Daftar Harga BBM Jelang Lebaran 2025, Ada yang Turun
30 Maret 2025, 12:00 WIB
Pertamina memastikan Pertamax Green 95 bisa dan aman digunakan semua jenis kendaraan baik roda dua maupun empat
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – BBM jenis baru Pertamax Green 95 akhirnya resmi dijual. Produk anyar tersebut bisa didapatkan terbatas di sejumlah SPBU milik PT Pertamina, seperti Jakarta dan Surabaya.
Di Ibu Kota pun hanya tersedia di lima stasiun pengisian saja. Kendati demikian PT Pertamina bakal memasarkannya secara bertahap.
“Selama 12 bulan ini Pertamax Green 95 akan dipasarkan di seluruh pulau Jawa. Tetapi sekarang kita sedang fokus menjualnya di Jakarta serta Surabaya,” ujar Rivan Siahaan, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga di Antara, Selasa (25/7).
Lebih jauh BBM campuran bioetanol tersebut sudah melalui berbagai kajian. Sehingga aman untuk semua jenis kendaran.
“Jadi seluruh kendaraan yang mengonsumsi gasoline, baik roda empat atau dua bisa memakai Pertamax Green 95,” tegasnya.
Rivan juga mengklaim produknya dapat menambah performa kendaraan. Pasalnya memiliki kadar oktan yang cukup tinggi, yakni 95.
"Kelebihan Pertamax Green 95 sudah barang tentu menawarkan akselerasi lebih baik karena RON-nya lebih besar dibandingkan Pertamax 92 biasa,” pungkas Rivan.
Rivan sendiri optimistis kalau BBM campuran bioetanol diminati masyarakat. Khususnya di pulau Jawa yang ditargetkan terjual sampai 400 liter per hari.
Jumlah di atas dinilai masih realistis mengingat penjualan BBM RON 95 dari seluruh SPBU swasta berada di 700 sampai 1.000 liter per hari. Karenanya dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mendukung dengan mengeluarkan regulasi yang dapat mendorong pemanfaatan bioetanol.
“Pertamina Patra Niaga berharap dukungan Pemerintah ini bisa menjadi sinergi untuk mendorong perluasan dan pengembangan Pertamax Green 95 di seluruh wilayah Indonesia,” tuturnya.
Sebagai informasi harga Pertamax Green 95 adalah Rp13.500 per liter. Jika dilihat, banderolnya merupakan yang termurah di kelasnya.
Sebab harga Shell V-Power serta BP Ultimate dijual Rp13.780 per liter. Sementara Vivo menawarkan Revvo 95 sedikit lebih murah yakni Rp13.580 per liter.
Sebagai informasi, bahan baku pembuatan bioetanol adalah molasses atau tetes tebu yang merupakan produk sampingan dari produksi gula.
Saat memproduksi gula, cairan dari tebu akan diekstraksi dan dipanaskan hingga menjadi kristal. Molasses adalah cairan kental berwarna hitam dengan konsistensi seperti sirup yang tertinggal saat kristalisasi cairan tebu selesai.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Maret 2025, 12:00 WIB
10 Maret 2025, 19:08 WIB
08 Maret 2025, 09:33 WIB
06 Maret 2025, 14:00 WIB
03 Maret 2025, 10:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen