10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Opsen berpeluang menjaga atau justru menambah harga LCGC, Toyota berharap besarannya ditinjau oleh Pemda
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Besaran opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) berbeda di tiap daerah. Dalam beberapa kasus angkanya dapat membuat harga OTR (On The Road) mobil jadi lebih tinggi.
Beberapa tenaga penjual mobil di daerah membeberkan bahkan harga LCGC (Low Cost Green Car) tipe terendah bisa melambung sampai Rp 200 jutaan.
PT TAM (Toyota Astra Motor) sebagai salah satu manufaktur mengiyakan bahwa besaran opsen nantinya dapat mempengaruhi banderol mobil.
Mereka berharap pihak-pihak terkait terkhusus pemerintah daerah setempat yang memberlakukan pungutan opsen bisa mempertimbangkan besarannya.
“Iya kenaikan opsen cukup tinggi. Saat ini kami melihat pemerintah daerah sedang melakukan review ulang,” kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM kepada KatadataOTO, Kamis (19/12).
Sebelumnya diler resmi Toyota, Auto2000 memberikan bocoran kenaikan harga OTR mobil pasca penerapan opsen bisa belasan juta bahkan ratusan juta tergantung jenis kendaraannya.
Sedangkan di merek lain yang mempunyai lini LCGC mengungkapkan bahwa pemberlakuan opsen membuat tipe terendah model tersebut tembus Rp 200 jutaan.
“Mudah-mudahan keputusan angka opsen sudah mempertimbangkan segala hal, baik pemasukan pemerintah daerah dan kondisi industri otomotif nasional,” tegas Anton.
Agar terhindar dari sejumlah regulasi baru seperti opsen PKB dan BBNKB serta PPN 12 persen, beberapa diler menyarankan konsumen untuk beli mobil dalam waktu cepat sebelum akhir 2024.
“Lebih cepat lebih baik dan pilih barang ready,” kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000 di Depok beberapa waktu lalu.
Mengingat prosedur pembelian mobil baru dari transaksi sampai diantar ke konsumen tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Misalnya untuk mengurus dokumen seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).
Sehingga jika dilakukan mendekati tutup tahun, ada kemungkinan harga mobil yang sudah dipesan konsumen mengalami kenaikan. Di Jakarta ini terjadi karena adanya kenaikan PPN jadi 12 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen