Tarif TransJakarta dan MRT Hanya Rp 1 Selama Sepekan

Tarif Transjakarta dan MRT hanya Rp 1 selama sepekan karena adanya kerusakan di sejumlah fasilitas mereka

Tarif TransJakarta dan MRT Hanya Rp 1 Selama Sepekan
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Senin, 01 September 2025 | 08:00 WIB

KatadataOTO – Pemerintah Provinsi DKI mengungkap bakal memberi keringanan pada masyarakat yang hendak berpergian menggunakan transportasi umum. Hal ini dilakukan sebagai kompensasi TransJakarta dan MRT tidak bisa beroperasi maksimal setelah banyaknya kerusakan halte serta stasiun.

Sejak Minggu (31/08), moda transportasi hanya diberi tarif sebesar Rp 1. Dengan ini maka diharapkan masyarakat bisa merasa lebih ringan dalam bermobilitas.

"Karena memang itu harus juga dibenahi dan membutuhkan waktu sekitar satu minggu," kata Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Ia pun mengaku bahwa saat pihaknya telah melakukan perbaikan di beberapa halte dan stasiun yang dirusak massa. Sehingga diharapkan dalam waktu dekat transportasi umum sudah bisa beriperasi normal.

"Kita sebagai tuan rumah tugas pertama jaga rumah. Memberikan pelayanan kepada teman-teman pendemo tapi jangan fasilitas umum jangan dirusak," katanya.

Tilang elektronik di jalur TransJakarta
Photo : KatadataOTO

Perlu diketahui bahwa aksi unjuk rasa yang terjadi pada beberapa hari terakhir telah memberi dampak pada perjalanan transportasi umum. Pasalnya kerusakan pada halte membuat perjalanan TransJakarta dan MRT terganggu.

Tak hanya itum sejumlah koridor bahkan terpaksa tidak beroperasi. Demikian juga MRT yang rutenya hanya berfungsi sebagian.

Namun Pramono Anung Wibowo Gubernur DKI telah meminta pada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar mengoperasikan kembali semua moda transportasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi DKI.

"Armada yang menjadi kewenangan sepenuhnya dari BUMD Jakarta, sekarang hampir semuanya sudah dibuka. Walaupun ada beberapa kerusakan," ucap Pramono dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

Bus listrik Transjakarta
Photo : Antara

Keputusan tersebut diambil untuk memastikan mobilitas warga Ibu Kota bisa tetap lancar terlebih sudah memasuki hari kerja. ?Terkait kerusakan pada sejumlah fasilitas transportasi umum, dia pun memastikan segera memperbaikinya sehingga layanan transportasi umum kembali normal.

Langkah ini diambil agar mobilitas warga Ibu Kota terjaga dan memastikan roda perekonomian tetap terjaga. Meski demikian, masyarakat diharapkan untuk tetap waspada saat berpergian karena bukan tidak mungkin masih terjadi aksi-aksi lanjutan.


Terkini

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Hadapi Persaingan Elektrifikasi di RI Lewat Sub Merek

Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen

motor
Honda ADV 160

Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol

Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol

news
Tarif parkir

Isu Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta, Dishub Sebut Masih Usulan

Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra

otosport
Luca Marini

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Marini Tinggalkan Honda

Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 27 Agustus

Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang