BMW Astra Siapkan Beragam Promo Selama GIIAS 2025
22 Juli 2025, 18:00 WIB
Meski penindakan tilang sudah ditiadakan, fasilitas uji emisi gratis dari KLHK masih bisa dimanfaatkan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Guna menekan pencemaran udara ada beragam langkah diambil pemerintah selain menggencarkan penggunaan kendaraan listrik. Salah satunya adalah pemberlakuan ambang batas emisi kendaraan.
Setelah sempat diberlakukan tilang uji emisi nampaknya hal tersebut diklaim tidak efektif sehingga dihentikan. Saat ini pihak-pihak terkait tengah mencari alternatif.
Heru Budi Hartono, Pejabat Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa sanksi bukan target utama dari penerapan tilang uji emisi namun lebih ke ajakan pada masyarakat agar ikut sadar menangani masalah polusi udara.
“Memang kalau tilang di lapangan itu kan memerlukan tenaga, waktu. Ya kami cari yang efisien saja,” ungkap Heru dikutip dari Antara, Selasa (12.9).
Meski begitu kendaraan tidak lolos uji emisi akan tetap mendapatkan imbauan untuk servis kendaraan. Satgas Pengendalian Pencemaran Udara Polda Metro Jaya juga akan berkomunikasi dengan diler untuk membantu servis.
Masih ada layanan uji emisi gratis seperti disediakan oleh KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh pemilik kendaraan roda empat maupun roda dua.
Berlangsung sampai 13 September 2023 mendatang, layanan dibukan mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB bertempat di KLHK Manggala Wanabakti, Jl. Gatot Subroto, RT01/RW03.
“Untuk ketertiban kami hanya akan melayani yang telah memiliki bukti pendaftaran,” tulis akun resmi @ditjenppkl_klhk.
Pendaftaran bisa dilakukan dengan mengunjungi laman ditppu.menlhk.go.id/langit-biru/booking atau men-scan barcode diunggah pada laman media sosial Instagram @ditjenppkl_klhk.
Berdasarkan keterangan tersebut berikut adalah persyaratan uji emisi gratis KLHK:
Kombes Pol Nurcholis, Ketua Satgas Pengendalian Pencemaran Udara Polda Metro Jaya mengungkapkan ada 850 kendaraan tidak lolos uji emisi dalam sepekan mulai 1-7 September 2023.
Sebanyak 66 dari 850 kendaraan mendapatkan sanksi tilang, sedangkan sisanya diimbau untuk melakukan servis di bengkel.
“66 itu waktu uji coba tanggal 1 September belum ada satgas, ternyata penilangan tidak efektif. Maka setelah ada satgas yang tidak lulus diimbau untuk servis dan kita berusaha komunikasi dengan diler untuk membantu servis,” ucap dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Juli 2025, 18:00 WIB
04 Juni 2025, 07:00 WIB
28 Mei 2025, 16:00 WIB
15 April 2025, 08:00 WIB
23 Januari 2025, 12:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan