Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Setelah beberapa kali dipamerkan bahkan masuk sirkuit Suzuka, Jepang, Motor Listrik Kawasaki siap meluncur
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Kawasaki nampaknya sudah semakin siap untuk meluncurkan produk ramah lingkungan. Motor listrik Kawasaki akan datang dengan bentuk Ninja (fairing) dan Z (naked).
Brand asal Jepang sudah menampilkan calon produk terbarunya dalam beberapa kesempatan. Mulai dari ajang Suzuka 8 Hour pada Agustus, Intermot bahkan sampai di EICMA 2022.
Berangkat dari beberapa pameran di atas, merek yang identik warna hijau tersebut menyatakan peluncuran adalah tahun ini.
Dikutip dari RideApart bahwa Kawasaki telah mendaftarkan unit motor listriknya ke pemerintah Australia. Mereka melakukan homologasi dengan nama resmi Ninja e-1 dan Z e-1.
Pengajuan unit sendiri dikatakan telah dikabulkan dan berlaku sejak 31 Juli 2023 hingga 30 Juli 2030 untuk Kawasaki Heavy Industries Limited.
Sebagai informasi model yang diajukan berkode NX011A dan NR011A. Model pertama tersebut adalah untuk Ninja e-1 sedangkan NR011A sebagai Z e-1.
Dari dokumen persetujuan dilampirkan beberapa dokumen meliputi foto produk. Dua motor listrik Kawasaki bisa dilihat detilnya.
Ditulis bahwa motor listrik Kawasaki mampu mengeluarkan daya maksimal 9 kilowatt atau sekitar 12 hp. Tenaga dihasilkan bahkan lebih kecil dari Honda Vario 160 yang diklaim bisa menyemburkan 14 hp.
Kendaraan ramah lingkungan mereka dikembangkan sebagai komuter. Sehingga dengan alasan tersebut motor dibuat tidak terlalu kencang.
Meskipun kuda besi mengusung nama Ninja dan Z yang populer di dunia karena memiliki daya besar.
Jarak sumbu roda Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-01 disebutkan mencapai 1.370 mm. Bobot unit diklaim 139 kilogram untuk Z e-1 dan 140 kilogram pada Ninja e-1.
Menyoal baterai bahwa motor listrik Kawasaki akan mengadopsi baterai jenis swap. Harapannya para pengguna tidak repot mengisi daya terlalu lama.
Beruntung infrastruktur kendaraan listrik di Jepang sudah cukup mumpuni. Berbeda dengan Indonesia yang masih kesulitan menemukan tempat penukaran.
Bahkan di Tanah Air jenis baterai yang digunakan produsen motor listrik masih berbeda satu sama lain. Sehingga semakin menyulitkan perkembangan populasi kendaraan ramah lingkungan di sini.
Di Jepang sendiri Honda, Kawasaki, Suzuki dan Yamaha membuat usaha patungan bernama Gachaco. Perusahaan tersebut fokus dalam mengembangkan baterai khusus empat merek besar di atas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
31 Desember 2025, 11:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV