Varian Terjangkau DFSK Gelora E Hadir di GJAW 2025
23 November 2025, 08:00 WIB
Terdampak Pemilu 2024, ini strategi Mitsubishi Fuso menghadapi penjualan kendaraan niaga yang tengah lesu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penyelenggaraan Pemilu 2024 sempat memberi dampak negatif di sektor industri otomotif, tidak terkecuali buat kendaraan niaga. Banyak calon konsumen menunda pembelian sampai Pemilu selesai.
Di samping itu ada beberapa faktor lain membuat penjualan kendaraan niaga lesu. Seperti disampaikan oleh Aji Jaya, Director of Sales & Marketing Division PT KTB Fuso (Krama Yudha Tiga Berlian Motors).
Aji memaparkan berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor) per 2023 penjualan kendaraan komersial turun sembilan persen dibandingkan pada 2022.
Turunnya penjualan juga disebabkan oleh beberapa sektor bisnis yang biasa menjadi kontributor utama justru mengalami kendala.
“Ada (bidang) mining, plantation, ekonomi global mengakibatkan harga komoditi seperti CPO dan batu bara tidak sebagus di 2022,” ungkap Aji di Midaz Golf Senayan belum lama ini.
Ia mengatakan guna mengatasi melemahnya penjualan, perlu diperhatikan bahwa sektor bisnis di kendaraan niaga ada banyak tidak terbatas pada pertambangan dan pertanian saja. Sehingga strategi Mitsubishi Fuso adalah fokus di bidang potensial.
“Masih ada manufaktur, logistik dan lainnya. Strategi kita mencari beberapa sektor potensial berkontribusi kepada pembelian kendaraan, terutama di logistik kami sangat perhatian menggarap sektor ini,” lanjut Aji.
Aji menegaskan Fuso bakal fokus menyediakan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis konsumen.
“Di GIICOMVEC kami juga sempat jelaskan, ada yang (kapasitas) tangki ditambah untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” ujar dia.
Melihat masih ada potensi terkhusus di tengah era elektrifikasi, dalam waktu dekat Fuso eCanter akan diluncurkan.
Digadang menjadi truk bertenaga listrik pertama di Tanah Air, sudah ada beberapa perusahaan tertarik membeli model tersebut buat kendaraan operasional.
Aji menjelaskan truk listrik punya keunggulan tersendiri di mata para calon konsumen, seperti perawatan minim dan terbilang lebih sederhana.
Total ada delapan perusahaan mengikuti uji coba atau POC (Proof of Concept). Pihak Fuso enggan menyebut secara rinci namun beberapa menyatakan ingin membeli Fuso eCanter.
“Kalau dikaitkan dengan (kendaraan) elektrik tentu itu sedikit banyak sudah menjawab kebutuhan mereka. Karena dengan EV (Electric Vehicle) tentu beberapa biaya untuk perawatan itu bisa berbeda atau berkurang,” ucap Aji.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 November 2025, 08:00 WIB
19 November 2025, 08:00 WIB
17 November 2025, 11:00 WIB
14 November 2025, 07:00 WIB
13 November 2025, 11:00 WIB
Terkini
28 November 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi juga punya produk Multi Purpose Vehicle atau MPV hybrid yakni Xpander, namun belum dipasarkan di RI
28 November 2025, 20:00 WIB
Korlantas Polri melakukan berbagai persiapan untuk menyambut libur Nataru, demi kelancaran para pengendara
28 November 2025, 19:00 WIB
Sistem Y-Shift Yamaha NMax Turbo bikin berkendara di jalan-jalan pegunungan makin menyenangkan. Berikut cara memaksimalkannya.
28 November 2025, 17:00 WIB
Changan Deepal S07 dipasarkan sebagai SUV yang memiliki berbagai keunggulan mulai dari fitur hingga teknologi
28 November 2025, 16:00 WIB
MG tawarkan kemudahan pembelian unit selama GJAW 2025, termasuk DP rendah untuk mobil listrik MG 4 EV
28 November 2025, 15:00 WIB
Blackauto Battle The Final 2025 baru saja diselenggarakan, tercatat banyak program maupun turnamen digelar
28 November 2025, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak masih menjadi andalan pihak kepolisian dalam menangani kepadatan yang terjadi di kawasan wisata
28 November 2025, 13:00 WIB
Mobil listrk Hyundai Ioniq 5 dikenakan potongan harga Rp 200 jutaan selama GJAW 2025, berlaku di pameran