Kepolisian Siapkan Strategi Baru Atasi Kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Korlantas Polri telah memetakan sejumlah titik-titik rawan macet saat libur Nataru untuk dilakukan antisipasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan segera datang. Sejumlah pihak pun tengah melakukan persiapan agar perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar dan aman.
Seperti yang sedang diusahakan oleh Korlantas (Korps Lalu Lintas) Polri. Mereka telah memetakan titik-titik rawan macet di jalan tol.
“Ada beberapa penyempitan di Tol Jakarta-Cikampek, itu di KM 46 sampai 60. Kemudian 60 hingga 72, di situ didapatkan VC Ratio (Rasio kapasitas volume) yang tidak moderat, kalau kita tidak lakukan intervensi akan terjadi perlambatan dan sampai pada kemacetan,” ujar Irjen Pol Aan Suhanan, Kakorlantas Polri di akun YouTube Komisi III DPR RI.
Aan menambahkan bahwa pihaknya berencana membuat sejumlah rekayasa lalu lintas di sana seperti Contraflow, pembatasan angkutan barang sampai One Way.
Sehingga diharapkan potensi-potensi penumpukan kendaraan bisa diminimalisir. Jadi perjalanan masyarakat lebih lancar.
Kemudian Aan menuturkan bahwa ada sejumlah lokasi krusial di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Ambil contoh di KM 25 yang perlu diantisipasi karena terdapat pertemuan dengan Tol JORR CImanggis-Cibitung maupun Cilincing-Cibitung.
“Lalu di KM 47-48 pertemuan dari MBZ dengan regular yang ada di bawah sehingga terjadi Bottleneck di sana. Kita akan melakukan rekayasa di titik tersebut,” lanjut Aan.
Kepadatan di Rest Area juga menjadi perhatian Korlantas Polri. Sebab kerap kali menimbulkan kemacetan saat libur Nataru.
“Selanjutnya di Tol Trans Jawa Cipali-Surabaya juga ada beberapa yang harus jadi perhatian, di KM 72 kemudian di Batang. Kalau tidak kami antisipasi bisa menimbulkan perlambatan serta kemacetan,” sambung dia.
Kakorlantas turut menjelaskan bahwa sejumlah ruas jalan bebas hambatan seperti di Tol Bali, Medan serta Purbaleunyi juga telah dimitigasi titik-titik rawan kemacetan maupun kecelakaan saat libur Nataru nanti.
Sebelumnya Aan mengungkapkan bahwa Korlantas Polri memprediksi akan ada pergerakan masyarakat sampai 110,6 juta ketika perayaan natal dan tahun baru 2025.
Angka di atas merupakan hasil survei yang dilakukan oleh badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Tahun Baru 2024-2025.
“Artinya terjadi peningkatan sebesar 2,8 persen dibandingkan libur Nataru sebelumnya,” Aan menuturkan.
Dari jumlah tersebut diperkirakan masyarakat yang melakukan pergerakan antar provinsi adalah 19,84 persen. Sementara mobilitas di dalam provinsi sebesar 19,46 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 08:00 WIB
30 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 08:00 WIB
23 Desember 2025, 19:00 WIB
22 Desember 2025, 18:29 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit