Purbaya Sebut Insentif Motor Listrik Akan Berjalan Bulan Depan
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Platform jual beli Momotor menemukan saat ini masyarakat masih banyak ragu dalam membeli motor listrik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Motor listrik jadi salah satu alternatif harga terjangkau untuk masyarakat jika ingin beralih dari kendaraan konvensional. Beberapa bahkan sudah mendapatkan subisidi pemerintah berupa potongan harga Rp7 juta.
Hanya saja potongan harga tersebut memang masih terbatas pada sejumlah model saja. Karena ada persyaratan tertentu misalnya pemenuhan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen.
Aturan itu belakangan juga dibuat lebih fleksibel agar dapat menjangkau lebih banyak lapisan konsumen. Diskon berlaku untuk setiap satu NIK KTP.
Fleksibilitas tidak kemudian membuat masyarakat berbondong-bondong beralih. Platform jual beli kendaraan roda dua Momotor mengatakan bahwa masyarakat masih ada keraguan menggunakan motor ramah lingkungan.
Erwin Kartawinata, Head of Digital Business Adira Finance mengatakan bahwa saat ini pengguna motor listrik umumnya melakukan pembelian motor kedua atau ketiga alias bukan untuk motor pertama.
“Jadi memang mereka ingin merasakan experience baru. Nah bagi mereka yang hanya punya satu motor lebih banyak didorong ke trade in atau tukar tambah,” ujar Edwin kepada media beberapa waktu lalu.
Banyak juga masih memiliki keraguan terhadap motor listrik, terkhusus untuk keawetan baterai dan jarak tempuh.
Bicara pasar motor listrik menurut Edwin karakter pembeli lebih ke ‘coba-coba’ dan bukan untuk moda transportasi utama seperti mobilitas kerja antar kota.
“Terus terang market-nya motor listrik memang bukan untuk transportasi seperti yang kerja di Jakarta tapi rumah di Bogor. Saat ini kecil sekali persentasenya,” lanjut Edwin.
Sedangkan bagi mereka yang tinggal di kota besar terkhusus Jakarta kebanyakan pembeli hanya ingin mencoba hal baru dan bukan untuk sarana mobilitas utama.
“Persentasenya adalah orang ingin mencoba motor listrik, lebih banyak di tempat kami,” tegas dia.
Namun ia belum bisa menyimpulkan jika harga menjadi pertimbangan konsumen. Menurut Edwin setiap segmen motor listrik punya pasar berbeda dan harga bervariasi.
“Kita belum melakukan survey, tapi kalau kita lihat motor listrik kisaran dari belasan juta sampai seperti Alva (harga) di kepala 3 dan 4 (mulai dari Rp30 jutaan-Rp40 jutaan). Ada segmennya masing-masing, tapi kalau seperti Alva di 6 bulan terakhir penjualannya masuk tiga besar (di Momotor),” ucapnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen