Upaya Pemerintah Hilangkan Mesin Bensin, Mulai dari Hybrid

Guna mempercepat elektrifikasi, Kemenko Marves lirik kebijakan pemberhentian penjualan mobil mesin bensin

Upaya Pemerintah Hilangkan Mesin Bensin, Mulai dari Hybrid
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Uni Eropa telah memberhentikan penjualan mobil bensin guna menggencarkan elektrifikasi. Per 2035 mobil konvensional yang masih dipakai harus bisa menggunakan bahan bakar e-fuel.

Di Indonesia belum ada kebijakan serupa karena beberapa hal. Saat ini masih dalam transisi menuju BEV (Battery Electric Vehicle) lewat penjualan mobil hybrid.

Namun di masa mendatang ada usulan bahwa pemerintah perlu menyelaraskan kebijakan soal penghentian penjualan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil.

“Kalau kita lihat target di sini NZE (Net Zero Emission) di 2060. Sehingga kita perlu tarik garis titik target penjualan 100 persen harus kendaraan Zero Emission Vehicle,” ungkap Firdaus Manti, Asdep Bidang Industri Maritim dan Transportasi Kemenkomarves di ICE BSD, Selasa (23/7).

Simak Keunggulan Daihatsu Xenia ADS X, Meluncur di GIIAS 2024
Photo : KatadataOTO

Tidak dilakukan secara langsung melainkan bertahap. Seperti yang tengah diterapkan sekarang melalui penjualan HEV (Hybrid Electric Vehicle).

Sebagai contoh PT TAM (Toyota Astra Motor) telah menghadirkan versi hybrid dari sejumlah lini kendaraannya seperti Innova Zenix hingga Corolla Cross.

Sehingga konsumen memiliki opsi kendaraan ramah lingkungan menggunakan model yang sudah familiar sebelumnya. Kemudian dijual dengan banderol kompetitif.

Menurut Firdaus langkah transisi bisa dilakukan melalui penggencaran produksi dan penjualan model hybrid lalu disusul PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

“Kemudian penjualan dengan target ekonomi lebih efisien seperti biofuel atau bioetanol. Pembatasan kendaraan di kota-kota besar, khususnya yang ditengarai bisa menyumbang emisi CO2,” lanjut Firdaus.

Ia menegaskan perlu ada tenggat waktu penjualan bahan bakar fosil guna mengakselerasi penggunaan energi terbarukan di sektor transportasi.

“Misalnya di 2040 grafik semuanya ditargetkan menjadi NZE pada 2050-2060. Itu bisa mengirit fiskal untuk importasi (bahan bakar) fosil dan subsidinya begitu juga solar,” tegas dia.

Impor BBM Masih Tinggi

Bahan Bakar Alternatif
Photo : KatadataOTO

Firdaus memaparkan nominal impor untuk bahan bakar fosil bisa mencapati Rp 1,25 triliun. Selain itu ada subsidi diberikan oleh pemerintah terhitung 2019-2023, totalnya Rp 595 triliun atau rata-rata Rp 199 triliun per tahun.

Tidak melulu elektrifikasi, manufaktur bisa mempertimbangkan transisi penggunaan bahan bakar alternatif seperti biodiesel, bioetanol dan hidrogen.

“Kita depannya biofuel ini bisa jadi yang utama di hybrid. Dengan biofuel akan jadi lebih bersih dibandingkan hybrid pakai bahan bakar fosil,” ungkap Firdaus.


Terkini

news
BNI TapCash

Cara Nyaman Road Trip Bareng Keluarga, Manfaatkan BNI TapCash

BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip

otosport
Pertamina Enduro VR46

Pertamina Enduro VR46 Usung Livery Garuda di MotoGP Mandalika

Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan tampil beda dengan livery khusus yang menggambarkan kekuatan Indonesia

otosport
MotoGP Mandalika 2026

Jadwal MotoGP Mandalika 2026: Marc Marquez Dihantui Kutukan

MotoGP Mandalika 2026 bisa jadi kesempatan bagi Marquez untuk meraih poin dan memangkas jarak dengan Martin

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 7 Oktober 2026, di Tahap Evaluasi

Evaluasi terhadap aturan Ganjil Genap Jakarta terus dilakukan untuk bisa mengurangi tingkat kemacetan

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Rabu 7 Oktober 2026

Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, layani perpanjangan masa berlaku SIM yang aktif

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 7 Oktober 2026, Jangan Salah

SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan pihak kepolisian agar lebih memudahkan pengendara

otosport
Enea Bastianini

Cara Enea Bastianini Jaga Penampilan Sebelum Balapan MotoGP

Enea Bastianini resmi menjalin kerja sama dengan merek kacamata Police yang bisa menunjang penampilannya

mobil
Kei car listrik BYD Racco

BYD Racco Mulai Merambah Pasar Mobil Setir Kanan Selain Jepang

Kei car listrik BYD Racco mengincar pasar mobil setir kanan seperti Makau dan Sri Lanka, selanjutnya bisa jadi RI