Nilai Transaksi PEVS 2025 Diklaim Tembus Rp 900 Miliar

Selama lima hari pameran PEVS 2025 digelar, disebutkan nilai transaksinya mencapai Rp 900 miliar lebih

Nilai Transaksi PEVS 2025 Diklaim Tembus Rp 900 Miliar

KatadataOTO – Ajang PEVS 2025 telah resmi ditutup kemarin (03/05) dengan sejumlah catatan. Pameran kendaraan listrik tersebut mengklaim telah melampaui target.

Sebelum acara berlangsung, dikatakan bahwa target transaksi PEVS 2025 sebesar Rp 400 miliar. Angka itu tidak berubah dari pencapaian tahun lalu, mengingat kondisi perekonomian Indonesia.

Namun pada perhelatan kali ini, PEVS 2025 justru meraih transaksi dua kali lipat lebih. Nominal itu masih bisa bertambah, dikarenakan pameran masih berlangsung pada hari ini (04/05).

“Sebagai ajang transaksi, ada kenaikan yang tadinya target kami di atas Rp 400 miliar. Tapi alhamdulillah sekarang ini sudah Rp 912 miliar,” ucap Moeldoko, Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) di JIExpo, Kemayoran.

PEVS 2025
Photo : KatadataOTO

Ia menjelaskan bahwa selama acara berlangsung, lebih dari 183 brand diperkenalkan. Mulai kendaraan roda dua, tiga hingga bus dan ekosistem pendukung.

Kedatangan brand-brand baru, diyakini membuat jumlah pengunjung mengalami peningkatan sebanyak 2.5 persen. Sayang tidak dijelaskan secara terperinci.

PEVS 2025 sendiri bukan hanya ajang memamerkan kendaraan listrik terbaru di Tanah Air. Namun berikut edukasi bagi para pengunjung.

“Kami mengadakan 15 kali seminar dan berbagai pertemuan lain. Di sini juga ada penandatanganan nota kesepahaman strategis dari Tiongkok, Jepang dan Asia,” jelas Moeldoko kemudian.

Lebih jauh berbicara mengenai pencapaian PEVS 2025, transaksi masih mendominasi pada segmen kendaraan kendaraan penumpang.

Kolaborasi dengan Asia Bike Jakarta (ABJ) juga turut andil membawa peningkatan pencapaian pameran.

PEVS 2025
Photo : Istimewa

“Walaupun market yang tidak sedang baik-baik saja, tapi bisa kami katakan penyelenggaraan pameran sejauh ini berhasil. Karena ada kenaikan pengunjung dan transaksi sementara,” ucap Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo di tempat sama.

Kesuksesan PEVS 2025 juga didukung sejumlah program nan menarik masyarakat. Adapun kegiatannya antara lain meliputi EV Test Drive, EV Test Ride & Bike, KOSMIK, PEVS Push Bike Race, PEV Indonesia, Auction, Rusty Project, Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi 10 November, Politeknik Negeri Jakarta, IAM EV Fest, TimePitstop, MISS PEVS dan Exclusive Buyer Gathering.

PEVS 2025 masih berlangsung hingga pukul 20.00 WIB hari ini. Untuk masuk ke dalam pameran dibutuhkan tiket yang dibanderol Rp 50 ribu.


Terkini

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV

modifikasi
Motor Matic

Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026

Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat