Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
PT Pertamina menjamin harga BBM stabil setelah terjadinya konflik antara Iran dan Israel beberapa waktu lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) diprediksi meroket imbas serangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4). Salah satunya ditakutkan berdampak ke banderol sejumlah produk PT Pertamina.
Akan tetapi Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Niaga menjamin harga BBM mereka tetap stabil. Sehingga masyarakat tidak perlu takut kenaikan bakal terjadi.
“Kecenderungan harga minyak mentah meningkat, namun kami tetap memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman,” ungkap Riva di Antara, Selasa (16/4).
Riva menyebut kalau perusahaan pelat merah telah mengambil kebijakan menahan harga BBM sekalipun biaya produksi mengalami peningkatan seiring naiknya banderol minyak mentah dunia.
Hal ini merupakan arahan dari pemerintah guna menahan harga BBM hingga paruh pertama 2024. Jadi masyarakat tidak perlu takut efek serangan Iran ke Israel.
“Kami turut komitmen menjaga harga BBM domestik tetap stabil agar tidak berdampak pada inflasi juga daya beli masyarakat," lanjut Riva.
Di sisi lain Tutuka Ariadji, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berpotensi menyentuh angka 100 dolar AS per barel sebagai dampak dari konflik antara Iran serta Israel.
Sekadar mengingatkan, PT Pertamina tidak menaikan harga BBM non subsidi pada awal April 2024. Hal ini sudah terjadi dalam tiga bulan berturut-turut.
Pertimbangan di atas mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM.
Sebagai informasi, harga Pertamax bertahan di Rp 12,950 per liter. Banderol tersebut tidak berubah semenjak turun di Januari 2024.
Lalu buat Pertamax Green 95 dipatok Rp 13.900 per liter. Sementara Pertamax Turbo ada di angka Rp 14.400 per liter.
Di sisi lain harga Dexlite adalah Rp 14.550 per liter serta Pertamina Dex Rp 15.100 per liter. Banderol tersebut berlaku di seluruh pulau Jawa.
Sedangkan untuk BBM subsidi tidak, harga pertalite masih di kisaran Rp 10.000 per liter. Jadi masyarakat masih bisa membeli bahan bakar dengan banderol terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 07:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif