Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru
28 Februari 2026, 11:00 WIB
Terdampak Pemilu 2024, ini strategi Mitsubishi Fuso menghadapi penjualan kendaraan niaga yang tengah lesu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penyelenggaraan Pemilu 2024 sempat memberi dampak negatif di sektor industri otomotif, tidak terkecuali buat kendaraan niaga. Banyak calon konsumen menunda pembelian sampai Pemilu selesai.
Di samping itu ada beberapa faktor lain membuat penjualan kendaraan niaga lesu. Seperti disampaikan oleh Aji Jaya, Director of Sales & Marketing Division PT KTB Fuso (Krama Yudha Tiga Berlian Motors).
Aji memaparkan berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor) per 2023 penjualan kendaraan komersial turun sembilan persen dibandingkan pada 2022.
Turunnya penjualan juga disebabkan oleh beberapa sektor bisnis yang biasa menjadi kontributor utama justru mengalami kendala.
“Ada (bidang) mining, plantation, ekonomi global mengakibatkan harga komoditi seperti CPO dan batu bara tidak sebagus di 2022,” ungkap Aji di Midaz Golf Senayan belum lama ini.
Ia mengatakan guna mengatasi melemahnya penjualan, perlu diperhatikan bahwa sektor bisnis di kendaraan niaga ada banyak tidak terbatas pada pertambangan dan pertanian saja. Sehingga strategi Mitsubishi Fuso adalah fokus di bidang potensial.
“Masih ada manufaktur, logistik dan lainnya. Strategi kita mencari beberapa sektor potensial berkontribusi kepada pembelian kendaraan, terutama di logistik kami sangat perhatian menggarap sektor ini,” lanjut Aji.
Aji menegaskan Fuso bakal fokus menyediakan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis konsumen.
“Di GIICOMVEC kami juga sempat jelaskan, ada yang (kapasitas) tangki ditambah untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” ujar dia.
Melihat masih ada potensi terkhusus di tengah era elektrifikasi, dalam waktu dekat Fuso eCanter akan diluncurkan.
Digadang menjadi truk bertenaga listrik pertama di Tanah Air, sudah ada beberapa perusahaan tertarik membeli model tersebut buat kendaraan operasional.
Aji menjelaskan truk listrik punya keunggulan tersendiri di mata para calon konsumen, seperti perawatan minim dan terbilang lebih sederhana.
Total ada delapan perusahaan mengikuti uji coba atau POC (Proof of Concept). Pihak Fuso enggan menyebut secara rinci namun beberapa menyatakan ingin membeli Fuso eCanter.
“Kalau dikaitkan dengan (kendaraan) elektrik tentu itu sedikit banyak sudah menjawab kebutuhan mereka. Karena dengan EV (Electric Vehicle) tentu beberapa biaya untuk perawatan itu bisa berbeda atau berkurang,” ucap Aji.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Februari 2026, 11:00 WIB
25 Februari 2026, 16:00 WIB
24 Februari 2026, 14:00 WIB
20 Februari 2026, 09:00 WIB
17 Februari 2026, 19:00 WIB
Terkini
10 Maret 2026, 17:00 WIB
Daihatsu memamerkan kelengkapan fasilitas mereka termasuk Part Center yang betujuan untuk menyediakan suku cadang di Indonesia
10 Maret 2026, 15:00 WIB
Aito M9 menjadi salah satu kandidat kuat mobil baru DFSK yang segera dipasarkan di semester kedua tahun ini
10 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota merajai 10 merek mobil terlaris pada Februari 2026, mereka berhasil mencatatkan retail 44.878 unit
10 Maret 2026, 07:11 WIB
Satu unit mobil diyakini kuat merupakan BYD M6 Hybrid, dibalut kamuflase di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 10 Maret 2026 terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di Ibu Kota
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan pengendara, kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung dari dua tempat berbeda hari ini
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima titik lokasi SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi Anda yang ingin melakukan perpanjangan SIM
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari