10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
SPKLU PT HMID tidak bisa digunakan merek lain, Hyundai singgung aturan soal ILP atau Instalasi Listrik Privat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) menyediakan sekitar 240 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik) buat pengguna mobil listrik, pakai standar CCS2 yang bisa digunakan beberapa merek kendaraan lain.
Namun per Agustus 2024 manufaktur asal Korea Selatan ini mengumumkan bahwa SPKLU Hyundai sudah tak bisa lagi digunakan merek lain karena beberapa alasan.
Pihak Hyundai mengungkapkan bahwa infrastruktur menjadi salah satu kecemasan pengguna mobil listrik. Sehingga di awal SPKLU Hyundai terbuka buat semua merek guna mengakomodir kebutuhan masyarakat.
Namun mengingat saat ini populasi mobil listrik Hyundai juga terus bertumbuh, kebutuhan konsumen perlu diprioritaskan. Total EV (Electric Vehicle) Hyundai yang terjual diklaim telah mencapai angka 11.000 unit.
Tak hanya itu Hyundai singgung aturan soal ILP (Instalasi Listrik Privat) yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Nomor 1 Tahun 2023.
Kebijakan tersebut menjelaskan lebih lanjut soal penyediaan infrastruktur pengisian listrik kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.
“Kita tetap akan membangun yang namanya ekosistem infrastruktur. Kebetulan pemerintah dalam hal ini ESDM mewajibkan kita membuat infrastruktur khusus merek kita sendiri,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Jakarta Selatan, Jumat (9/8).
Perlu diketahui pada Pasal 1 nomor 4, ILP didefinisikan sebagai sarana pada instalasi pemanfaatan tenaga listrik untuk pengisian energi listrik mobil listrik, untuk kepentingan sendiri dan tidak diperjualbelikan.
Sehingga bisa dibilang keputusan tersebut bukan sebuah hal baru dan wajar dilakukan. Karena juga berdampak pada kepuasan konsumen dalam menggunakan mobil listrik Hyundai.
“Kita mau konsumen puas terhadap pelayanan yang kita berikan baik Charging maupun Aftersales. Kita pastikan itu yang terbaik,” ucap dia.
Terlepas dari asumsi soal ketatnya persaingan pasar mobil listrik, ia menegaskan bahwa prioritasnya adalah pelayanan terbaik buat pemilik EV (Electric Vehicle) Hyundai.
Ke depan PT HMID juga masih akan terus menambah jumlah SPKLU seiring bertambahnya populasi mobil listrik Hyundai. Mereka tengah menjajaki kolaborasi dengan PLN menargetkan punya total 1.000 Charging Station di pulau Jawa.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
08 Oktober 2026, 17:31 WIB
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
Terkini
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
Wuling Eksion sebagai SUV 7 seater sudah dibekali fitur-fitur yang bisa menyesuaikan kebiasaan para pengemudi
19 Oktober 2026, 21:00 WIB
Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco