Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
PT Pertamina menjamin harga BBM stabil setelah terjadinya konflik antara Iran dan Israel beberapa waktu lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) diprediksi meroket imbas serangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4). Salah satunya ditakutkan berdampak ke banderol sejumlah produk PT Pertamina.
Akan tetapi Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Niaga menjamin harga BBM mereka tetap stabil. Sehingga masyarakat tidak perlu takut kenaikan bakal terjadi.
“Kecenderungan harga minyak mentah meningkat, namun kami tetap memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman,” ungkap Riva di Antara, Selasa (16/4).
Riva menyebut kalau perusahaan pelat merah telah mengambil kebijakan menahan harga BBM sekalipun biaya produksi mengalami peningkatan seiring naiknya banderol minyak mentah dunia.
Hal ini merupakan arahan dari pemerintah guna menahan harga BBM hingga paruh pertama 2024. Jadi masyarakat tidak perlu takut efek serangan Iran ke Israel.
“Kami turut komitmen menjaga harga BBM domestik tetap stabil agar tidak berdampak pada inflasi juga daya beli masyarakat," lanjut Riva.
Di sisi lain Tutuka Ariadji, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berpotensi menyentuh angka 100 dolar AS per barel sebagai dampak dari konflik antara Iran serta Israel.
Sekadar mengingatkan, PT Pertamina tidak menaikan harga BBM non subsidi pada awal April 2024. Hal ini sudah terjadi dalam tiga bulan berturut-turut.
Pertimbangan di atas mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM.
Sebagai informasi, harga Pertamax bertahan di Rp 12,950 per liter. Banderol tersebut tidak berubah semenjak turun di Januari 2024.
Lalu buat Pertamax Green 95 dipatok Rp 13.900 per liter. Sementara Pertamax Turbo ada di angka Rp 14.400 per liter.
Di sisi lain harga Dexlite adalah Rp 14.550 per liter serta Pertamina Dex Rp 15.100 per liter. Banderol tersebut berlaku di seluruh pulau Jawa.
Sedangkan untuk BBM subsidi tidak, harga pertalite masih di kisaran Rp 10.000 per liter. Jadi masyarakat masih bisa membeli bahan bakar dengan banderol terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi