Changan Nevo Q05 Makin Dekat ke Indonesia, Rival Geely EX5
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Bakal dipakai buat ketiga lini model yang sudah ada, Wuling akan produksi baterai EV di RI tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Wuling akan produksi baterai untuk lini mobil listriknya menjelang akhir 2024. Baterai dimaksud bernama Magic Battery, diklaim memiliki banyak keunggulan dibandingkan yang digunakan saat ini.
Keputusan produksi lokal baterai mobil listrik tersebut juga menjadi salah satu bentuk komitmen Wuling dalam membantu membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
“Baterai ini punya kemampuan modular yang membuatnya mudah diperbaiki. Mengandung sel baterai canggih karena peningkatan struktur di dalam selnya dan lapisan keramik sebagai konduktor panas rendah,” kata Liu Yan, Marketing Operation Director Wuling Motors di Mall Kelapa Gading 3, Jumat (20/9).
Wuling sebelumnya juga telah memberikan sejumlah keuntungan buat para konsumen seperti Lifetime Core EV Component Warranty atau garansi komponen EV termasuk baterai untuk seumur hidup.
Bicara soal baterai yang bakal diproduksi lokal, Liu Yan menjelaskan secara umum komponen tersebut memiliki bobot ringan namun dengan peningkatan kekuatan struktural sebesar 60 persen.
Menggunakan sel baterai canggih atau Advanced Cell Safety lewat penggunaan lapisan keramik sebagai konduktor panas. Hal itu diklaim meminimalisir terjadinya berbagai masalah seperti konslet atau panas berlebih.
Keunggulan lain dimiliki oleh Magic Battery adalah performa dan keamanan jauh lebih baik mulai dari kapasitas baterai semakin besar, siklus lebih panjang dan efisien dalam penggunaannya.
Wuling juga memiliki dua teknologi guna memantau kondisi baterai. Pertama yakni High Precision BMS (Battery Management System) yang memonitor keadaan komponen itu secara Real Time.
Lalu AI berbasis Cloud, melakukan 240 pengawasan keamanan serta 80 peringatan apabila terjadi gangguan atau kendala pada baterai sehingga mengurangi potensi bahaya.
Lebih lanjut soal cara kerja High Precision BMS, pihak Wuling menjelaskan inovasinya terbatas memantau kondisi baterai saja, tidak melulu lokasi ataupun identitas pengguna. Jadi pemilik tidak perlu khawatir masalah privasi.
“Pemantauan nanti menghasilkan lebih dari 200 model supervisi yang diterima pengguna. Ada banyak peringatan kalau baterai disinyalir malfungsi, bisa terdeteksi cepat dan akurat,” kata Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Indonesia dalam kesempatan sama.
Sebagai informasi Magic Battery nantinya bakal digunakan pada Air ev, BinguoEV maupun Cloud EV terbaru. Hanya saja belum dijelaskan secara rinci soal kapan baterai itu mulai dipakai.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Mei 2026, 07:00 WIB
29 Mei 2026, 21:12 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Terkini
31 Mei 2026, 15:49 WIB
Pemutihan pajak kendaraan bermotor diberikan kepada masyarakat guna memeriahkan hari jadi DKI Jakarta ke-499
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik kompak Changan Nevo Q05 baru-baru ini debut lebih dulu di Thailand dengan harga kompetitif
30 Mei 2026, 20:44 WIB
Raul Fernandez berhasil menjadi pemenang sesi sprint race MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello hari ini
30 Mei 2026, 13:03 WIB
Honda Racing Indonesia kedatangan satu pembalap baru untuk menyambut musim balap 2026 agar kompetitif
29 Mei 2026, 21:16 WIB
Teaser Mitsubishi Pajero generasi terbaru dibagikan, pakai bahasa desain serupa Xforce dan Destinator
29 Mei 2026, 21:12 WIB
iCAR V23 merupakan SUV listrik yang berkarakter dan memiliki berbagai kelebihan untuk menggoda konsumen
29 Mei 2026, 18:08 WIB
Jetour T1 i-DM mengisi kelas di bawah T2, sudah dibekali teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV)
29 Mei 2026, 13:00 WIB
Marc Marquez bertekad tampil maksimal saat menjalani MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello akhir pekan ini