Pemkot Kendari Ingin Jadikan EV Sebagai Kendaraan Operasional ASN

Pemkot Kendari bakal jadikan mobil listrik sebagai kendaraan operasional para ASN karena dinilai murah

Pemkot Kendari Ingin Jadikan EV Sebagai Kendaraan Operasional ASN
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana menjadikan mobil listrik sebagai kendaraan operasional aparatur sipil negara (ASN). Kehadiran fasilitas tersebut dipercaya bisa menghemat anggaran.

Tak tanggung-tanggung, penghematan yang bisa didapat mencapai lebih dari 30 persen ketimbang kendaraan umum. Hal ini karena mobil tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak (BBM) sehingga operasional lebih terjangkau.

"Kami akan mencoba ke depannya menggunakan produk ini. Kami diskusikan dulu dengan Ibu Wali Kota," ungkap Sudirman, Wakil Wali Kota Kendari.

Menurutnya dengan penggunaan daya tersebut maka anggaran bisa lebih hemat. Demikian pula perawatan serta biaya operasional yang selama ini dialokasikan pemerintah daerah dapat ditekan.

Harga Mobil Listrik November 2025, Jaecoo J5 EV Rp 200 Jutaan
Photo : KatadataOTO

"Karena menggunakan listrik, mungkin bisa menghemat lebih dari 70 persen dari biaya yang dipakai untuk bahan bakar. Jadi cukup satu kali pengisian selama satu jam bisa dipakai satu minggu," ujarnya.

Ia mengatakan upaya tersebut sesuai dengan kondisi dan kebijakan pemerintah yang menghemat anggaran (efisiensi).

Sudirman mencontohkan selama ini biaya bahan bakar untuk ASN di Pemkot Kendari mencapai Rp 300 juta sampai Rp 500 juta dalam satu tahun. Namun, dengan produk kendaraan listrik itu, bisa memangkas biaya sebesar Rp 100 juta.

"Kalau sudah digunakan oleh pegawai dan ASN kami, bisa dicas di kantor," katanya lagi.

Perlu diketahui bahwa sejak 2022, pemerintah memang mengupayakan agar kendaraan dinas di berbagai lembaga beralih ke EV. Hal ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan di sektor otomotif khususnya elektrifikasi.

Salah satu provinsi yang sudah melakukannya adalah pemerintah provinsi Bali. Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menjadikan kendaraan listrik buat mobilitas mereka sehari-hari.

SAIC Minta Insentif PPN DTP Mobil Listrik Dilanjut ke Kemenperin
Photo : Istimewa

Mobil dibekali BYD Blade Battery (LFP) berkapasitas 82,56 kWh. Besarnya kapasitas itu cukup untuk membuat kendaraan mampu menempuh perjalanan hingga 580 km dalam satu kali pengisian daya.

Daya tersimpan dipakai guna menggerakkan motor listik yang sanggup melepas tenaga 532 hp dan torsi 670 Nm. Berkat itu maka mobil bisa melesat dari 0-100 km per jam dalam waktu 3,8 detik.


Terkini

mobil
Pengiriman Geely

Geely Berhasil Dapat Respon Positif di Awal 2026

Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2

mobil
Penjualan Mobil

Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI

Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini

motor
harga motor bebek

Harga Motor Bebek di Akhir Maret 2026, Supra dan Satria Stabil

Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol

mobil
Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Harga Rp 400 Jutaan

Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Calon Rival Honda Super One

Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One

otosport
MotoGP Amerika 2026

Link Live Streaming MotoGP Amerika 2026: Peluang Marquez Podium

Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan

news
arus balik

2,3 Juta Kendaraan Sudah Kembali Jakarta

2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan

news
Hindari Jam Rawan Macet Ini pada Arus Balik Lebaran 2025

One Way Lokal di Tol Trans Jawa Mulai Dilaksanakan Dari KM 132

One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi

mobil
Penjualan Mobil

Penjualan Mobil Februari 2026 Terdongkrak Permintaan Fleet

Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026