Banyak Pengguna Mobil Arogan di Jalan, Begini Respon Warganet

Warganet memberikan banyak respon mengenai pengguna mobil Arogan di Jalan dari serius hingga yang bercanda

Banyak Pengguna Mobil Arogan di Jalan, Begini Respon Warganet

TRENOTO – Terdapat sejumlah peristiwa melibatkan pengguna Toyota Fortuner di Jalan. Terbaru adalah kasus pengrusakkan kepada pengemudi taksi online yang menggunakan Honda Brio.

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Senopati, Jakarta Selatan pada beberapa waktu lalu. Pengemudi Fortuner terlihat mengacungkan airsoft gun dan parang ke korbannya.

Dia lalu memukulkan senjatanya ke Honda Brio hingga mengalami kerusakan. Tak sampai di situ, dia lalu menabrakkan kendaraanya ke mobil korban sebanyak dua kali.

Photo : Istimewa

Akibat kejadian tersebut Ari Widianto pemilik Brio mengalami trauma dan kerugian materiel. Lantas ia melaporkan pengguna mobil arogan itu ke Polres Jakarta Selatan.

Keduanya dipertemukan untuk dimediasi, akhirnya pelaku meminta maaf ke korban. Namun Ari tetap ingin melanjutkan kasusnya di jalur hukum.

Bahkan tindakan dilakukan oleh pengemudi Fortuner telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Polisi menemukan ada unsur pidana terkait dugaan pelanggaran Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang.

Melihat hal tersebut warganet banyak mendukung keputusan Ari. Sebab mereka cukup geram dengan apa dilakukan sang pelaku berinisial GR yang rupanya seorang S1 di bidang Hukum.

Salah satu warganet menyarankan Toyota agar melakukan tes psikologi bagi calon pembeli mereka. Hal ini juga ditujukan untuk Mitsubishi produsen dari Pajero Sport.

Baca Juga: Mahfud MD Dorong Polisi Usut Kasus Pengguna Fortuner Rusak Brio

“Tolong untuk @ToyotaID dan Mitsubitshi_ID setiap penjual Innova Reborn, Fortuner, Pajero harus melampirkan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) sama lulus tes psikologi atau cek kestabilan emosi,” tulis akun bernama @wis_e_man di Twitter.

Lalu ada juga menyarankan kepolisian melakukan tes urine kepada pengendara Fortuner. Hal itu karena emosinya yang meledak-ledak.

“Mengamuk ganas tanpa kendali di waktu dini hari, perlu di tes urine 10 parameter,” ungkap @WLukkman.

Kendati demikian tidak semua tanggapan warganet bernada serius. Terdapat seorang warganet memberikan komentar dengan berkelakar.

Seperti dari @drihen79 yang menyambungkan kejadian di Senopati dengan peristiwa mobil ditabrak Singa di Taman Safari Indonesia II, Jawa Timur. Dia menduga kalau sang sopir Fortuner tidak akan sewot.

Photo : Istimewa

“Coba kalau Fortuner yang ditabrak singa berani tidak pemiliknya marah-marah kaya gitu,” katanya.

Di sisi lain Mahfud MD, Menko Polhukam meminta polisi untuk mengusutnya. Ia bahkan menyebut peristiwa itu seperti film gangster.


Terkini

otosport
MotoGP 2026

Dua Rookie Lengkapi Formasi Pembalap MotoGP 2026

Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026

otosport
Julian johan

Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026

Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko

mobil
Taksi Listrik

Pengamat Tanggapi Kecelakaan Taksi Listrik yang Kembali Terulang

Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi

mobil
Penjualan BYD

Penjualan BYD sejak Debut di RI, Sudah Pasarkan 50 Ribu Unit

Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini

mobil
BYD

BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor

BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri

mobil
Leapmotor

Leapmotor B10 Makin Dekat ke Indonesia, Calon Pesaing Geely EX5

Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group

mobil
Mobil Cina

3 Merek Mobil Cina Ini Mulai Geser Popularitas Jepang di Inggris

Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025

motor
Motor listrik

Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026

Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026