Toyota Ingin Besaran Opsen Ditinjau Ulang Demi Tekan Harga LCGC

Opsen berpeluang menjaga atau justru menambah harga LCGC, Toyota berharap besarannya ditinjau oleh Pemda

Toyota Ingin Besaran Opsen Ditinjau Ulang Demi Tekan Harga LCGC
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Besaran opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) berbeda di tiap daerah. Dalam beberapa kasus angkanya dapat membuat harga OTR (On The Road) mobil jadi lebih tinggi.

Beberapa tenaga penjual mobil di daerah membeberkan bahkan harga LCGC (Low Cost Green Car) tipe terendah bisa melambung sampai Rp 200 jutaan. 

PT TAM (Toyota Astra Motor) sebagai salah satu manufaktur mengiyakan bahwa besaran opsen nantinya dapat mempengaruhi banderol mobil.

Mereka berharap pihak-pihak terkait terkhusus pemerintah daerah setempat yang memberlakukan pungutan opsen bisa mempertimbangkan besarannya.

Toyota Ingin Besaran Opsen Ditinjau Ulang Demi Tekan Harga LCGC
Photo : Toyota

“Iya kenaikan opsen cukup tinggi. Saat ini kami melihat pemerintah daerah sedang melakukan review ulang,” kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM kepada KatadataOTO, Kamis (19/12).

Sebelumnya diler resmi Toyota, Auto2000 memberikan bocoran kenaikan harga OTR mobil pasca penerapan opsen bisa belasan juta bahkan ratusan juta tergantung jenis kendaraannya.

Sedangkan di merek lain yang mempunyai lini LCGC mengungkapkan bahwa pemberlakuan opsen membuat tipe terendah model tersebut tembus Rp 200 jutaan.

“Mudah-mudahan keputusan angka opsen sudah mempertimbangkan segala hal, baik pemasukan pemerintah daerah dan kondisi industri otomotif nasional,” tegas Anton.

Konsumen Disarankan Beli Mobil Secepatnya

Agar terhindar dari sejumlah regulasi baru seperti opsen PKB dan BBNKB serta PPN 12 persen, beberapa diler menyarankan konsumen untuk beli mobil dalam waktu cepat sebelum akhir 2024.

Toyota Bicara Peluang Veloz dan LCGC Hybrid Hadir di RI
Photo : Toyota

“Lebih cepat lebih baik dan pilih barang ready,” kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000 di Depok beberapa waktu lalu.

Mengingat prosedur pembelian mobil baru dari transaksi sampai diantar ke konsumen tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Misalnya untuk mengurus dokumen seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Sehingga jika dilakukan mendekati tutup tahun, ada kemungkinan harga mobil yang sudah dipesan konsumen mengalami kenaikan. Di Jakarta ini terjadi karena adanya kenaikan PPN jadi 12 persen.


Terkini

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026

mobil
BYD

Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru

Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama

news
Asuransi Astra

70 Tahun Asuransi Astra, Evolusi Perlindungan di Era Digital

Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga

mobil
GIIAS Makassar 2026

GIIAS Makassar 2026 Siap Digelar, Empat Merek Hadir Perdana

Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen