Aimoga Kenalkan Robot Pintar, Bantu Jaga Ketertiban Lalu Lintas
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
Materi uji praktik SIM diubah kepolisian dan diharapkan bisa membuat masyarakat menjadi lebih tertib
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Materi uji praktik SIM zig-zag dan angka 8 akan diganti Polda Metro Jaya menjadi bentuk sirkuit. Ubahan tersebut dilakukan khusus untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi golongan C atau sepeda motor.
Kombes Pol Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan bahwa langkah tersebut sudah melalui tahap pengkajian. Pihaknya akan memulai metode baru uji praktik SIM di beberapa wilayah.
“Mulai Jumat (05/08) pagi sudah dilaksanakan khusus di Daan Mogot, Polres Tangerang Kota, Tangerang Kabupaten, Tangerang Selatan, Depok dan Bekasi Kota,” ungkap Kombes Pol Latif Usman (03/08)
Dilansir dari Antara, ia menegaskan bahwa perubahan materi menjadi berbentuk sirkuit ini tidak mengurangi esensi keahlian dalam berkendara. Pasalnya ujian tersebut tetap akan dilakukan secara ketat.
Perubahan pertama yang dilakukan adalah lintasan dibuat menyerupai sirkuit. Di lintasan tersebut sudah ada empat materi ujian praktik dengan ukuran diperlebar dan tanpa materi tes zig-zag.
Kedua adalah ujian membentuk angka delapan diubah menjadi berbentuk S. Ketiga, ukuran lintasan diperlebar dari sebelumnya hanya 1.5 kali lebar kendaraan menjadi 2.5 kali.
"Intinya ada beberapa yang dianggap sulit tetapi tidak mengurangi keselamatan dan keahliannya, " ucapnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Kakorlantas melakukan perbaikan terhadap layanan pembuatan SIM. Ia memerintahkan agar ujian dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan dalam berlalu lintas dan keselamatan di jalan raya.
Menurutnya ujian praktik SIM khususnya untuk sepeda motor dinilai terlalu sulit dan memberatkan masyarakat. Bahkan ia mengatakan peserta yang lulus ujian praktik bisa menjadi pemain sirkus.
“Kalau yang lolos dari situ, pasti bisa jadi pemain sirkus. Jangan terkesan bahwa pembuatan ujiannya khususnya praktek hanya mempersulit dan ujung-ujungnya di bawah meja, enggak tes, malah lulus,” ungkapnya dalam kegiatan Upacara Wisuda STIK Tahun Ajaran 2023 di Lemdiklat Polri, Jakarta (21/06).
Ia pun berpendapat bahwa ujian pembuatan SIM seharusnya bisa menyesuaikan zaman. Salah satunya adalah mengutamakan nilai keselamatan serta tertib berlalu lintas yang belakangan semakin sulit ditemui.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan