Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025
01 April 2025, 18:19 WIB
PT Pertamina menjamin harga BBM stabil setelah terjadinya konflik antara Iran dan Israel beberapa waktu lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) diprediksi meroket imbas serangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4). Salah satunya ditakutkan berdampak ke banderol sejumlah produk PT Pertamina.
Akan tetapi Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Niaga menjamin harga BBM mereka tetap stabil. Sehingga masyarakat tidak perlu takut kenaikan bakal terjadi.
“Kecenderungan harga minyak mentah meningkat, namun kami tetap memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman,” ungkap Riva di Antara, Selasa (16/4).
Riva menyebut kalau perusahaan pelat merah telah mengambil kebijakan menahan harga BBM sekalipun biaya produksi mengalami peningkatan seiring naiknya banderol minyak mentah dunia.
Hal ini merupakan arahan dari pemerintah guna menahan harga BBM hingga paruh pertama 2024. Jadi masyarakat tidak perlu takut efek serangan Iran ke Israel.
“Kami turut komitmen menjaga harga BBM domestik tetap stabil agar tidak berdampak pada inflasi juga daya beli masyarakat," lanjut Riva.
Di sisi lain Tutuka Ariadji, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berpotensi menyentuh angka 100 dolar AS per barel sebagai dampak dari konflik antara Iran serta Israel.
Sekadar mengingatkan, PT Pertamina tidak menaikan harga BBM non subsidi pada awal April 2024. Hal ini sudah terjadi dalam tiga bulan berturut-turut.
Pertimbangan di atas mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM.
Sebagai informasi, harga Pertamax bertahan di Rp 12,950 per liter. Banderol tersebut tidak berubah semenjak turun di Januari 2024.
Lalu buat Pertamax Green 95 dipatok Rp 13.900 per liter. Sementara Pertamax Turbo ada di angka Rp 14.400 per liter.
Di sisi lain harga Dexlite adalah Rp 14.550 per liter serta Pertamina Dex Rp 15.100 per liter. Banderol tersebut berlaku di seluruh pulau Jawa.
Sedangkan untuk BBM subsidi tidak, harga pertalite masih di kisaran Rp 10.000 per liter. Jadi masyarakat masih bisa membeli bahan bakar dengan banderol terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2025, 18:19 WIB
30 Maret 2025, 12:00 WIB
06 Maret 2025, 14:00 WIB
06 Maret 2025, 12:36 WIB
03 Maret 2025, 14:38 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi