Daftar Harga BBM Mei 2026, Pertamina dan BP Tak Naik saat Mayday
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Demi memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia, Shell bangun pabrik gemuk atau grease di Marunda, Bekasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Shell terus membesarkan pasar mereka di Indonesia. Hal itu guna memenuhi kebutuhan para konsumen Tanah Air.
Salah satunya dengan membangun pabrik gemuk atau grease. Fasilitas produksi tersebut bakal dibangun di Marunda, Bekasi, Jawa Barat.
Nantinya setelah selesai, pabrik gemuk Shell memiliki kapasitas produksi hingga 12 juta liter per tahun. Sehingga dapat melayani permintaan konsumen.
“Investasi Shell di Indonesia menegaskan komitmen kami untuk menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai fokus utama bisnis,” ungkap Jason Wong, Global Executive Vice President Shell Lubricants di Jakarta pada Senin (4/3).
Lebih jauh Jason Wong menuturkan kalau Indonesia menjadi pasar penting bagi mereka. Sehingga Shell mau berinvestasi cukup banyak.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat semakin menekankan pentingnya produk pelumas, termasuk gemuk guna mendukung perkembangan berbagai sektor industri,” tegas dia.
Dengan Shell bangun pabrik gemuk di Bekasi, diharapkan menjamin pasokan yang konsisten, efisien dan berkelanjutan bagi para pelanggan setia.
Sebagai informasi produk yang akan diproduksi nanti bakal diberi nama Shell Gadus. Kemudian bakal tersedia dalam berbagai jenis kemasan.
Sebut saja drum, ember (pail) serta kantung cairan (fluid bag). Dengan begitu dapat memberi pelayanan kepada semua industri.
Seperti contoh manufaktur umum, pulp dan kertas, baja, peleburan, listrik, armada, konstruksi maupun pertambangan.
Sejalan dengan Jason Wong, Andri Pratiwa selaku Managing Director Lubricants Shell Indonesia memandang penting pembangunan pabrik gemuk tersebut.
“Kami melihat Indonesia 278 juta orang populasi, ini sangat menjanjikan. Menjadi salah satu kunci pertumbuhan pasar bagi Shell,” kata Andri.
Patut diketahui guna memenuhi permintaan gemuk atau grease di Indonesia mereka masih harus impor. Sehingga berdirinya pabrik tersebut dinilai sangat membantu.
“Kalau sudah jadi, 99 persen produk kami bakal fokuskan buat pasar lokal. Sementara satu persen sisanya tetap diimpor untuk permintaaan khusus,” tegas dia.
Meski begitu Andri belum mau memastikan kapan pabrik gemuk Shell bakal beroperasi. Dia masih enggan membocorkan.
Andri pun mengklaim kalau fasilitas tersebut menjadi yang terbesar ketiga yang dilengkapi contact reactor guna meningkatkan kecepatan juga efisiensi produksi.
Shell sendiri sudah memiliki fasilitas produksi di kawasan serupa. Jadi menambah lengkap pabrik mereka di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Mei 2026, 16:20 WIB
01 Maret 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 16:00 WIB
02 Februari 2026, 17:00 WIB
01 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia