Permintaan Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Dampak Perang Iran
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Maman Abdurrahman, Menteri UMKM menjelaskan bahwa para pengemudi Ojol tetap berhak menggunakan BBM Subsidi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Polemik BBM (Bahan Bakar Minyak) subsidi untuk para pengemudi Ojol (Ojok Online) tengah menjadi perbincangan. Namun sekarang pemerintah sudah menemukan titik terang.
Pasalnya mereka telah memasukan para pelaku ojek daring dalam kategori UMKM (Usaha, Kecil dan Menengah) ke depan.
“UMKM adalah sektor yang tetap mendapatkan subsidi BBM,” ujar Maman Abdurrahman, Menteri UMKM di Antara, Jumat (6/12).
Keputusan di atas terbentuk usai mereka melakukan rapat koordinasi dengan Tim Satgas Subsidi BBM yang digelar beberapa waktu lalu.
Dalam rapat tersebut mereka turut mengusulkan UMKM mendapatkan alokasi Pertalite. Jadi penggunaannya lebih tepat sasaran lagi.
Maman pun menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan pertemuan dengan perwakilan mitra Ojol. Hal itu demi membahas isu pencabutan BBM subsidi.
Dia menambahkan bahwa untuk para pelaku ojek pangkalan, mereka berencana mengkaji lebih lanjut dengan sejumlah para pemangku kebijakan.
“Kita akan amankan terlebih dahulu, itu semua nanti bakal kami bahas,” lanjut Maman.
Sebelumnya kepastian Ojol berhak membeli BBM subsidi sudah sempat dibocorkan oleh Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral).
Bahlil mengungkapkan bahwa para pengemudi ojek daring bakal tetap mendapatkan subsidi BBM, dengan menggunakan skema UMKM.
“Ojol itu akan masuk dalam kategori UMKM,” tegas Bahlil.
Ia menuturkan bahwa mereka tengah melakukan kajian buat membedakan kendaraan milik Ojol dan yang bukan. Jadi dapat dimanfaatkan bagi pihak-pihak berhak menerima.
Apalagi sebelumnya skema subsidi BBM untuk transportasi disalurkan bagi kendaraan berpelat nomor kuning atau transportasi publik.
Sekadar informasi, beberapa waktu lalu Bahlil menjelaskan bahwa formulasi subsidi yang sedang disiapkan pihak ESDM bertujuan menciptakan distribusi insentif adil bagi semua kalangan masyarakat.
Formulasi penyaluran subsidi BBM itu menurut dia sudah dilaporkan ke Presiden RI Prabowo Subianto dan tengah menunggu data penerima dari BPS (Badan Pusat Statistik).
“Saya sudah laporan, kita tinggal tunggu datanya buat penerima dari keluarga, itu akan dikerjakan oleh BPS. Sebentar lagi,” kata Bahlil.
Patut diketahui, pemberian subsidi BBM untuk UMKM melalui insentif atau pengurangan harga barang. Jadi bukan mengandalkan BLT (Bantuan Langsung Tunai).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 11:00 WIB
04 Maret 2026, 15:00 WIB
01 Maret 2026, 18:00 WIB
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini