Toyota Bersiap Bangkitkan Kembali Mobil Sport Lawas MR2
22 Desember 2025, 19:00 WIB
Kecelakaan bisa terjadi jika pengemudi mobil sport tidak familiar dengan tenaga dan spesifikasi kendaraannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kecelakaan mobil sport belakangan kembali terjadi dan memakan korban jiwa. Salah satu yang cukup fatal adalah pengemudi Porsche Cayman menabrak truk di area Gerbang Tol Kuningan 2, Jakarta Selatan pada Rabu (19/5).
Saat itu diketahui pengemudi tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara satu penumpang di mobil mengalami trauma.
Menurut keterangan polisi, kendaraan bernomor polisi BE 8124 ACU itu awalnya melaju di tol dalam kota arah timur, KM 5+200.
Namun karena kurang berhati-hati, mobil kemudian menabrak belakang truk hingga bagian depan Porsche alami kerusakan parah.
“Mobil tersangkut dan terbawa sejauh kurang lebih 140 meter dikarenakan pengemudi kendaraan truk tidak mengetahuinya,” kata Kompol Diella Kartike Artha, Kepala Seksi Kecelakaan Ditlantas Polda Metro Jaya dikutip Antara beberapa waktu lalu.
Lalu baru-baru ini ada kecelakaan antara Ferrari 458 Italia dan Mercedes-Benz CLS 350 di Woltermonginsidi, Jakarta Selatan pada Kamis (4/7). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Mengingat tenaga cukup besar, pengemudi mobil sport perlu lebih berhati-hati saat memacu kendaraannya. Hal ini ditegaskan oleh Sony Susmana, Senior Instructor SDCI (Safety Defesive Consultant Indonesia).
Secara ideal ia menegaskan pengemudi perlu memahami detail mobil yang bakal digunakan terkhusus mobil sport bertenaga buas. Kenali lebih dulu karakter kendaraan, operasional sampai posisi berkendaranya.
“Masalah terbesar dari mobil sport adalah power-nya yang buas. Tiga hal penting harus dikuasai pengemudi adalah gas sesuai kebutuhan, rem dengan baik dan jaga keseimbangan mobil,” ungkap Sony kepada KatadataOTO, Jumat (5/7).
Lebih rinci ini 3 faktor yang harus diperhatikan oleh pengemudi mobil sport sebelum berkendara di jalan umum.
Mengingat tenaga mobil sport melebihi kendaraan pada umumnya, jangan gegabah menekan pedal gas tanpa mempertimbangkan situasi sekitar. Apalagi jika berkendara di area padat.
Lakukan akselerasi secara perlahan dan tidak secara mendadak sehingga mobil tetap bisa dikendalikan.
Perlu diingat bahwa tenaga mobil sport yang besar membuatnya mudah melaju cepat. Kendalikan kecepatan sesuai aturan dan kebutuhan, sehingga kendaraan tidak lepas kendali saat harus berhenti.
Dilansir dari Tech Drive, pengemudi perlu menginjak pedal rem secara perlahan. Bukan tiba-tiba ketika mobil tengah melaju kencang karena ada potensi bahaya khususnya buat penumpang di kabin.
Menjaga kendaraan dalam kecepatan baik dan mengerem secara hati-hati dapat membuat kendaraan seimbang dan tidak mudah oleng.
Pengemudi perlu ingat bahwa ketika dipacu di jalan umum pastikan untuk berhati-hati dan tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi. Karena akan susah dikendalikan dan berimbas membahayakan pengguna jalan lain.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Desember 2025, 19:00 WIB
05 Desember 2025, 19:00 WIB
10 September 2025, 16:00 WIB
01 September 2025, 15:46 WIB
22 Agustus 2025, 09:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat