BBM Shell Kembali Langka, Ini Daftar SPBU yang Masih Punya Stok
24 Desember 2025, 20:00 WIB
Pertamina memastikan Pertamax Green 95 bisa dan aman digunakan semua jenis kendaraan baik roda dua maupun empat
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – BBM jenis baru Pertamax Green 95 akhirnya resmi dijual. Produk anyar tersebut bisa didapatkan terbatas di sejumlah SPBU milik PT Pertamina, seperti Jakarta dan Surabaya.
Di Ibu Kota pun hanya tersedia di lima stasiun pengisian saja. Kendati demikian PT Pertamina bakal memasarkannya secara bertahap.
“Selama 12 bulan ini Pertamax Green 95 akan dipasarkan di seluruh pulau Jawa. Tetapi sekarang kita sedang fokus menjualnya di Jakarta serta Surabaya,” ujar Rivan Siahaan, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga di Antara, Selasa (25/7).
Lebih jauh BBM campuran bioetanol tersebut sudah melalui berbagai kajian. Sehingga aman untuk semua jenis kendaran.
“Jadi seluruh kendaraan yang mengonsumsi gasoline, baik roda empat atau dua bisa memakai Pertamax Green 95,” tegasnya.
Rivan juga mengklaim produknya dapat menambah performa kendaraan. Pasalnya memiliki kadar oktan yang cukup tinggi, yakni 95.
"Kelebihan Pertamax Green 95 sudah barang tentu menawarkan akselerasi lebih baik karena RON-nya lebih besar dibandingkan Pertamax 92 biasa,” pungkas Rivan.
Rivan sendiri optimistis kalau BBM campuran bioetanol diminati masyarakat. Khususnya di pulau Jawa yang ditargetkan terjual sampai 400 liter per hari.
Jumlah di atas dinilai masih realistis mengingat penjualan BBM RON 95 dari seluruh SPBU swasta berada di 700 sampai 1.000 liter per hari. Karenanya dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mendukung dengan mengeluarkan regulasi yang dapat mendorong pemanfaatan bioetanol.
“Pertamina Patra Niaga berharap dukungan Pemerintah ini bisa menjadi sinergi untuk mendorong perluasan dan pengembangan Pertamax Green 95 di seluruh wilayah Indonesia,” tuturnya.
Sebagai informasi harga Pertamax Green 95 adalah Rp13.500 per liter. Jika dilihat, banderolnya merupakan yang termurah di kelasnya.
Sebab harga Shell V-Power serta BP Ultimate dijual Rp13.780 per liter. Sementara Vivo menawarkan Revvo 95 sedikit lebih murah yakni Rp13.580 per liter.
Sebagai informasi, bahan baku pembuatan bioetanol adalah molasses atau tetes tebu yang merupakan produk sampingan dari produksi gula.
Saat memproduksi gula, cairan dari tebu akan diekstraksi dan dipanaskan hingga menjadi kristal. Molasses adalah cairan kental berwarna hitam dengan konsistensi seperti sirup yang tertinggal saat kristalisasi cairan tebu selesai.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 20:00 WIB
08 Desember 2025, 14:00 WIB
06 Desember 2025, 11:00 WIB
04 Desember 2025, 20:00 WIB
01 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025