Tanggapan AHM Setelah Rangka eSAF Honda Dinilai Mudah Keropos

PT AHM buka suara usai rangka eSAF Honda yang ada pada Beat, Scoopy, Genio sampai Vario 160 mudah keropos

Tanggapan AHM Setelah Rangka eSAF Honda Dinilai Mudah Keropos
Satrio Adhy

TRENOTO –Dunia otomotif Tanah Air tengah dihebohkan dengan sejumlah kasus rangka eSAF milik Honda keropos karena berkarat atau paling parah bahkan bisa sampai patah.

Hal itu diunggah oleh para netizen di media sosial. Seperti yang ditemukan TrenOto di Instagram @Infodepok_id beberapa waktu lalu.

Di dalam postingan tersebut terlihat Honda Beat berkelir merah putih mengalami patah rangka ketika dipakai sang empunya. Namun tidak dijelaskan secara rinci penyebab masalah.

Komentar AHM Setelah Rangka eSAF Honda Dinilai Mudah Keropos
Photo : Istimewa

Sang pemilik matic Honda tersebut cuma menjelaskan kalau rangkanya keropos. Sehingga motor tidak bisa digunakan.

“Iya patah tadi pas belok, sepertinya sudah keropos,” ucap sang pemilik di dalam video.

Kemudian masih ada beberapa video lain menampilkan rangka eSAF Honda mengalami keropos. Membuat sejumlah netizen menduga-duga dari penyebab hal itu bisa terjadi.

Berangkat dari hal tersebut, Ahmad Muhibbudin selaku General Manager Corporate Communication PT AHM (Astra Honda Motor) buka suara.

Menurutnya harus diketahui terlebih dahulu apa penyebab dari rangka eSAF Honda sampai keropos. Banyak faktor yang bisa membuatnya seperti itu.

“Perlu dilakukan pemeriksaan secara langsung unit motornya untuk mengetahui masalahnya,” ujar Muhibbudin kepada TrenOto pada Selasa (15/8).

Lebih jauh dia menyarankan kepada konsumen setianya buat datang langsung ke diler terdekat. Sehingga diketahui kenapa rangka eSAF Honda bisa rusak bahkan patah.

“Kami sarankan konsumen dapat melakukan pengecekan di AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) terdekat,” ucap Muhib.

Nah buat Anda yang mengalami masalah serupa bisa datang langsung ke bengkel resmi Honda. Apalagi yang motor masih dalam masa garansi.

Patut diketahui rangka eSAF pertama kali dikenalkan pada 2019. Saat itu disematkan buat motor Honda Genio.

Kemudian pabrikan berlambang sayap mengepak memperluas penggunaan frame. Sejumlah produk mereka dibekali rangka tersebut, satu diantaranya seperti Honda Beat, Scoopy sampai Vario 160.

Rangka eSAF sendiri merupakan singkatan dari Enhanced Smart Architecture Frame. Honda mengklaim kalau bisa bikin handling motor jadi lebih lincah dan nyaman ketika bermanuver.

Komentar AHM Setelah Rangka eSAF Honda Dinilai Keropos
Photo : Istimewa

Sebab jenama asal Jepang tersebut membuatnya dengan bobot yang ringan. Membuat Honda Beat dan kawan-kawan memiliki berat lebih rendah dari versi lawas.

Sementara bahan bakunya menggunakan material besi atau steel. Kemudian dibuat lewat proses press serta laser welding.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan