Kerap Macet, Jalur Puncak Jadi Perhatian Kapolda Jabar di Libur Nataru
10 Desember 2025, 08:00 WIB
Korlantas Polri telah memetakan sejumlah titik-titik rawan macet saat libur Nataru untuk dilakukan antisipasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan segera datang. Sejumlah pihak pun tengah melakukan persiapan agar perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar dan aman.
Seperti yang sedang diusahakan oleh Korlantas (Korps Lalu Lintas) Polri. Mereka telah memetakan titik-titik rawan macet di jalan tol.
“Ada beberapa penyempitan di Tol Jakarta-Cikampek, itu di KM 46 sampai 60. Kemudian 60 hingga 72, di situ didapatkan VC Ratio (Rasio kapasitas volume) yang tidak moderat, kalau kita tidak lakukan intervensi akan terjadi perlambatan dan sampai pada kemacetan,” ujar Irjen Pol Aan Suhanan, Kakorlantas Polri di akun YouTube Komisi III DPR RI.
Aan menambahkan bahwa pihaknya berencana membuat sejumlah rekayasa lalu lintas di sana seperti Contraflow, pembatasan angkutan barang sampai One Way.
Sehingga diharapkan potensi-potensi penumpukan kendaraan bisa diminimalisir. Jadi perjalanan masyarakat lebih lancar.
Kemudian Aan menuturkan bahwa ada sejumlah lokasi krusial di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Ambil contoh di KM 25 yang perlu diantisipasi karena terdapat pertemuan dengan Tol JORR CImanggis-Cibitung maupun Cilincing-Cibitung.
“Lalu di KM 47-48 pertemuan dari MBZ dengan regular yang ada di bawah sehingga terjadi Bottleneck di sana. Kita akan melakukan rekayasa di titik tersebut,” lanjut Aan.
Kepadatan di Rest Area juga menjadi perhatian Korlantas Polri. Sebab kerap kali menimbulkan kemacetan saat libur Nataru.
“Selanjutnya di Tol Trans Jawa Cipali-Surabaya juga ada beberapa yang harus jadi perhatian, di KM 72 kemudian di Batang. Kalau tidak kami antisipasi bisa menimbulkan perlambatan serta kemacetan,” sambung dia.
Kakorlantas turut menjelaskan bahwa sejumlah ruas jalan bebas hambatan seperti di Tol Bali, Medan serta Purbaleunyi juga telah dimitigasi titik-titik rawan kemacetan maupun kecelakaan saat libur Nataru nanti.
Sebelumnya Aan mengungkapkan bahwa Korlantas Polri memprediksi akan ada pergerakan masyarakat sampai 110,6 juta ketika perayaan natal dan tahun baru 2025.
Angka di atas merupakan hasil survei yang dilakukan oleh badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Tahun Baru 2024-2025.
“Artinya terjadi peningkatan sebesar 2,8 persen dibandingkan libur Nataru sebelumnya,” Aan menuturkan.
Dari jumlah tersebut diperkirakan masyarakat yang melakukan pergerakan antar provinsi adalah 19,84 persen. Sementara mobilitas di dalam provinsi sebesar 19,46 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 07:00 WIB
06 Desember 2025, 17:00 WIB
05 Desember 2025, 08:00 WIB
30 November 2025, 17:00 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 21:00 WIB
Mitsubishi Fuso menyalurkan bantuan ke korban banjir Sumatera, seperti bahan makanan siap santap dan service
10 Desember 2025, 20:00 WIB
BYD harus merakit lokal setidaknya 60 ribu unit kendaraan di 2026 setelah insentif EV impor berakhir
10 Desember 2025, 19:00 WIB
Diler BMW Mini Bekasi berada di bawah naungan Tunas Group, turut sediakan area untuk perbaikan kendaraan
10 Desember 2025, 18:00 WIB
Piaggio Liberty S mendapat sentuhan baru jelang akhir 2025, motor ini mendapat banyak pembaruan selain desain
10 Desember 2025, 17:00 WIB
Max Verstappen berhasil memenangkan balapan di GP Abu Dhabi meskipun harus rela kehilangan gelar juara dunia
10 Desember 2025, 16:00 WIB
Isuzu Indonesia mengalami kenaikan pangsa pasar mereka sudah mencapai 28.6 persen hingga Oktober 2025
10 Desember 2025, 15:00 WIB
Seorang konsumen loyal Mitsubishi Fuso di Surabaya resmi menerima 10 unit Fighter X FM65F TH 4x2 hari ini
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Di penghujung tahun harga mobil listrik masih terbilang stabil, ada Changan Lumin mulai Rp 100 jutaan