Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium
13 Juni 2026, 20:27 WIB
SPKLU PT HMID tidak bisa digunakan merek lain, Hyundai singgung aturan soal ILP atau Instalasi Listrik Privat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) menyediakan sekitar 240 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik) buat pengguna mobil listrik, pakai standar CCS2 yang bisa digunakan beberapa merek kendaraan lain.
Namun per Agustus 2024 manufaktur asal Korea Selatan ini mengumumkan bahwa SPKLU Hyundai sudah tak bisa lagi digunakan merek lain karena beberapa alasan.
Pihak Hyundai mengungkapkan bahwa infrastruktur menjadi salah satu kecemasan pengguna mobil listrik. Sehingga di awal SPKLU Hyundai terbuka buat semua merek guna mengakomodir kebutuhan masyarakat.
Namun mengingat saat ini populasi mobil listrik Hyundai juga terus bertumbuh, kebutuhan konsumen perlu diprioritaskan. Total EV (Electric Vehicle) Hyundai yang terjual diklaim telah mencapai angka 11.000 unit.
Tak hanya itu Hyundai singgung aturan soal ILP (Instalasi Listrik Privat) yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Nomor 1 Tahun 2023.
Kebijakan tersebut menjelaskan lebih lanjut soal penyediaan infrastruktur pengisian listrik kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.
“Kita tetap akan membangun yang namanya ekosistem infrastruktur. Kebetulan pemerintah dalam hal ini ESDM mewajibkan kita membuat infrastruktur khusus merek kita sendiri,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Jakarta Selatan, Jumat (9/8).
Perlu diketahui pada Pasal 1 nomor 4, ILP didefinisikan sebagai sarana pada instalasi pemanfaatan tenaga listrik untuk pengisian energi listrik mobil listrik, untuk kepentingan sendiri dan tidak diperjualbelikan.
Sehingga bisa dibilang keputusan tersebut bukan sebuah hal baru dan wajar dilakukan. Karena juga berdampak pada kepuasan konsumen dalam menggunakan mobil listrik Hyundai.
“Kita mau konsumen puas terhadap pelayanan yang kita berikan baik Charging maupun Aftersales. Kita pastikan itu yang terbaik,” ucap dia.
Terlepas dari asumsi soal ketatnya persaingan pasar mobil listrik, ia menegaskan bahwa prioritasnya adalah pelayanan terbaik buat pemilik EV (Electric Vehicle) Hyundai.
Ke depan PT HMID juga masih akan terus menambah jumlah SPKLU seiring bertambahnya populasi mobil listrik Hyundai. Mereka tengah menjajaki kolaborasi dengan PLN menargetkan punya total 1.000 Charging Station di pulau Jawa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juni 2026, 20:27 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
Terkini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang