Cara Mencari Kaca Film Untuk Mobil Listrik, Tak Boleh Asal Pilih
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
PT Pertamina menjamin harga BBM stabil setelah terjadinya konflik antara Iran dan Israel beberapa waktu lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) diprediksi meroket imbas serangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4). Salah satunya ditakutkan berdampak ke banderol sejumlah produk PT Pertamina.
Akan tetapi Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Niaga menjamin harga BBM mereka tetap stabil. Sehingga masyarakat tidak perlu takut kenaikan bakal terjadi.
“Kecenderungan harga minyak mentah meningkat, namun kami tetap memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman,” ungkap Riva di Antara, Selasa (16/4).
Riva menyebut kalau perusahaan pelat merah telah mengambil kebijakan menahan harga BBM sekalipun biaya produksi mengalami peningkatan seiring naiknya banderol minyak mentah dunia.
Hal ini merupakan arahan dari pemerintah guna menahan harga BBM hingga paruh pertama 2024. Jadi masyarakat tidak perlu takut efek serangan Iran ke Israel.
“Kami turut komitmen menjaga harga BBM domestik tetap stabil agar tidak berdampak pada inflasi juga daya beli masyarakat," lanjut Riva.
Di sisi lain Tutuka Ariadji, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berpotensi menyentuh angka 100 dolar AS per barel sebagai dampak dari konflik antara Iran serta Israel.
Sekadar mengingatkan, PT Pertamina tidak menaikan harga BBM non subsidi pada awal April 2024. Hal ini sudah terjadi dalam tiga bulan berturut-turut.
Pertimbangan di atas mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM.
Sebagai informasi, harga Pertamax bertahan di Rp 12,950 per liter. Banderol tersebut tidak berubah semenjak turun di Januari 2024.
Lalu buat Pertamax Green 95 dipatok Rp 13.900 per liter. Sementara Pertamax Turbo ada di angka Rp 14.400 per liter.
Di sisi lain harga Dexlite adalah Rp 14.550 per liter serta Pertamina Dex Rp 15.100 per liter. Banderol tersebut berlaku di seluruh pulau Jawa.
Sedangkan untuk BBM subsidi tidak, harga pertalite masih di kisaran Rp 10.000 per liter. Jadi masyarakat masih bisa membeli bahan bakar dengan banderol terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
18 Juni 2026, 07:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda