Wholesales Motor Baru di Januari 2026 Sentuh Setengah Juta Unit
10 Februari 2026, 07:00 WIB
PT AHM buka suara usai rangka eSAF Honda yang ada pada Beat, Scoopy, Genio sampai Vario 160 mudah keropos
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO –Dunia otomotif Tanah Air tengah dihebohkan dengan sejumlah kasus rangka eSAF milik Honda keropos karena berkarat atau paling parah bahkan bisa sampai patah.
Hal itu diunggah oleh para netizen di media sosial. Seperti yang ditemukan TrenOto di Instagram @Infodepok_id beberapa waktu lalu.
Di dalam postingan tersebut terlihat Honda Beat berkelir merah putih mengalami patah rangka ketika dipakai sang empunya. Namun tidak dijelaskan secara rinci penyebab masalah.
Sang pemilik matic Honda tersebut cuma menjelaskan kalau rangkanya keropos. Sehingga motor tidak bisa digunakan.
“Iya patah tadi pas belok, sepertinya sudah keropos,” ucap sang pemilik di dalam video.
Kemudian masih ada beberapa video lain menampilkan rangka eSAF Honda mengalami keropos. Membuat sejumlah netizen menduga-duga dari penyebab hal itu bisa terjadi.
Berangkat dari hal tersebut, Ahmad Muhibbudin selaku General Manager Corporate Communication PT AHM (Astra Honda Motor) buka suara.
Menurutnya harus diketahui terlebih dahulu apa penyebab dari rangka eSAF Honda sampai keropos. Banyak faktor yang bisa membuatnya seperti itu.
“Perlu dilakukan pemeriksaan secara langsung unit motornya untuk mengetahui masalahnya,” ujar Muhibbudin kepada TrenOto pada Selasa (15/8).
Lebih jauh dia menyarankan kepada konsumen setianya buat datang langsung ke diler terdekat. Sehingga diketahui kenapa rangka eSAF Honda bisa rusak bahkan patah.
“Kami sarankan konsumen dapat melakukan pengecekan di AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) terdekat,” ucap Muhib.
Nah buat Anda yang mengalami masalah serupa bisa datang langsung ke bengkel resmi Honda. Apalagi yang motor masih dalam masa garansi.
Patut diketahui rangka eSAF pertama kali dikenalkan pada 2019. Saat itu disematkan buat motor Honda Genio.
Kemudian pabrikan berlambang sayap mengepak memperluas penggunaan frame. Sejumlah produk mereka dibekali rangka tersebut, satu diantaranya seperti Honda Beat, Scoopy sampai Vario 160.
Rangka eSAF sendiri merupakan singkatan dari Enhanced Smart Architecture Frame. Honda mengklaim kalau bisa bikin handling motor jadi lebih lincah dan nyaman ketika bermanuver.
Sebab jenama asal Jepang tersebut membuatnya dengan bobot yang ringan. Membuat Honda Beat dan kawan-kawan memiliki berat lebih rendah dari versi lawas.
Sementara bahan bakunya menggunakan material besi atau steel. Kemudian dibuat lewat proses press serta laser welding.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 07:00 WIB
09 Februari 2026, 15:00 WIB
08 Februari 2026, 22:00 WIB
08 Februari 2026, 20:00 WIB
06 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Kemenhub terus melakukan sosialisasi seritifkasi untuk bengkel-bengkel modifikasi yang ada di Indonesia
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Door yang merupakan pemenang kontes modifikasi berskala nasional tampil memukau di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:00 WIB
SUV PHEV Denza B5 sebatas dipamerkan di BCA Expoversary, namun sejumlah konsumen berniat melakukan pemesanan
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Jaecoo J5 EV punya versi hybrid-nya, dibawa ke Indonesia apabila konsumen tertarik dengan model hybrid anyar
10 Februari 2026, 18:30 WIB
Bridgestone Tire Indonesia telah berkoordinasi dengan supplier lokal untuk bisa terus meningkatkan TKDN
10 Februari 2026, 18:00 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Januari 2026 disusul sub merek Chery Group, Jaecoo
10 Februari 2026, 17:46 WIB
Selama IIMS 2026 berlangsung, ada diskon Suzuki S-Presso yang bisa dimannfaatkan para pengunjung pameran
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026