Astra UD Trucks Berkongsi Strategis Dengan Pertamina Patra Niaga
28 Januari 2026, 18:00 WIB
Pertamina memastikan Pertamax Green 95 bisa dan aman digunakan semua jenis kendaraan baik roda dua maupun empat
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – BBM jenis baru Pertamax Green 95 akhirnya resmi dijual. Produk anyar tersebut bisa didapatkan terbatas di sejumlah SPBU milik PT Pertamina, seperti Jakarta dan Surabaya.
Di Ibu Kota pun hanya tersedia di lima stasiun pengisian saja. Kendati demikian PT Pertamina bakal memasarkannya secara bertahap.
“Selama 12 bulan ini Pertamax Green 95 akan dipasarkan di seluruh pulau Jawa. Tetapi sekarang kita sedang fokus menjualnya di Jakarta serta Surabaya,” ujar Rivan Siahaan, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga di Antara, Selasa (25/7).
Lebih jauh BBM campuran bioetanol tersebut sudah melalui berbagai kajian. Sehingga aman untuk semua jenis kendaran.
“Jadi seluruh kendaraan yang mengonsumsi gasoline, baik roda empat atau dua bisa memakai Pertamax Green 95,” tegasnya.
Rivan juga mengklaim produknya dapat menambah performa kendaraan. Pasalnya memiliki kadar oktan yang cukup tinggi, yakni 95.
"Kelebihan Pertamax Green 95 sudah barang tentu menawarkan akselerasi lebih baik karena RON-nya lebih besar dibandingkan Pertamax 92 biasa,” pungkas Rivan.
Rivan sendiri optimistis kalau BBM campuran bioetanol diminati masyarakat. Khususnya di pulau Jawa yang ditargetkan terjual sampai 400 liter per hari.
Jumlah di atas dinilai masih realistis mengingat penjualan BBM RON 95 dari seluruh SPBU swasta berada di 700 sampai 1.000 liter per hari. Karenanya dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mendukung dengan mengeluarkan regulasi yang dapat mendorong pemanfaatan bioetanol.
“Pertamina Patra Niaga berharap dukungan Pemerintah ini bisa menjadi sinergi untuk mendorong perluasan dan pengembangan Pertamax Green 95 di seluruh wilayah Indonesia,” tuturnya.
Sebagai informasi harga Pertamax Green 95 adalah Rp13.500 per liter. Jika dilihat, banderolnya merupakan yang termurah di kelasnya.
Sebab harga Shell V-Power serta BP Ultimate dijual Rp13.780 per liter. Sementara Vivo menawarkan Revvo 95 sedikit lebih murah yakni Rp13.580 per liter.
Sebagai informasi, bahan baku pembuatan bioetanol adalah molasses atau tetes tebu yang merupakan produk sampingan dari produksi gula.
Saat memproduksi gula, cairan dari tebu akan diekstraksi dan dipanaskan hingga menjadi kristal. Molasses adalah cairan kental berwarna hitam dengan konsistensi seperti sirup yang tertinggal saat kristalisasi cairan tebu selesai.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 18:00 WIB
01 Januari 2026, 07:00 WIB
30 Desember 2025, 09:00 WIB
24 Desember 2025, 20:00 WIB
08 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Kemenperin mengaku akan tetap memberikan insentif fiskal demi menggairahkan pasar mobil LCGC pada tahun ini
13 Februari 2026, 11:00 WIB
Geely EX5 didiskon Rp 26 juta selama IIMS 2026 untuk menarik minat pengunjung yang hendak mencari mobil listrik
13 Februari 2026, 09:00 WIB
SMK dan Studds Helmets Indonesia meluncurkan produk terbarunya yang inovatif dan nyaman dipakai harian
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka
13 Februari 2026, 07:00 WIB
Skema DP rendah LCGC di IIMS 2026 bisa jaring SPK yang punya peluang batal atau tak sampai ke pengiriman unit
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan masa berlaku