, potensi hujan intensitas lebat hingga sangat lebat dapat terjadi mulai tanggal 30 Desember 2022, dimana potensi tersebut dapat berlanjut hingga 01 Januari 2023 dini hari,” ucap Dwikorita dikutip bmkg.go.id, Kamis (29/12).
Ia menyebutkan hujan cenderung terjadi cukup merata. Namun ada peningkatan intensitas pada dini hari dan sore hari.
Guswanto selaku Deputi Bidang Meteorologi BMKG memaparkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia menuju puncak musim penghujan. Ini diperkirakan berlangsung hingga Februari 2023.
Untuk itu ia mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Meski cuaca terbilang buruk masyarakat tetap banyak melakukan perjalanan antarkota maupun dalam kota selama periode libur Nataru. Selain pemilihan rute aman dan memilih waktu perjalanan, pengemudi mobil harus waspada terhadap potensi aquaplaning saat berkendara di cuaca hujan.
Kondisi jalan basah bisa menyebabkan kecelakaan fatal khususnya jika terjadi di jalan tol. Ketika genangan air dilewati ban mobil dengan cepat tekanan tersebut membentuk lapisan tipis antara ban dengan aspal, membuat kendaraan susah dikendalikan dan bahkan keluar jalur.
Fenomena ini dikenal dengan sebutan aquaplaning. Saat berkendara di jalan basah pengemudi perlu waspada potensi aquaplaning terlebih saat berkendara di jalan tol.
Mengutip Texas Department of Insurance, Jumat (30/12) ada tiga penyebab utama terjadinya aquaplaning atau hydroplaning saat berkendara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 08:00 WIB
03 November 2025, 13:11 WIB
02 November 2025, 15:00 WIB
17 Januari 2025, 07:00 WIB
19 November 2024, 19:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil