Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Setelah beberapa kali dipamerkan bahkan masuk sirkuit Suzuka, Jepang, Motor Listrik Kawasaki siap meluncur
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Kawasaki nampaknya sudah semakin siap untuk meluncurkan produk ramah lingkungan. Motor listrik Kawasaki akan datang dengan bentuk Ninja (fairing) dan Z (naked).
Brand asal Jepang sudah menampilkan calon produk terbarunya dalam beberapa kesempatan. Mulai dari ajang Suzuka 8 Hour pada Agustus, Intermot bahkan sampai di EICMA 2022.
Berangkat dari beberapa pameran di atas, merek yang identik warna hijau tersebut menyatakan peluncuran adalah tahun ini.
Dikutip dari RideApart bahwa Kawasaki telah mendaftarkan unit motor listriknya ke pemerintah Australia. Mereka melakukan homologasi dengan nama resmi Ninja e-1 dan Z e-1.
Pengajuan unit sendiri dikatakan telah dikabulkan dan berlaku sejak 31 Juli 2023 hingga 30 Juli 2030 untuk Kawasaki Heavy Industries Limited.
Sebagai informasi model yang diajukan berkode NX011A dan NR011A. Model pertama tersebut adalah untuk Ninja e-1 sedangkan NR011A sebagai Z e-1.
Dari dokumen persetujuan dilampirkan beberapa dokumen meliputi foto produk. Dua motor listrik Kawasaki bisa dilihat detilnya.
Ditulis bahwa motor listrik Kawasaki mampu mengeluarkan daya maksimal 9 kilowatt atau sekitar 12 hp. Tenaga dihasilkan bahkan lebih kecil dari Honda Vario 160 yang diklaim bisa menyemburkan 14 hp.
Kendaraan ramah lingkungan mereka dikembangkan sebagai komuter. Sehingga dengan alasan tersebut motor dibuat tidak terlalu kencang.
Meskipun kuda besi mengusung nama Ninja dan Z yang populer di dunia karena memiliki daya besar.
Jarak sumbu roda Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-01 disebutkan mencapai 1.370 mm. Bobot unit diklaim 139 kilogram untuk Z e-1 dan 140 kilogram pada Ninja e-1.
Menyoal baterai bahwa motor listrik Kawasaki akan mengadopsi baterai jenis swap. Harapannya para pengguna tidak repot mengisi daya terlalu lama.
Beruntung infrastruktur kendaraan listrik di Jepang sudah cukup mumpuni. Berbeda dengan Indonesia yang masih kesulitan menemukan tempat penukaran.
Bahkan di Tanah Air jenis baterai yang digunakan produsen motor listrik masih berbeda satu sama lain. Sehingga semakin menyulitkan perkembangan populasi kendaraan ramah lingkungan di sini.
Di Jepang sendiri Honda, Kawasaki, Suzuki dan Yamaha membuat usaha patungan bernama Gachaco. Perusahaan tersebut fokus dalam mengembangkan baterai khusus empat merek besar di atas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 11:31 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
27 April 2026, 13:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona