Lini Andalan Honda di PRJ 2026: Skutik sampai Motor Listrik
19 Juni 2026, 15:00 WIB
AISI tanggapi wacana penerapan rem ABS pada sepeda motor, bisa berdampak pada banyak hal termasuk harga motor
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah diterapkan di Malaysia, wacana penerapan rem ABS (Anti-lock Braking System) mulai dipertimbangkan di Indonesia. Beberapa pihak menilai hal itu penting menjaga keselamatan berkendara.
Pihak Kementerian Perhubungan sebelumnya juga menanggapi wacana itu. Meski menawarkan keuntungan bagi pengguna sepeda motor, ada beberapa hal perlu diperhatikan.
Karena pemakaian rem ABS tentu akan menambah harga jual akhir sepeda motor. Biaya produksi ditanggung pihak pabrikan lebih besar, akhirnya berimbas pada daya beli masyarakat khususnya untuk kendaraan di segmen Entry Level.
AISI sendiri masih enggan berkomentar lebih lanjut soal penerapan rem ABS. Hanya saja diharapkan tidak sampai mengganggu penjualan saat ini.
“Mudah-mudahan jangan sampai terlalu berpengaruh terhadap bisnis kita. Karena bisnis roda dua ini melibatkan banyak pihak,” ucap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI di Jakarta Selatan, Kamis (3/10).
Ia menegaskan dalam menentukan satu kebijakan perlu berkomunikasi dengan berbagai pihak terlibat di dalamnya. Sehingga tidak ada yang dirugikan.
“Kita dalam tahap diskusi dengan pemerintah. Intinya jangan sampai kebijakan itu mengganggu industri,” ucap Sigit.
Sebelumnya diberitakan, kenaikan harga motor imbas penyematan rem ABS bisa menjadi hambatan tersendiri untuk konsumen di Indonesia yang sensitif terhadap harga.
Apalagi sepeda motor masih menjadi salah satu moda transportasi yang banyak digunakan masyarakat dari berbagai kalangan untuk mobilitas, mengingat banderolnya lebih terjangkau dibandingkan kendaraan roda empat.
“Jadi pemerintah perlu mempertimbangkan beberapa faktor termasuk biaya sebelum menetapkan kebijakan tersebut secara menyeluruh di semua wilayah Indonesia,” ucap Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Sebagai gambaran kasar, saat ini selisih harga motor tanpa dan dengan ABS adalah sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 jutaan.
Ambil contoh Honda PCX. Tipe CBS dilego Rp 33,4 jutaan, sedangkan varian di atasnya dengan ABS ditawarkan Rp 36,9 jutaan.
Kemudian Yamaha Aerox Standard Rp 27,8 jutaan, beda Rp 4 jutaan dari tipe ABS Connected yakni Rp 31,6 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
11 Juni 2026, 09:30 WIB
09 Juni 2026, 22:58 WIB
07 Juni 2026, 20:47 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin