Purbaya Sebut Insentif Motor Listrik Akan Berjalan Bulan Depan
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Setelah beberapa kali dipamerkan bahkan masuk sirkuit Suzuka, Jepang, Motor Listrik Kawasaki siap meluncur
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Kawasaki nampaknya sudah semakin siap untuk meluncurkan produk ramah lingkungan. Motor listrik Kawasaki akan datang dengan bentuk Ninja (fairing) dan Z (naked).
Brand asal Jepang sudah menampilkan calon produk terbarunya dalam beberapa kesempatan. Mulai dari ajang Suzuka 8 Hour pada Agustus, Intermot bahkan sampai di EICMA 2022.
Berangkat dari beberapa pameran di atas, merek yang identik warna hijau tersebut menyatakan peluncuran adalah tahun ini.
Dikutip dari RideApart bahwa Kawasaki telah mendaftarkan unit motor listriknya ke pemerintah Australia. Mereka melakukan homologasi dengan nama resmi Ninja e-1 dan Z e-1.
Pengajuan unit sendiri dikatakan telah dikabulkan dan berlaku sejak 31 Juli 2023 hingga 30 Juli 2030 untuk Kawasaki Heavy Industries Limited.
Sebagai informasi model yang diajukan berkode NX011A dan NR011A. Model pertama tersebut adalah untuk Ninja e-1 sedangkan NR011A sebagai Z e-1.
Dari dokumen persetujuan dilampirkan beberapa dokumen meliputi foto produk. Dua motor listrik Kawasaki bisa dilihat detilnya.
Ditulis bahwa motor listrik Kawasaki mampu mengeluarkan daya maksimal 9 kilowatt atau sekitar 12 hp. Tenaga dihasilkan bahkan lebih kecil dari Honda Vario 160 yang diklaim bisa menyemburkan 14 hp.
Kendaraan ramah lingkungan mereka dikembangkan sebagai komuter. Sehingga dengan alasan tersebut motor dibuat tidak terlalu kencang.
Meskipun kuda besi mengusung nama Ninja dan Z yang populer di dunia karena memiliki daya besar.
Jarak sumbu roda Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-01 disebutkan mencapai 1.370 mm. Bobot unit diklaim 139 kilogram untuk Z e-1 dan 140 kilogram pada Ninja e-1.
Menyoal baterai bahwa motor listrik Kawasaki akan mengadopsi baterai jenis swap. Harapannya para pengguna tidak repot mengisi daya terlalu lama.
Beruntung infrastruktur kendaraan listrik di Jepang sudah cukup mumpuni. Berbeda dengan Indonesia yang masih kesulitan menemukan tempat penukaran.
Bahkan di Tanah Air jenis baterai yang digunakan produsen motor listrik masih berbeda satu sama lain. Sehingga semakin menyulitkan perkembangan populasi kendaraan ramah lingkungan di sini.
Di Jepang sendiri Honda, Kawasaki, Suzuki dan Yamaha membuat usaha patungan bernama Gachaco. Perusahaan tersebut fokus dalam mengembangkan baterai khusus empat merek besar di atas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya