Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran 2025
01 April 2025, 06:43 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini tetap dilakukan sebanyak dua kali dan menjadi andalan untuk mengurangi kemacetan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Walau kemacetan masih terus terjadi tetapi pemerintah DKI dan Polda Metro Jaya tak pernah berhenti berupaya menguranginya. Salah satunya adalah dengan menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas termasuk ganjil genap Jakarta.
Skenario ini sudah dilangsungkan selama beberapa tahun dan menjadi andalan dibandingkan beragam cara lain. Pasalnya para pemilik kendaraan harus menyesuaikan pelat nomor mobil dengan tanggal agar tidak dikenai tilang.
Hari ini, Kamis (25/05) merupakan giliran mobil dengan pelat nomor ganjil untuk bebas digunakan di sejumlah ruas jalan. Sedangkan pengendara kendaraan bernomor polisi genap harus menunggu hingga aturan berakhir.
Namun bila itu tidak bisa dilakukan maka memanfaatkan transportasi massal bisa menjadi pilihan bijak. Terlebih ganjil genap Jakarta diterapkan dua kali sehari yaitu pagi dan sore yang merupakan puncak kepadatan lalu lintas.
Namun beberapa kemudahan diberikan pemerintah seperti dibebaskannya mobil listrik dari aturan tersebut. Langkah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi dalam mengembangkan ekosistem kendaraan elektrifikasi.
Disarankan para pengendara tidak mencoba melakukan pelanggaran. Pasalnya pihak kepolisian kini sudah diizinkan untuk melakukan tilang manual guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat.
Tak hanya itu, mereka juga sudah diperkuat oleh sejumlah teknologi terbaru dalam melakukan pengawasan. Mulai dari ETLE Statis hingga Mobile untuk memudahkan dan memastikan tidak ada pelanggaran yang terlewat.
Bila tetap nekat maka sanksi berupa denda sebesar Rp500.000 sudah menanti. Aturan ini sesuai pasal 287 UU Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Selain itu kepolisian menggelar contraflow di tol dalam kota berlaku mulai km 0+200 (Cawang) sampai km 7+200 (Semanggi) pukul 06.00 hingga jam 10.00 WIB.
Ada pula penutupan U Turn di beberapa lokasi karena menyebabkan arus lalu lintas melambat. Pemerintah DKI Jakarta pun sedang membangun jalan tembus di sejumlah titik agar masyarakat memiliki rute alternatif dan kepadatan berkurang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2025, 06:43 WIB
27 Maret 2025, 06:00 WIB
26 Maret 2025, 06:00 WIB
25 Maret 2025, 06:00 WIB
24 Maret 2025, 06:00 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada