Biaya Sewa Mobil Yogyakarta saat Libur Nataru, Mulai Rp 400 Ribu
22 Desember 2025, 18:29 WIB
Warganet memberikan banyak respon mengenai pengguna mobil Arogan di Jalan dari serius hingga yang bercanda
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Terdapat sejumlah peristiwa melibatkan pengguna Toyota Fortuner di Jalan. Terbaru adalah kasus pengrusakkan kepada pengemudi taksi online yang menggunakan Honda Brio.
Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Senopati, Jakarta Selatan pada beberapa waktu lalu. Pengemudi Fortuner terlihat mengacungkan airsoft gun dan parang ke korbannya.
Dia lalu memukulkan senjatanya ke Honda Brio hingga mengalami kerusakan. Tak sampai di situ, dia lalu menabrakkan kendaraanya ke mobil korban sebanyak dua kali.
Akibat kejadian tersebut Ari Widianto pemilik Brio mengalami trauma dan kerugian materiel. Lantas ia melaporkan pengguna mobil arogan itu ke Polres Jakarta Selatan.
Keduanya dipertemukan untuk dimediasi, akhirnya pelaku meminta maaf ke korban. Namun Ari tetap ingin melanjutkan kasusnya di jalur hukum.
Bahkan tindakan dilakukan oleh pengemudi Fortuner telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Polisi menemukan ada unsur pidana terkait dugaan pelanggaran Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang.
Melihat hal tersebut warganet banyak mendukung keputusan Ari. Sebab mereka cukup geram dengan apa dilakukan sang pelaku berinisial GR yang rupanya seorang S1 di bidang Hukum.
Salah satu warganet menyarankan Toyota agar melakukan tes psikologi bagi calon pembeli mereka. Hal ini juga ditujukan untuk Mitsubishi produsen dari Pajero Sport.
“Tolong untuk @ToyotaID dan Mitsubitshi_ID setiap penjual Innova Reborn, Fortuner, Pajero harus melampirkan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) sama lulus tes psikologi atau cek kestabilan emosi,” tulis akun bernama @wis_e_man di Twitter.
Lalu ada juga menyarankan kepolisian melakukan tes urine kepada pengendara Fortuner. Hal itu karena emosinya yang meledak-ledak.
“Mengamuk ganas tanpa kendali di waktu dini hari, perlu di tes urine 10 parameter,” ungkap @WLukkman.
Kendati demikian tidak semua tanggapan warganet bernada serius. Terdapat seorang warganet memberikan komentar dengan berkelakar.
Seperti dari @drihen79 yang menyambungkan kejadian di Senopati dengan peristiwa mobil ditabrak Singa di Taman Safari Indonesia II, Jawa Timur. Dia menduga kalau sang sopir Fortuner tidak akan sewot.
“Coba kalau Fortuner yang ditabrak singa berani tidak pemiliknya marah-marah kaya gitu,” katanya.
Di sisi lain Mahfud MD, Menko Polhukam meminta polisi untuk mengusutnya. Ia bahkan menyebut peristiwa itu seperti film gangster.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Desember 2025, 18:29 WIB
19 Desember 2025, 12:00 WIB
21 November 2025, 21:43 WIB
05 November 2025, 12:00 WIB
19 Oktober 2025, 13:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026