Ganjil Genap Jakarta 11 Februari 2026, Siapkan Rute Alternatif
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Kepolisian bakal siapkaan sanksi khusus untuk para pelanggar ganjil genap saat musim mudik Lebaran 2025
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pembatasan ganjil genap selama musim mudik Lebaran 2025 dipastikan bakal menjadi salah satu skenario dalam mengatasi kemacetan. Oleh sebab itu masyarakat diharapkan mengikuti aturan agar perjalanan bisa berjalan lancar.
Pengawasan ganjil genap di jalur mudik nantinya akan diawasi petugas menggunakan tilang elektronik atau ETLE statis. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih disiplin dalam berkendara.
Tak hanya itu, kendaraan yang melanggar juga akan mendapat sanksi tambahan. Salah satunya adalah dengan dialihkan ke jalur arteri.
“Bukan diputar balik tapi dialihkan ke jalur yang tidak diberlakukan ganjil genap,” ungkap Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, Dirgakkum Korlantas Polri dilansir Antara (25/03).
Aturan ganjil genap pada mudik Lebaran 2025 tertuang dalam SKB (Surat Keputusan Bersama) Nomor KP-DRJD 1099 Tahun 2025, Nomor HK.201/4/4/DJPL/2025, Nomor Kep/50/III/2025 serta Nomor 05/PKS/Db/2025.
Pembatasan ganjil genap pada mudik Lebaran 2025 bakal mulai dijalankan di Kamis (27/03) pukul 14.00 waktu setempat.
Lalu kebijakan satu ini baru akan berakhir pada Minggu (30/03), jam 24.00 waktu setempat.
Ganjil genap dimulai pada Kamis (03/04) pukul 00.00 waktu setempat. Selanjutnnya berakhir di Senin (07/04) jam 24.00 waktu setempat.
Lokasi Ganjil Genap pada Mudik Lebaran 2025.
KM 47 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek sampai KM 414 ruas jalan tol Semarang - Batang
KM 31 ruas jalan tol Tangerang - Merak hingga KM 98 ruas jalan tol Tangerang - Merak.
KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai KM 47 ruas jalan tol Jakarta Cikampek; dan
KM 98 ruas jalan tol Tangerang - Merak hingga KM 31 ruas jalan tol Tangerang - Merak.
Tak hanya itu kepolisian juga menggelar Operasi Ketupat dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan seperti TNI, Basarnas, BMKG, hingga Kementerian Perhubungan. Adapun jumlah personel yang diturunkan sebanyak 164.298 orang.
Kepolisian juga akan membuka 2.835 posko. Jumlah tersebut terdiri atas 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan dan 309 pos terpadu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 06:00 WIB
10 Februari 2026, 06:00 WIB
09 Februari 2026, 06:00 WIB
06 Februari 2026, 17:00 WIB
06 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 21:00 WIB
Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh
11 Februari 2026, 20:00 WIB
Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten
11 Februari 2026, 18:00 WIB
Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya
11 Februari 2026, 16:43 WIB
Lepas L8 hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam penawaran menarik, sehingga bisa dimanfaatkan pengunjung
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia