Simak Tips Jitu Ikut Lelang Mobil, Wajib Tentukan Hal Ini
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Pemkot Kendari bakal jadikan mobil listrik sebagai kendaraan operasional para ASN karena dinilai murah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana menjadikan mobil listrik sebagai kendaraan operasional aparatur sipil negara (ASN). Kehadiran fasilitas tersebut dipercaya bisa menghemat anggaran.
Tak tanggung-tanggung, penghematan yang bisa didapat mencapai lebih dari 30 persen ketimbang kendaraan umum. Hal ini karena mobil tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak (BBM) sehingga operasional lebih terjangkau.
"Kami akan mencoba ke depannya menggunakan produk ini. Kami diskusikan dulu dengan Ibu Wali Kota," ungkap Sudirman, Wakil Wali Kota Kendari.
Menurutnya dengan penggunaan daya tersebut maka anggaran bisa lebih hemat. Demikian pula perawatan serta biaya operasional yang selama ini dialokasikan pemerintah daerah dapat ditekan.
"Karena menggunakan listrik, mungkin bisa menghemat lebih dari 70 persen dari biaya yang dipakai untuk bahan bakar. Jadi cukup satu kali pengisian selama satu jam bisa dipakai satu minggu," ujarnya.
Ia mengatakan upaya tersebut sesuai dengan kondisi dan kebijakan pemerintah yang menghemat anggaran (efisiensi).
Sudirman mencontohkan selama ini biaya bahan bakar untuk ASN di Pemkot Kendari mencapai Rp 300 juta sampai Rp 500 juta dalam satu tahun. Namun, dengan produk kendaraan listrik itu, bisa memangkas biaya sebesar Rp 100 juta.
"Kalau sudah digunakan oleh pegawai dan ASN kami, bisa dicas di kantor," katanya lagi.
Perlu diketahui bahwa sejak 2022, pemerintah memang mengupayakan agar kendaraan dinas di berbagai lembaga beralih ke EV. Hal ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan di sektor otomotif khususnya elektrifikasi.
Salah satu provinsi yang sudah melakukannya adalah pemerintah provinsi Bali. Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menjadikan kendaraan listrik buat mobilitas mereka sehari-hari.
Mobil dibekali BYD Blade Battery (LFP) berkapasitas 82,56 kWh. Besarnya kapasitas itu cukup untuk membuat kendaraan mampu menempuh perjalanan hingga 580 km dalam satu kali pengisian daya.
Daya tersimpan dipakai guna menggerakkan motor listik yang sanggup melepas tenaga 532 hp dan torsi 670 Nm. Berkat itu maka mobil bisa melesat dari 0-100 km per jam dalam waktu 3,8 detik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
23 Juli 2026, 09:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Terkini
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Meskipun penjualannya sudah terbilang baik, Gaikindo menilai insentif mobil hybrid masih tetap diperlukan
10 Agustus 2026, 08:31 WIB
DFSK E5 Plus Punya Tawaran Fitur dan Teknologi Yang Lengkap dan Siap Tantang SUV PHEV Sekelasnya di Tanah Air
10 Agustus 2026, 06:37 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas dari kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat hari ini
10 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa memecah kebuntuan khususnya di jam-jam sibuk Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta bisa menjadi solusi
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
Berlangsung sengit dan banyak pembalap gagal menaklukkan Sirkuit Silverstone, ini jalannya MotoGP Inggris 2026
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian mengunjungi booth Jetour di GIIAS 2026 untuk melihat berbagai inovasi
09 Agustus 2026, 16:33 WIB
Pameran otomotif GIIAS 2026 berhasil menarik perhatian dengan kehadiran sejumlah model dan merek baru