Bisnis Asuransi Kendaraan Ikut Terdampak Pelemahan Rupiah
04 Juni 2026, 07:37 WIB
Kredit mobil yang macet kerap terjadi di sejumlah wilayah, begini siasat leasing Astra hadapi hal itu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kredit mobil jadi salah satu jenis transaksi yang diminati masyarakat saat ini. Meski begitu tidak jarang terjadi penarikan kredit macet karena sejumlah oknum di wilayah tertentu.
Sehingga beberapa perusahaan pembiayaan biasanya memilki data sendiri terkait zona merah atau wilayah dengan tingkat wanprestasi tinggi. Penarikan kredit kerap jadi tidak sesuai prosedur.
Hendry C. Wong, CEO Astra Credit Companies ternyata mengungkapkan pihaknya tidak memiliki pemetaan tetap zona merah. Semua dilakukan berdasarkan Risk Assesment.
“Pada dasarnya risiko kredit banyak parameternya, kami tidak bisa stereotip bahwa di satu daerah tertentu risiko tinggi berarti semua jelek. Kalau seperti itu berarti tidak bisa jualan,” ucap Hendry di Bandung, Jumat (21/6).
ACC sendiri mengidentifikasi beberapa area memiliki risiko tinggi karena beberapa alasan. Namun ia enggan menjelaskan lebih lanjut terkait hal tersebut.
Agar bisa tetap melakukan pembiayaan di berbagai wilayah, Hendry mengatakan ada siasat tersendiri dilakukan agar kredit mobil bisa lancar dan proses penarikannya kondusif.
“Pertama mengedukasi konsumen. Yang seperti itu kan bisa tumbuh karena mereka (oknum) mempengaruhi konsumen,” ungkap Hendry.
Ia menegaskan apabila konsumen tidak dapat menyelesaikan kewajibannya harus datang ke Astra dan bukan pihak ketiga.
“Kedua menjalin komunikasi, pendampingan dengan aparat supaya tidak terjadi konflik. Kami berkonsultasi, jelaskan dulu situasinya lalu kami minta arahan bagimana mengatasinya,” lanjut dia.
Secara hukum, ia menjelaskan pihak leasing berhak melakukan penarikan kendaraan apabila konsumen terlambat melakukan pembayaran. Memang ada keringanan pembiayaan dalam kondisi tertentu.
“Case by case, tertentu saja seperti kemarin Covid-19, kalau ada pandemi,” kata dia.
Meski ada perlambatan tahun ini, Hendry optimis pembiayaan mobil masih bisa naik lagi di semester dua mengingat ada GIIAS (Gaikindo Indonesia International Motor Show) digelar Juli mendatang.
Pameran tersebut bakal menampilkan lebih banyak pilihan model kendaraan baru, diharapkan jadi stimulan buat calon konsumen melakukan pembelian.
“Kita pasti seiring di mana ada kesempatan, marketnya bisa tumbuh lagi, kita pasti ada di paling depan menyiapkan tim untuk bisa ambil momentum kita tumbuh,” tegas Hendry.
Sebagai informasi, Hendry sebagai bagian dari Astra Financial tengah menjalani Fit & Proper Test dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Prosedur itu dilakukan untuk memastikan standar kelayakan anggota manajemen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Juni 2026, 07:37 WIB
13 Maret 2026, 21:00 WIB
13 Maret 2026, 13:12 WIB
27 Februari 2026, 16:06 WIB
18 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang