Isuzu Berikan Nilai Tambah Bagi Para Pelanggan Setianya
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Insentif truk listrik diharapkan percepat elektrifikasi sektor niaga, meski saat ini pasarnya masih sedikit
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah memberikan subisidi buat mobil dan motor listrik yang memenuhi persyaratan TKDN minimal 40 persen. Beberapa merek sudah menerima manfaat itu seperti Hyundai, Wuling dan masih banyak merek lain.
Di luar itu masih ada kendaraan niaga yang beroperasi dengan jarak di atas rata-rata dan turut berpotensi menyumbang angka polusi. Oleh karena itu pemerintah masih terus siapkan wacana pemberian insentif truk listrik di masa mendatang.
Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian mengatakan saat ini populasi kendaraan besar yakni bus listrik di Indonesia baru 80 unit. Namun sudah memberikan hasil positif dalam menurunkan emisi karbon hampir 4.000 ton per tahun.
Hitungan ini dengan asumsi satu bus digunakan buat 60.000 km per tahun. Efisiensi bahan bakarnya setara 28 km per liter.
“Truk itu kita overlook jadi kita akan mulai melihat bersama teman-teman di Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), bagaimana kita merumuskan insentif untuk truk,” ungkap Agus di JCC Senayan beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan subsidi atau insentif buat truk listrik pasti akan diberikan namun bicara waktu pasti Agus masih enggan memberikan bocoran.
Bicara elektrifikasi kendaraan niaga secara keseluruhan, menurut Agus saat ini yang jadi perhatian adalah kesiapan pasar atau animo masih terbilang rendah.
Jadi masalah utama bukan terletak pada ketersediaan kendaraan. Karena pada dasarnya para manufaktur secara produk sudah siap, beda halnya dengan konsumen.
“Untuk niaga (pasarnya) belum terlalu matang,” tegas Agus.
Sekadar informasi pada gelaran GIIAS 2024 mendatangi salah satu truk listrik yang bakal dijual resmi di Indonesia adalah Mitsubishi Fuso eCanter.
Beberapa alasan merek tersebut mengulur waktu peluncuran adalah karena masih melalui proses studi alias POC (Proof of Concept) sehingga Fuso dapat melakukan penyesuaian apabila ada yang kurang cocok di mata konsumen.
Sama halnya dengan Mitsubishi L100 EV. Resmi dipasarkan di Indonesia pada gelaran IIMS 2024, model itu punya spesifikasi berbeda dari unit di Jepang seperti daya jelajah lebih jauh untuk mengakomodir kebutuhan perusahaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
07 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
01 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan