Tol Merak Macet Total, Pertamina Siapkan SPBU Berjalan

Pertamina pastikan pemudik tidak kehabisan bahan bakar, sediakan layanan SPBU berjalan di area tol Merak

Tol Merak Macet Total, Pertamina Siapkan SPBU Berjalan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Tol Merak dipadati pemudik akibat antrean untuk penyeberangan di Pelabuhan Merak membludak. Akibatnya banyak kendaraan terjebak dalam waktu berjam-jam.

Mengantisipasi pemudik kehabisan bahan bakar, PT Pertamina Patra Niaga siapkan layanan SPBU berjalan. Ada delapan motoris siaga sampai 11 SPBU kantong atau mobile storage pada kedua siis sisi tol.

Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga mengungkapkan pemudik yang membutuhkan dapat langsung menghubungi call center Pertamina 135 untuk mendapatkan bahan bakar lewat motoris.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Polda Banten guna mengantisipasi pengawalan mobil tangki apabila diperlukan.

SPBU Berjalan
Photo : Antara

“Ada delapan motoris, delapan marshall antrean, 11 SPBU kantong serta dua modular Pertamax dan tenga BBM kemasan di Dermaga Eksekutif Merak dan rest area non SPBU Panimbang-Serang KM 70,” ucap Irto dilansir dari Antara, Minggu (7/4).

Satgas RAFI (Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri) 2024 dikerahkan Pertamina mulai 25 Maret sampai 21 April 2024, bertugas mengendalikan dan memantau penyaluran BBM serta energi lain.

Tol Merak Macet Total

Tiket penyeberangan dari Pelabuhan Merak telah habis sampai 8 April 2024. Sehingga pemudik jika ingin menggunakan fasilitas tersebut diimbau beli tiket di 9 April.

Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim, Kapolda Banten menegaskan pemudik yang tidak memiliki tiket dilarang berangkat ke Merak agar tidak menyulitkan.

Ia juga mengungkapkan sesuai informasi dari pemerintah, ada lonjakan pemudik signifikan sebanyak 63 persen tahun ini, dari 18.000 orang menjadi 29.000 orang per hari.

“Kapasitas kapal juga terbatas, dermaga terbatas sedangkan kendaraan masuk ada puluhan ribu,” ucap Abdul.

Untuk itu ada beragam langkah diterapkan supaya mengurai kepadatan seperti delay system, dimulai dari gerbang tol Cikupa, rest area KM 43A, rest area KM 68A serta Jalur Cikuasa Atas sebelum flyover Merak.

Tol Merak
Photo : Info Marga Mandala

Langkah lain adalah memanfaatkan sejumlah kapal di pelabuhan jadi buffer area atau tempat transit agar kendaraan antre tidak menimbulkan kemacetan.

Terakhir ada pembatasan yang melalui merak hanya untuk pengguna mobil pribadi dan bus. Sementara angkutan barang golongan VI, VII, VIII sampai IX dialihkan ke Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya).


Terkini

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 Agustus 2026

Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend 14 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda

news
SIM Keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Beroperasi Sejak Pagi Hari Ini, 14 Agustus

Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat