Integrasi Layanan Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 09:00 WIB
Kredit mobil yang macet kerap terjadi di sejumlah wilayah, begini siasat leasing Astra hadapi hal itu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kredit mobil jadi salah satu jenis transaksi yang diminati masyarakat saat ini. Meski begitu tidak jarang terjadi penarikan kredit macet karena sejumlah oknum di wilayah tertentu.
Sehingga beberapa perusahaan pembiayaan biasanya memilki data sendiri terkait zona merah atau wilayah dengan tingkat wanprestasi tinggi. Penarikan kredit kerap jadi tidak sesuai prosedur.
Hendry C. Wong, CEO Astra Credit Companies ternyata mengungkapkan pihaknya tidak memiliki pemetaan tetap zona merah. Semua dilakukan berdasarkan Risk Assesment.
“Pada dasarnya risiko kredit banyak parameternya, kami tidak bisa stereotip bahwa di satu daerah tertentu risiko tinggi berarti semua jelek. Kalau seperti itu berarti tidak bisa jualan,” ucap Hendry di Bandung, Jumat (21/6).
ACC sendiri mengidentifikasi beberapa area memiliki risiko tinggi karena beberapa alasan. Namun ia enggan menjelaskan lebih lanjut terkait hal tersebut.
Agar bisa tetap melakukan pembiayaan di berbagai wilayah, Hendry mengatakan ada siasat tersendiri dilakukan agar kredit mobil bisa lancar dan proses penarikannya kondusif.
“Pertama mengedukasi konsumen. Yang seperti itu kan bisa tumbuh karena mereka (oknum) mempengaruhi konsumen,” ungkap Hendry.
Ia menegaskan apabila konsumen tidak dapat menyelesaikan kewajibannya harus datang ke Astra dan bukan pihak ketiga.
“Kedua menjalin komunikasi, pendampingan dengan aparat supaya tidak terjadi konflik. Kami berkonsultasi, jelaskan dulu situasinya lalu kami minta arahan bagimana mengatasinya,” lanjut dia.
Secara hukum, ia menjelaskan pihak leasing berhak melakukan penarikan kendaraan apabila konsumen terlambat melakukan pembayaran. Memang ada keringanan pembiayaan dalam kondisi tertentu.
“Case by case, tertentu saja seperti kemarin Covid-19, kalau ada pandemi,” kata dia.
Meski ada perlambatan tahun ini, Hendry optimis pembiayaan mobil masih bisa naik lagi di semester dua mengingat ada GIIAS (Gaikindo Indonesia International Motor Show) digelar Juli mendatang.
Pameran tersebut bakal menampilkan lebih banyak pilihan model kendaraan baru, diharapkan jadi stimulan buat calon konsumen melakukan pembelian.
“Kita pasti seiring di mana ada kesempatan, marketnya bisa tumbuh lagi, kita pasti ada di paling depan menyiapkan tim untuk bisa ambil momentum kita tumbuh,” tegas Hendry.
Sebagai informasi, Hendry sebagai bagian dari Astra Financial tengah menjalani Fit & Proper Test dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Prosedur itu dilakukan untuk memastikan standar kelayakan anggota manajemen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 09:00 WIB
19 September 2026, 20:02 WIB
18 September 2026, 22:02 WIB
12 September 2026, 21:41 WIB
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia