Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air
02 April 2025, 12:00 WIB
Bakal dipakai buat ketiga lini model yang sudah ada, Wuling akan produksi baterai EV di RI tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Wuling akan produksi baterai untuk lini mobil listriknya menjelang akhir 2024. Baterai dimaksud bernama Magic Battery, diklaim memiliki banyak keunggulan dibandingkan yang digunakan saat ini.
Keputusan produksi lokal baterai mobil listrik tersebut juga menjadi salah satu bentuk komitmen Wuling dalam membantu membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
“Baterai ini punya kemampuan modular yang membuatnya mudah diperbaiki. Mengandung sel baterai canggih karena peningkatan struktur di dalam selnya dan lapisan keramik sebagai konduktor panas rendah,” kata Liu Yan, Marketing Operation Director Wuling Motors di Mall Kelapa Gading 3, Jumat (20/9).
Wuling sebelumnya juga telah memberikan sejumlah keuntungan buat para konsumen seperti Lifetime Core EV Component Warranty atau garansi komponen EV termasuk baterai untuk seumur hidup.
Bicara soal baterai yang bakal diproduksi lokal, Liu Yan menjelaskan secara umum komponen tersebut memiliki bobot ringan namun dengan peningkatan kekuatan struktural sebesar 60 persen.
Menggunakan sel baterai canggih atau Advanced Cell Safety lewat penggunaan lapisan keramik sebagai konduktor panas. Hal itu diklaim meminimalisir terjadinya berbagai masalah seperti konslet atau panas berlebih.
Keunggulan lain dimiliki oleh Magic Battery adalah performa dan keamanan jauh lebih baik mulai dari kapasitas baterai semakin besar, siklus lebih panjang dan efisien dalam penggunaannya.
Wuling juga memiliki dua teknologi guna memantau kondisi baterai. Pertama yakni High Precision BMS (Battery Management System) yang memonitor keadaan komponen itu secara Real Time.
Lalu AI berbasis Cloud, melakukan 240 pengawasan keamanan serta 80 peringatan apabila terjadi gangguan atau kendala pada baterai sehingga mengurangi potensi bahaya.
Lebih lanjut soal cara kerja High Precision BMS, pihak Wuling menjelaskan inovasinya terbatas memantau kondisi baterai saja, tidak melulu lokasi ataupun identitas pengguna. Jadi pemilik tidak perlu khawatir masalah privasi.
“Pemantauan nanti menghasilkan lebih dari 200 model supervisi yang diterima pengguna. Ada banyak peringatan kalau baterai disinyalir malfungsi, bisa terdeteksi cepat dan akurat,” kata Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Indonesia dalam kesempatan sama.
Sebagai informasi Magic Battery nantinya bakal digunakan pada Air ev, BinguoEV maupun Cloud EV terbaru. Hanya saja belum dijelaskan secara rinci soal kapan baterai itu mulai dipakai.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi