Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik Libur Nataru
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus lalu lintas kendaraan terus meningkat selama libur Nataru, angkanya meningkat dibandingkan dengan periode sama
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Menjelang akhir tahun kenaikan arus lalu lintas kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek mencapai 14.91 persen. Rinciannya ada 155.994 kendaraan pada Senin (26/12) hingga Selasa (27/12).
Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, Kepala Posko Operasi Lilin Jaya 2022 memaparkan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari beberapa gerbang tol.
Di antaranya adalah GT (gerbang tol) Cikupa arah Merak, GT Ciawi arah Puncak, GT Cikampek Utama arah Trans-Jawa dan GT Kalihurip Utama arah Bandung.
“Total 151.994 kendaraan naik 14.91 persen terhadap 132.276 kendaraan,” ucap Twedi dikutip dari NTMC Polri, Kamis (29/12).
Sedangkan untuk arah sebaliknya ada 159.132 kendaraan masuk ke arah Jakarta di empat gerbang tol utama dalam periode sama. Ini naik 19.18 persen dari periode normal yakni 133.522 kendaraan.
Selama periode libur Natal total kendaraan keluar dari Jakarta menuju GT Cikampek Utama, Kalihutip Utama, Cikupa dan Ciawi adalah 530.285 kendaraan.
Sementara pada libur Natal dan H+1 Natal PT Jasamarga Transjawa mencatatkan total 83.850 kendaraan menuju Jakarta. Angka ini naik 30.45 persen jika dibandingkan lalu lintas normal yaitu 64.278 kendaraan.
Cuaca yang bisa berubah ekstrem perlu menjadi perhatian khususnya di tengah libur Nataru. Ini dapat membahayakan keselamatan perjalanan.
Untuk itu Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan BMKG, BRIN dan BNPB untuk membahas prakiraan cuaca dan rekomendasinya untuk pengelolaan transportasi berkeselamatan. Sehingga bisa memberi peringatan pada masyarakat yang melakukan perjalanan.
“Karena lonjakan penumpang yang tinggi pada libur nataru kali ini dan adanya potensi cuaca ekstrem yang membahayakan keselamatan perjalanan, maka kami akan terus berkoordinasi secara intensif dengan BMKG, BRIN, dan BNPB,” ucap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan, dikutip Dephub, Kamis.
Ia memaparkan rekomendasi keadaan cuaca dibutuhkan oleh Kemenhub serta pengelola sarana dan prasarana transportasi dalam mengeluarkan kebijakan di sektor transportasi.
“Jadi ketika cuaca dinyatakan tidak baik dan membahayakan keselamatan perjalanan, maka secara tegas kami akan keluarkan kebijakan untuk menunda perjalanan transportasi sampai keadaan cuaca membaik,” lanjut Budi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 08:00 WIB
23 Desember 2025, 19:00 WIB
22 Desember 2025, 18:29 WIB
22 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan yang harus dipenuhi
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir hari ini untuk mempermudah masyarakat di Kota Kembang mengurus dokumen berkendara
02 Juni 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI
02 Juni 2026, 07:00 WIB
BYD Seal PHEV berpotensi jadi produk hybrid berikutnya setelah M6 DM-i, sudah terdaftar di Indonesia
02 Juni 2026, 06:10 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini tidak hanya mengandalkan petugas namun juga dibantu oleh teknologi ETLE
02 Juni 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta hari ini, simak daftar persyaratan yang harus dipenuhi