Ganjil Genap Jakarta 2 Januari 2026, Pertama di Tahun Ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diselenggarakan sebanyak dua kali dalam sehari guna mengatasi kemacetan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Ganjil genap Jakarta kembali diselenggarakan oleh pemerintah DKI dan Polda Metro Jaya sebanyak dua kali dalam satu hari. Langkah ini diambil guna mengendalikan kepadatan lalu lintas yang telah menjadi masalah di ibu kota.
Pasalnya para pengendara tidak bisa lagi menggunakan kendaraannya sembarangan dan harus menyesuaikan antara pelat nomor dengan tanggal. Sehingga jumlah mobil yang beroperasi di jalanan bisa berkurang.
Hari ini, Rabu (14/06) adalah giliran mobil berpelat genap untuk melintas di sejumlah jalan utama. Sedangkan pemiliki kendaraan bernomor polisi ganjil diharapkan menunggu kebijakan selesai dan tidak melakukan pelanggaran.
Perlu diingat bahwa ganjil genap Jakarta berlaku pada pagi dan sore hari. Dipilihnya waktu tersebut karena dianggap sebagai jam sibuk sehingga perlu mendapat penanganan khusus dari petugas.
Tetapi bagi pengguna mobil listrik maka aturan tersebut tidaklah berpengaruh. Pasalnya mereka termasuk ke kendaraan yang dikecualikan dari kebijakan ganjil genap Jakarta.
Perlu diingat bahwa Polda Metro Jaya sudah memberi kewenangan kepada petugas di lapangan untuk melakukan tilang manual. Dengan demikian diharapkan masyarakat akan lebih waspada dalam berkendara.
Tak hanya itu, agar pengawasan lebih optimal maka mereka juga sudah melengkapi diri dengan beberapa teknologi terkini. Mulai dari ETLE Statis hingga Mobile.
Bila tetap nekat maka sanksi berupa denda sebesar Rp500.000 sudah menanti. Aturan ini sesuai pasal 287 UU Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Pihak kepolisian menggelar contraflow di tol dalam kota berlaku mulai km 0+200 (Cawang) sampai km 7+200 (Semanggi) pukul 06.00 hingga jam 10.00 WIB.
Ada pula penutupan U Turn di beberapa lokasi karena menyebabkan arus lalu lintas melambat. Pemerintah DKI Jakarta pun sedang membangun jalan tembus di sejumlah titik agar masyarakat memiliki rute alternatif dan kepadatan berkurang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 06:00 WIB
31 Desember 2025, 06:00 WIB
30 Desember 2025, 06:00 WIB
29 Desember 2025, 06:00 WIB
24 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Penjualan mobil dan adopsi NEV didorong melalui pemberian subsidi tukar tambah, berikut skema insentifnya
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Dikta Wicaksono memiliki koleksi kendaraan yang cukup menarik digarasinya mulai dari mobil hingga motor klasik
03 Januari 2026, 15:00 WIB
TAM memutuskan mempertahankan harga Toyota Veloz Hybrid agar konsumen semakin tertarik membeli produk mereka
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Setidaknya penundaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB mampu memberikan dampak positif bagi pasar motor baru
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik BYD di 2025 mencapai 2,26 juta unit lampaui Tesla yang hanya mampu melepas 1,64 juta unit
03 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Pajero generasi terbaru diyakini jadi bagian dari line up produk anyar pabrikan Jepang itu di 2026
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko