Toyota Fortuner Bakal Dapat Penyegaran, Tampil Makin Futuristik
26 Februari 2026, 17:00 WIB
Mahfud MD dorong pihak kepolisian untuk mengusut kasus pengguna Fortuner rusak Brio di daerah Senopati ditindak tegas
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Ham mendorong kepolisian untuk mengusut pengemudi Toyota Fortuner yang melakukan pengerusakan kepada Honda Brio di Senopati, Jakarta Selatan.
Menurutnya persitiwa tersebut cukup mengerikan. Sebab pelaku terlihat mengancam korbannya menggunakan senjata airsoft gun serta pedang.
Oleh sebab itu tindakannya tidak bisa dibenarkan. Mahfud menilai masyarakat perlu tahu apa yang mendasari peristiwa tersebut terjadi.
“Pak Polisi ini katanya peristiwanya terjadi di Jakarta. Seperti film gangster ya, tapi apa pun yang begitu tidak boleh terulang. Perlu dilacak. @DivHumas_Polri," tulis Mahfud di akun Twitter pribadinya.
Di sisi lain pengemudi Fortuner sudah meminta maaf usai merusak kendaraan milik pengemudi taksi online, Ari Widianto. Hal itu diketahui dari kuasa hukum korban, Manda Berinandus.
Pihak Polres Jakarta selatan memang mempertemukan keduanya. Namun sempat terjadi perdebatan akan tetapi semua bisa diredam.
“Dia minta maaf, tapi saya bilang proses hukum tetap berlanjut. Pemilik Fortuner sempat beradu argumen dengan kami, artinya dia merasa dipepet,” ujar Manda kepada wartawan.
Peristiwa itu terjadi saat Ari yang membawa penumpang diadang Toyota Fortuner ketika baru keluar dari Gedung Office 8. Ia kemudian menyalakan lampu jauh ke arah mobil tersebut.
Merasa tidak terima, pemilik Fortuner menghampiri Ari sambal membawa airsoft gun untuk memukul kaca bagian kanan serta kiri. Kemudian mengambil sebilah pedang lalu kembali melakukan pengerusakan pada kap mesin.
Tidak puas atas tindakannya, sang pengemudi arogan masuk ke kendaraanya dan menabrak mobil Ari sebanyak dua kali. Akibat kejadian tersebut korban mengalami trauma juga kerugian.
Menurut kuasa hukum korban pengemudi Fortuner tidak menjelaskan mengapa ia merusak mobil milik Ari. Dia berdalih membawa dua senjata di atas karena mobilnya pernah dirusak orang lain.
“Dia hanya mengatakan pernah terjadi mobilnya diganggu sama orang, lalu sempat menyampaikan kendaraanya diserempet kemudian lari,” tutur Manda.
Namun Manda menilai hal itu tidak ada hubungannya. Ia mengatakan perilaku pengemudi Fortuner memang murni anarkis.
Kendati demikian pemilik fortuner sempat menawarkan uang ganti rugi. Akan tetapi pihak ari menolak hal tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 17:00 WIB
09 Februari 2026, 11:00 WIB
18 Januari 2026, 15:00 WIB
15 Januari 2026, 09:00 WIB
13 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
04 Juli 2026, 09:00 WIB
IMI Awards 2025 memberikan apresiasi kepada Andre Mulyadi yang konsisten dalam dunia modifikasi Indonesia
04 Juli 2026, 07:00 WIB
Sejumlah tim belum memberikan pengumuman mengenai susunan pembalap yang akan mereka usung di MotoGP 2027
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Vinfast turut menawarkan Limo Green kepada konsumen individual, tidak hanya pembeli fleet atau pelaku usaha
03 Juli 2026, 17:00 WIB
Aletra dikatakan tengah mempersiapkan untuk menghadirkan produk terbaru di ajang pameran otomotif GIIAS 2026
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 diharapkan mempererat hubungan antara narasumber dan insan media.
03 Juli 2026, 13:41 WIB
Berikut adalah spesifikasi Toyota Hilux BEV, era baru pikap elektrifikasi Toyota untuk pasar Indonesia
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Hyundai Ioniq 3 bakal jadi salah satu produk kejutan dari PT HMID untuk konsumen melalui ajang GIIAS 2026
03 Juli 2026, 06:16 WIB
para pengguna mobil harus memperhatikan pelat nomornya jika ingin melintas karena ada ganjil genap Jakarta