GAW 2026 Digelar Serentak di 10 Kota Demi Dongkrak Penjualan
22 September 2026, 20:01 WIB
Pemkot Kendari bakal jadikan mobil listrik sebagai kendaraan operasional para ASN karena dinilai murah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana menjadikan mobil listrik sebagai kendaraan operasional aparatur sipil negara (ASN). Kehadiran fasilitas tersebut dipercaya bisa menghemat anggaran.
Tak tanggung-tanggung, penghematan yang bisa didapat mencapai lebih dari 30 persen ketimbang kendaraan umum. Hal ini karena mobil tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak (BBM) sehingga operasional lebih terjangkau.
"Kami akan mencoba ke depannya menggunakan produk ini. Kami diskusikan dulu dengan Ibu Wali Kota," ungkap Sudirman, Wakil Wali Kota Kendari.
Menurutnya dengan penggunaan daya tersebut maka anggaran bisa lebih hemat. Demikian pula perawatan serta biaya operasional yang selama ini dialokasikan pemerintah daerah dapat ditekan.
"Karena menggunakan listrik, mungkin bisa menghemat lebih dari 70 persen dari biaya yang dipakai untuk bahan bakar. Jadi cukup satu kali pengisian selama satu jam bisa dipakai satu minggu," ujarnya.
Ia mengatakan upaya tersebut sesuai dengan kondisi dan kebijakan pemerintah yang menghemat anggaran (efisiensi).
Sudirman mencontohkan selama ini biaya bahan bakar untuk ASN di Pemkot Kendari mencapai Rp 300 juta sampai Rp 500 juta dalam satu tahun. Namun, dengan produk kendaraan listrik itu, bisa memangkas biaya sebesar Rp 100 juta.
"Kalau sudah digunakan oleh pegawai dan ASN kami, bisa dicas di kantor," katanya lagi.
Perlu diketahui bahwa sejak 2022, pemerintah memang mengupayakan agar kendaraan dinas di berbagai lembaga beralih ke EV. Hal ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan di sektor otomotif khususnya elektrifikasi.
Salah satu provinsi yang sudah melakukannya adalah pemerintah provinsi Bali. Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menjadikan kendaraan listrik buat mobilitas mereka sehari-hari.
Mobil dibekali BYD Blade Battery (LFP) berkapasitas 82,56 kWh. Besarnya kapasitas itu cukup untuk membuat kendaraan mampu menempuh perjalanan hingga 580 km dalam satu kali pengisian daya.
Daya tersimpan dipakai guna menggerakkan motor listik yang sanggup melepas tenaga 532 hp dan torsi 670 Nm. Berkat itu maka mobil bisa melesat dari 0-100 km per jam dalam waktu 3,8 detik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 20:01 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
08 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Terkini
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta di akhir pekan beroperasi di lima lokasi terbatas, layani perpanjangan masa berlaku kartu
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
AiMOGA Robotics dari Chery Group terus kembangkan teknologi robotika yang bisa membantu tugas manusia
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
Pada Oktober 2026 harga BBM di seluruh SPBU terpantau tak mengalami penyesuaian harga, sama seperti bulan lalu