Otomotif Indonesia Butuh Stimulus, Bukan Sekadar Insentif
11 Januari 2026, 19:34 WIB
Insentif bersifat stimulus dipercaya lebih efektif dibandingkan kebijakan yang cenderung bersifat disposable consumption
Materi uji praktik SIM diubah kepolisian dan diharapkan bisa membuat masyarakat menjadi lebih tertib
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Materi uji praktik SIM zig-zag dan angka 8 akan diganti Polda Metro Jaya menjadi bentuk sirkuit. Ubahan tersebut dilakukan khusus untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi golongan C atau sepeda motor.
Kombes Pol Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan bahwa langkah tersebut sudah melalui tahap pengkajian. Pihaknya akan memulai metode baru uji praktik SIM di beberapa wilayah.
“Mulai Jumat (05/08) pagi sudah dilaksanakan khusus di Daan Mogot, Polres Tangerang Kota, Tangerang Kabupaten, Tangerang Selatan, Depok dan Bekasi Kota,” ungkap Kombes Pol Latif Usman (03/08)
Dilansir dari Antara, ia menegaskan bahwa perubahan materi menjadi berbentuk sirkuit ini tidak mengurangi esensi keahlian dalam berkendara. Pasalnya ujian tersebut tetap akan dilakukan secara ketat.
Perubahan pertama yang dilakukan adalah lintasan dibuat menyerupai sirkuit. Di lintasan tersebut sudah ada empat materi ujian praktik dengan ukuran diperlebar dan tanpa materi tes zig-zag.
Kedua adalah ujian membentuk angka delapan diubah menjadi berbentuk S. Ketiga, ukuran lintasan diperlebar dari sebelumnya hanya 1.5 kali lebar kendaraan menjadi 2.5 kali.
"Intinya ada beberapa yang dianggap sulit tetapi tidak mengurangi keselamatan dan keahliannya, " ucapnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Kakorlantas melakukan perbaikan terhadap layanan pembuatan SIM. Ia memerintahkan agar ujian dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan dalam berlalu lintas dan keselamatan di jalan raya.
Menurutnya ujian praktik SIM khususnya untuk sepeda motor dinilai terlalu sulit dan memberatkan masyarakat. Bahkan ia mengatakan peserta yang lulus ujian praktik bisa menjadi pemain sirkus.
“Kalau yang lolos dari situ, pasti bisa jadi pemain sirkus. Jangan terkesan bahwa pembuatan ujiannya khususnya praktek hanya mempersulit dan ujung-ujungnya di bawah meja, enggak tes, malah lulus,” ungkapnya dalam kegiatan Upacara Wisuda STIK Tahun Ajaran 2023 di Lemdiklat Polri, Jakarta (21/06).
Ia pun berpendapat bahwa ujian pembuatan SIM seharusnya bisa menyesuaikan zaman. Salah satunya adalah mengutamakan nilai keselamatan serta tertib berlalu lintas yang belakangan semakin sulit ditemui.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
11 Januari 2026, 19:34 WIB
Insentif bersifat stimulus dipercaya lebih efektif dibandingkan kebijakan yang cenderung bersifat disposable consumption
11 Januari 2026, 19:00 WIB
Denza siap membawa model baru lintas segmen untuk melengkapi line up-nya di Indonesia, diyakini Z9 dan D9L
11 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah melantai di Singapore Motor Show, Honda Super One kemungkinan besar segera mengaspal di Indonesia
11 Januari 2026, 15:00 WIB
Pabrikan mobil Cina berpotensi tumbuh signifikan hingga 2030 dan mengganggu dominasi Toyota dan VW di pasar global
11 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota terus menunjukan dominasinya, terutama dalam hal merek mobil terlaris usai mencatatkan 258.268 unit
11 Januari 2026, 09:00 WIB
Mobil bekas di bawah Rp 100 juta di awal 2026 bisa menjadi pilihan menarik untuk dijadikan andalan bermobilitas
11 Januari 2026, 07:00 WIB
Raffi Ahmad terpantau memiliki kendaraan baru di garasinya termasuk BAIC BJ40 Plus dan Toyota Starlet
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan