Spesifikasi Hyundai Ioniq 3, Rival Baru MG 4 EV
22 April 2026, 15:00 WIB
SPKLU PT HMID tidak bisa digunakan merek lain, Hyundai singgung aturan soal ILP atau Instalasi Listrik Privat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) menyediakan sekitar 240 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik) buat pengguna mobil listrik, pakai standar CCS2 yang bisa digunakan beberapa merek kendaraan lain.
Namun per Agustus 2024 manufaktur asal Korea Selatan ini mengumumkan bahwa SPKLU Hyundai sudah tak bisa lagi digunakan merek lain karena beberapa alasan.
Pihak Hyundai mengungkapkan bahwa infrastruktur menjadi salah satu kecemasan pengguna mobil listrik. Sehingga di awal SPKLU Hyundai terbuka buat semua merek guna mengakomodir kebutuhan masyarakat.
Namun mengingat saat ini populasi mobil listrik Hyundai juga terus bertumbuh, kebutuhan konsumen perlu diprioritaskan. Total EV (Electric Vehicle) Hyundai yang terjual diklaim telah mencapai angka 11.000 unit.
Tak hanya itu Hyundai singgung aturan soal ILP (Instalasi Listrik Privat) yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Nomor 1 Tahun 2023.
Kebijakan tersebut menjelaskan lebih lanjut soal penyediaan infrastruktur pengisian listrik kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.
“Kita tetap akan membangun yang namanya ekosistem infrastruktur. Kebetulan pemerintah dalam hal ini ESDM mewajibkan kita membuat infrastruktur khusus merek kita sendiri,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Jakarta Selatan, Jumat (9/8).
Perlu diketahui pada Pasal 1 nomor 4, ILP didefinisikan sebagai sarana pada instalasi pemanfaatan tenaga listrik untuk pengisian energi listrik mobil listrik, untuk kepentingan sendiri dan tidak diperjualbelikan.
Sehingga bisa dibilang keputusan tersebut bukan sebuah hal baru dan wajar dilakukan. Karena juga berdampak pada kepuasan konsumen dalam menggunakan mobil listrik Hyundai.
“Kita mau konsumen puas terhadap pelayanan yang kita berikan baik Charging maupun Aftersales. Kita pastikan itu yang terbaik,” ucap dia.
Terlepas dari asumsi soal ketatnya persaingan pasar mobil listrik, ia menegaskan bahwa prioritasnya adalah pelayanan terbaik buat pemilik EV (Electric Vehicle) Hyundai.
Ke depan PT HMID juga masih akan terus menambah jumlah SPKLU seiring bertambahnya populasi mobil listrik Hyundai. Mereka tengah menjajaki kolaborasi dengan PLN menargetkan punya total 1.000 Charging Station di pulau Jawa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
27 April 2026, 06:14 WIB
ETLE statis maupun mobile akan mendukung operasional ganjil genap Jakarta haari ini untuk mengurai kemacetan
27 April 2026, 06:01 WIB
Menjelang akhir April, SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan SIM seperti biasa di lima lokasi
27 April 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
26 April 2026, 20:41 WIB
Alex Marquez berhasil tampil mendominasi balapan di sirkuit Jerez dalam seri lanjutan MotoGP Spanyol 2026
26 April 2026, 13:00 WIB
Konsumen Indonesia dinilai lebih menyukai mobil listrik berukuran kecil, Jetour masih melakukan studi
26 April 2026, 11:00 WIB
Changan Lumin versi 4 pintu diyakini akan menyapa Indonesia untuk konsumen yang membutuhkan ruang lebih lapang
26 April 2026, 09:59 WIB
Lepas L6 PHEV tengah melakukan Global Journey of Elegant Driving usai dikenalkan di Beijing Auto Show 2026
25 April 2026, 15:00 WIB
Motul berkolaborasi dengan EMP untuk terlibat di ajang balap motor ketahanan FIM EWC World Endurance Championship