20 Merek Mobil Terlaris pada 2025, Toyota dan Daihatsu Teratas
11 Januari 2026, 13:00 WIB
Pemkot Kendari bakal jadikan mobil listrik sebagai kendaraan operasional para ASN karena dinilai murah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana menjadikan mobil listrik sebagai kendaraan operasional aparatur sipil negara (ASN). Kehadiran fasilitas tersebut dipercaya bisa menghemat anggaran.
Tak tanggung-tanggung, penghematan yang bisa didapat mencapai lebih dari 30 persen ketimbang kendaraan umum. Hal ini karena mobil tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak (BBM) sehingga operasional lebih terjangkau.
"Kami akan mencoba ke depannya menggunakan produk ini. Kami diskusikan dulu dengan Ibu Wali Kota," ungkap Sudirman, Wakil Wali Kota Kendari.
Menurutnya dengan penggunaan daya tersebut maka anggaran bisa lebih hemat. Demikian pula perawatan serta biaya operasional yang selama ini dialokasikan pemerintah daerah dapat ditekan.
"Karena menggunakan listrik, mungkin bisa menghemat lebih dari 70 persen dari biaya yang dipakai untuk bahan bakar. Jadi cukup satu kali pengisian selama satu jam bisa dipakai satu minggu," ujarnya.
Ia mengatakan upaya tersebut sesuai dengan kondisi dan kebijakan pemerintah yang menghemat anggaran (efisiensi).
Sudirman mencontohkan selama ini biaya bahan bakar untuk ASN di Pemkot Kendari mencapai Rp 300 juta sampai Rp 500 juta dalam satu tahun. Namun, dengan produk kendaraan listrik itu, bisa memangkas biaya sebesar Rp 100 juta.
"Kalau sudah digunakan oleh pegawai dan ASN kami, bisa dicas di kantor," katanya lagi.
Perlu diketahui bahwa sejak 2022, pemerintah memang mengupayakan agar kendaraan dinas di berbagai lembaga beralih ke EV. Hal ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan di sektor otomotif khususnya elektrifikasi.
Salah satu provinsi yang sudah melakukannya adalah pemerintah provinsi Bali. Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menjadikan kendaraan listrik buat mobilitas mereka sehari-hari.
Mobil dibekali BYD Blade Battery (LFP) berkapasitas 82,56 kWh. Besarnya kapasitas itu cukup untuk membuat kendaraan mampu menempuh perjalanan hingga 580 km dalam satu kali pengisian daya.
Daya tersimpan dipakai guna menggerakkan motor listik yang sanggup melepas tenaga 532 hp dan torsi 670 Nm. Berkat itu maka mobil bisa melesat dari 0-100 km per jam dalam waktu 3,8 detik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Januari 2026, 13:00 WIB
10 Januari 2026, 13:00 WIB
10 Januari 2026, 09:30 WIB
08 Januari 2026, 12:00 WIB
05 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
13 Januari 2026, 13:00 WIB
Sebuah Chery J6 mendapat modifikasi yang sederhana namun tetap fungsional, jadi bisa digunakan kemana saja
13 Januari 2026, 12:00 WIB
Bahlil optimis bisa mengurangi impor BBM khususnya solar setelah beroperasinya kilang baru di Balikpapan
13 Januari 2026, 11:00 WIB
Hyundai Staria Electric resmi meluncur dengan beragam keunggulan untuk pelanggan yang ingin kenyamanan lebih
13 Januari 2026, 10:00 WIB
Patut diketahui, harga mobil LCGC di awal tahun ini terpantau masih stabil dan tidak mengalami kenaikan
13 Januari 2026, 09:00 WIB
polisi diharapkan bisa melakukan tilang di tempat bagi pengendara yang merokok daripada mencabut SIM
13 Januari 2026, 08:00 WIB
BMW, Lexus dan Mercedes-Benz menempati tangga tiga besar mobil mewah dengan penjualan terbanyak di 2025
13 Januari 2026, 07:00 WIB
Meskipun belum ada pengumuman resmi, tenaga penjual sebut harga BYD Atto 1 bakal disesuaikan tanpa insentif
13 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemerintah gelar ganjil genap Jakarta pada puluhan jalan utama yang kerap jadi pusat kemacetan lalu lintas