Daftar Harga BBM Terbaru Awal Pekan Ini, Shell sampai Vivo Stabil
23 Februari 2026, 16:00 WIB
PT Hyundai Motors Indonesia bakal melakukan kajian perihal Pertamax Green 95 yang baru diluncurkan Pertamina
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT Pertamina akhirnya resmi menjual BBM (Bahan Bakar Minyak) baru yang memiliki campuran bioetanol lima persen. Produk anyarnya adalah Pertamax Green 95.
Sekarang produk tersebut baru tersedia di sejumlah stasiun pengisian perusahaan milik negara. Dengan rincian 10 SPBU di Surabaya dan lima di Jakarta.
Sebagai informasi BBM baru Pertamina memiliki kadar oktan 95 atau setara Pertamax Plus yang dihentikan penjualannya pada 2016. Harga Pertamax Green 95 pun cukup kompetitif karena hanya Rp13.500 per liter.
Untuk itu Astrid Ariani Wijaya, Head of Marketing Department PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) menanggapinya. Dia akan memastikan mobil-mobilnya bisa menenggak Pertamax Green 95.
“Kami coba memeriksa dengan tim terkait karena mekanisme bioetanol baru, otomatis kita perlu tahu juga apa saja yang jadi formulasi serta melihat kesiapan kendaraan kami,” ujar Astrid di SCBD beberapa waktu lalu.
Di sisi lain Bonar Pakpahan selaku Product Expert PT HMID bakal mendalami dan melakukan kajian lebih lanjut mengenai bioetanol di Pertamax Green 95. Sehingga aman digunakan oleh konsumen Hyundai.
“Kita pasti pun akan membina komunikasi dengan pemerintah secara lebih intens mengenai implementasi bahan bakar tersebut,” katanya.
Sementara Pertamax Green 95 diklaim dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sehingga lebih ramah lingkungan. Namun performa kendaraan diyakini tidak bakal berkurang.
Hal itu dikatakan langsung oleh Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM.
“Kepdirjen ini menetapkan juga memberlakukan ketentuan standar maupun mutu bensin dengan RON 95 serta campuran lima persen bioetanol. Spesifikasinya ditetapkan sesuai pada lampiran, salah satunya diatur angka oktan minimal 95,” ungkap Agung.
Dilansir dari siaran pers Kementerian ESDM, kajian guna mengembangkan bahan bakar baru tersebut sudah dilakukan sejak 2008. Namun sayangnya dari segi keekonomian tidak sesuai sehingga terhenti di tengah jalan.
Sehingga Pertamax Green 95 baru diluncurkan pada akhir Juli 2023 di sejumlah tempat saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 16:00 WIB
01 Februari 2026, 07:00 WIB
28 Januari 2026, 18:00 WIB
19 Januari 2026, 08:00 WIB
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga
25 Februari 2026, 08:00 WIB
Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN
25 Februari 2026, 07:00 WIB
Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Kepolisian coba memfasilitas kebutuhan pengendara di Kota Kembang, seperti menghadirkan SIM keliling Bandung
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta hanya dapat melayani prosedur perpanjangan SIM A dan C, simak syaratnya
24 Februari 2026, 19:01 WIB
Mobil yang diyakini Toyota Land Cruiser FJ terdaftar di DJKI, namun dikabarkan debut di Thailand lebih dulu
24 Februari 2026, 17:37 WIB
Modifikasi Harley-Davidson Road Glide ini hasil karya dari MWM Custom yang dipajang di IIMS 2026 lalu