Hyundai dan Shell Kembali Berkolaborasi Layani Konsumen
21 September 2026, 19:00 WIB
Demi memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia, Shell bangun pabrik gemuk atau grease di Marunda, Bekasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Shell terus membesarkan pasar mereka di Indonesia. Hal itu guna memenuhi kebutuhan para konsumen Tanah Air.
Salah satunya dengan membangun pabrik gemuk atau grease. Fasilitas produksi tersebut bakal dibangun di Marunda, Bekasi, Jawa Barat.
Nantinya setelah selesai, pabrik gemuk Shell memiliki kapasitas produksi hingga 12 juta liter per tahun. Sehingga dapat melayani permintaan konsumen.
“Investasi Shell di Indonesia menegaskan komitmen kami untuk menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai fokus utama bisnis,” ungkap Jason Wong, Global Executive Vice President Shell Lubricants di Jakarta pada Senin (4/3).
Lebih jauh Jason Wong menuturkan kalau Indonesia menjadi pasar penting bagi mereka. Sehingga Shell mau berinvestasi cukup banyak.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat semakin menekankan pentingnya produk pelumas, termasuk gemuk guna mendukung perkembangan berbagai sektor industri,” tegas dia.
Dengan Shell bangun pabrik gemuk di Bekasi, diharapkan menjamin pasokan yang konsisten, efisien dan berkelanjutan bagi para pelanggan setia.
Sebagai informasi produk yang akan diproduksi nanti bakal diberi nama Shell Gadus. Kemudian bakal tersedia dalam berbagai jenis kemasan.
Sebut saja drum, ember (pail) serta kantung cairan (fluid bag). Dengan begitu dapat memberi pelayanan kepada semua industri.
Seperti contoh manufaktur umum, pulp dan kertas, baja, peleburan, listrik, armada, konstruksi maupun pertambangan.
Sejalan dengan Jason Wong, Andri Pratiwa selaku Managing Director Lubricants Shell Indonesia memandang penting pembangunan pabrik gemuk tersebut.
“Kami melihat Indonesia 278 juta orang populasi, ini sangat menjanjikan. Menjadi salah satu kunci pertumbuhan pasar bagi Shell,” kata Andri.
Patut diketahui guna memenuhi permintaan gemuk atau grease di Indonesia mereka masih harus impor. Sehingga berdirinya pabrik tersebut dinilai sangat membantu.
“Kalau sudah jadi, 99 persen produk kami bakal fokuskan buat pasar lokal. Sementara satu persen sisanya tetap diimpor untuk permintaaan khusus,” tegas dia.
Meski begitu Andri belum mau memastikan kapan pabrik gemuk Shell bakal beroperasi. Dia masih enggan membocorkan.
Andri pun mengklaim kalau fasilitas tersebut menjadi yang terbesar ketiga yang dilengkapi contact reactor guna meningkatkan kecepatan juga efisiensi produksi.
Shell sendiri sudah memiliki fasilitas produksi di kawasan serupa. Jadi menambah lengkap pabrik mereka di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 September 2026, 19:00 WIB
16 September 2026, 09:00 WIB
01 September 2026, 20:09 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Terkini
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran
22 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk
22 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
21 September 2026, 21:00 WIB
Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026
21 September 2026, 19:00 WIB
Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan
21 September 2026, 15:43 WIB
KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir
21 September 2026, 11:16 WIB
Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya