Kenaikan Tarif Transjakarta Sasar Rute Jauh Blok M - Soetta
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Seluruh armada TransJakarta gunakan bus listrik di 2030 untuk mengurangi pencemaran udara di masa depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Transportasi Jakarta atau biasa dikenal Transjakarta gunakan bus listrik di secara penuh di 2023. Langkah ini dilakukan guna mendukung pemerintah mengurangi polusi udara yang sedang menjadi sorotan masyarakat.
Langkah tersebut dipastikan dilakukan secara bertahap dan program dimulai dari tahun ini. Pasalnya mereka harus membangun infrastruktur termasuk lokasi pengisian daya.
"Ditargetkan tahun 2027 sebanyak 50 persen bus Transjakarta berbasis listrik kemudian di 2030 akan sepenuhnya 100 persen listrik," kata Daud Joseph, Direktur Operasi dan Keselamatan Transjakarta (11/09).
Mengutip Antara, target itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 1053 Tahun 2022 tentang Pedoman Percepatan Program Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dalam Layanan Angkutan Transjakarta.
Rinciannya, transisi kendaraan berbahan bakar minyak dan compressed natural gas ke listrik berbasis baterai dalam layanan Transjakarta secara bertahap mulai 2022.
Di dalamnya disampaikan pula rencana penyediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan bermotor listrik berbasis baterai berupa pengisian semalaman (overnight charging) dan pengisian peluang (opportunity charging). Kemudian ada juga penyediaaann pengisian daya pada depo, terminal, maupun di lokasi lain sesuai ketentuan.
"Saya yakin keputusan Gubernur tergantung pada hasil dari penerapan kita beberapa tahun pertama ini, mudah-mudahan berhasil," harapnya.
Heru Budi Hartono, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta saat ini memang tengah menghadapi permasalahan terkait pencemaran udara. Sektor transportasi pun dianggap sebagai salah satu penyebab utamanya.
Oleh karena itu ia menargetkan untuk menambah 400 bus listrik hingga tahun 2025. Sementara pada 2023 PT Transjakarta berencana menambah 190 bus listrik untuk mendukung kualitas udara Jakarta lebih ramah lingkungan.
Dengan penambahan ini maka total bus listrik TransJakarta adalah 220 unit. Mereka akan menggantikan armada Transjakarta yang kini masih menggunakan bahan bakar fosil.
Tak hanya itu, pemerintah provinsi DKI juga menambahkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Kedua lokasi tersebut diambil karena banyaknya perkantoran, sekolah serta pusat kegiatan lainnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juni 2026, 18:11 WIB
08 Februari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
07 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah