Mitsubishi Pajero Sport, SUV Andal Menerjang Medan Berat
27 Februari 2026, 09:00 WIB
Warganet memberikan banyak respon mengenai pengguna mobil Arogan di Jalan dari serius hingga yang bercanda
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Terdapat sejumlah peristiwa melibatkan pengguna Toyota Fortuner di Jalan. Terbaru adalah kasus pengrusakkan kepada pengemudi taksi online yang menggunakan Honda Brio.
Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Senopati, Jakarta Selatan pada beberapa waktu lalu. Pengemudi Fortuner terlihat mengacungkan airsoft gun dan parang ke korbannya.
Dia lalu memukulkan senjatanya ke Honda Brio hingga mengalami kerusakan. Tak sampai di situ, dia lalu menabrakkan kendaraanya ke mobil korban sebanyak dua kali.
Akibat kejadian tersebut Ari Widianto pemilik Brio mengalami trauma dan kerugian materiel. Lantas ia melaporkan pengguna mobil arogan itu ke Polres Jakarta Selatan.
Keduanya dipertemukan untuk dimediasi, akhirnya pelaku meminta maaf ke korban. Namun Ari tetap ingin melanjutkan kasusnya di jalur hukum.
Bahkan tindakan dilakukan oleh pengemudi Fortuner telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Polisi menemukan ada unsur pidana terkait dugaan pelanggaran Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang.
Melihat hal tersebut warganet banyak mendukung keputusan Ari. Sebab mereka cukup geram dengan apa dilakukan sang pelaku berinisial GR yang rupanya seorang S1 di bidang Hukum.
Salah satu warganet menyarankan Toyota agar melakukan tes psikologi bagi calon pembeli mereka. Hal ini juga ditujukan untuk Mitsubishi produsen dari Pajero Sport.
“Tolong untuk @ToyotaID dan Mitsubitshi_ID setiap penjual Innova Reborn, Fortuner, Pajero harus melampirkan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) sama lulus tes psikologi atau cek kestabilan emosi,” tulis akun bernama @wis_e_man di Twitter.
Lalu ada juga menyarankan kepolisian melakukan tes urine kepada pengendara Fortuner. Hal itu karena emosinya yang meledak-ledak.
“Mengamuk ganas tanpa kendali di waktu dini hari, perlu di tes urine 10 parameter,” ungkap @WLukkman.
Kendati demikian tidak semua tanggapan warganet bernada serius. Terdapat seorang warganet memberikan komentar dengan berkelakar.
Seperti dari @drihen79 yang menyambungkan kejadian di Senopati dengan peristiwa mobil ditabrak Singa di Taman Safari Indonesia II, Jawa Timur. Dia menduga kalau sang sopir Fortuner tidak akan sewot.
“Coba kalau Fortuner yang ditabrak singa berani tidak pemiliknya marah-marah kaya gitu,” katanya.
Di sisi lain Mahfud MD, Menko Polhukam meminta polisi untuk mengusutnya. Ia bahkan menyebut peristiwa itu seperti film gangster.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 09:00 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
09 Februari 2026, 11:00 WIB
30 Januari 2026, 09:00 WIB
19 Januari 2026, 10:11 WIB
Terkini
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan