Kia Belum Minat Produksi Lokal karena Regulasi Belum Jelas

Regulasi pemerintah diklaim kerap berubah, Kia belum minat produksi lokal lini kendaraannya di Indonesia

Kia Belum Minat Produksi Lokal karena Regulasi Belum Jelas
Serafina Ophelia

KatadataOTO – PT KIA (Kreta Indo Artha) baru-baru ini menghadirkan Carnival Facelift sebagai versi penyegaran generasi keempat model tersebut. Sekarang unitnya masih berstatus CBU (Completely Built Up), impor utuh dari Korea Selatan.

Lini Kia lain seperti model elektrifikasi EV6 dan EV9 juga masih diimpor. Hingga saat ini Kia belum minat produksi lokal karena beberapa alasan termasuk regulasi pemerintah yang dianggap masih kerap berubah. 

Ario Soerjo, Marketing & Development Division Head PT KIA mencontohkan kebijakan subsidi mobil listrik. Awalnya berlaku buat unit yang dirakit lokal, kemudian juga bisa dinikmati model impor asal manufaktur komitmen mendirikan fasilitas di dalam negeri.

Ia menegaskan sejak awal bergabugn Indomobil, Kia sudah menyiapkan sejumlah rencana perakitan lokal. Tapi ada beberapa hal terhambat sehingga lini mobilnya belum berstatus CKD (Completely Knocked Down).

Kia EV9 diantar ke konsumen mulai November 2023
Photo : TrenOto

Ketika ditanya soal pemanfaatan insentif PPnBM DTP (Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggup Pemerintah) ia menegaskan perlu ada realisasi.

“Balik lagi semua kan mau memanfaatkan itu. Ujungnya adalah realisasi, Kia mau memanfaatkan tapi kalau tidak ada yang dikerjakan ya percuma,” ucap Ario di Jakarta Selatan, Rabu (29/5).

Kemudian perlu diketahui Kia sendiri berada dalam satu grup dengan HMG (Hyundai Motor Group) di negara asalnya. Sehingga keputusan rakit lokal, pemilihan fasilitas sampai model yang akan CKD harus melalui proses panjang.

Selain itu Ario mengatakan baterai mobil listrik jadi salah satu komponen penting yang harganya tinggi. Apabila pakai buatan lokal tentu dapat membantu Kia menikmati kebijakan subsidi, karena TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) cepat terpenuhi.

“Semua proses. Yang pasti Hyundai punya pabrik baterai, secara bisnis sudah mengunjungkan untuk kita sebagai pemakai baterainya,” kata Ario.

Sebagai informasi Kia saat ini sudah menjual model elektrifikasi buat pasar Indonesia yakni EV6 dan EV9 termasuk varian performa GT Line. Harga mulai Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,9 miliar.

Kia EV6 GT Line Inden sampai Agustus 2023
Photo : Istimewa

Kehadiran EV3 jadi satu hal yang menarik karena berpotensi jadi mobil listrik Kia pertama dengan banderol di bawah Rp 1 miliar, meski tetap belum bisa disebut sebagai model entry level.

Karena bicara harga Kia EV3 kemungkinan masih ada di kisaran Rp 500 jutaan. PT Kia berminat untuk menghadirkan calon pesaing MG 4 EV dan BYD Atto 3 ini pada 2025.


Terkini

mobil
Chery Pastikan Freelander Masuk Indonesia Tahun Depan

Bos Chery Pastikan Freelander Masuk Indonesia Tahun Depan

Freelander, submerek SUV premium dari Chery Group akan hadir sebagai merek independen di Indonesia pada 2027

news
Rekayasa lalu lintas

Cek Rekayasa Lalu Lintas Hari Ini, Ada Demo di Monas dan Istana

Polda Metro Jaya menggelar rekayasa lalu lintas agar perjalanan warga tidak terganggu selama demo hari ini

otosport
Kiandra Ramdhipa

Ramadhipa Akui Podium di Misano Jadi Kado Manis di Akhir Musim

Kiandra Ramadhipa berhasil mengharumkan Indonesia di putaran final FIM Moto3 Junior World Championship 2026,

mobil
Wuling Eksion

Wuling Eksion Ada Fitur Mode Berkendara Sesuai Karakter Pengemudi

Wuling Eksion sebagai SUV 7 seater sudah dibekali fitur-fitur yang bisa menyesuaikan kebiasaan para pengemudi

otosport
MotoGP Australia 2026

Jadwal MotoGP Australia 2026: Martin dan Marquez Making Tegang

Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026

news
AiMOGA

Chery International User Summit Jadi Panggung AiMOGA Mendunia

AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak

mobil
Changan Deepal S05

Babak Baru Changan di Indonesia, Fokus Kenyamanan Konsumen

Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler

mobil
100 Unit MG ZS Hybrid+ Diserahkan ke Konsumen

100 Unit MG ZS Hybrid+ Diserahkan ke Konsumen

Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit