Umumkan Harga Resmi, All New Kia Seltos Tantang Mitsubishi XForce
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
Regulasi pemerintah diklaim kerap berubah, Kia belum minat produksi lokal lini kendaraannya di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT KIA (Kreta Indo Artha) baru-baru ini menghadirkan Carnival Facelift sebagai versi penyegaran generasi keempat model tersebut. Sekarang unitnya masih berstatus CBU (Completely Built Up), impor utuh dari Korea Selatan.
Lini Kia lain seperti model elektrifikasi EV6 dan EV9 juga masih diimpor. Hingga saat ini Kia belum minat produksi lokal karena beberapa alasan termasuk regulasi pemerintah yang dianggap masih kerap berubah.
Ario Soerjo, Marketing & Development Division Head PT KIA mencontohkan kebijakan subsidi mobil listrik. Awalnya berlaku buat unit yang dirakit lokal, kemudian juga bisa dinikmati model impor asal manufaktur komitmen mendirikan fasilitas di dalam negeri.
Ia menegaskan sejak awal bergabugn Indomobil, Kia sudah menyiapkan sejumlah rencana perakitan lokal. Tapi ada beberapa hal terhambat sehingga lini mobilnya belum berstatus CKD (Completely Knocked Down).
Ketika ditanya soal pemanfaatan insentif PPnBM DTP (Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggup Pemerintah) ia menegaskan perlu ada realisasi.
“Balik lagi semua kan mau memanfaatkan itu. Ujungnya adalah realisasi, Kia mau memanfaatkan tapi kalau tidak ada yang dikerjakan ya percuma,” ucap Ario di Jakarta Selatan, Rabu (29/5).
Kemudian perlu diketahui Kia sendiri berada dalam satu grup dengan HMG (Hyundai Motor Group) di negara asalnya. Sehingga keputusan rakit lokal, pemilihan fasilitas sampai model yang akan CKD harus melalui proses panjang.
Selain itu Ario mengatakan baterai mobil listrik jadi salah satu komponen penting yang harganya tinggi. Apabila pakai buatan lokal tentu dapat membantu Kia menikmati kebijakan subsidi, karena TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) cepat terpenuhi.
“Semua proses. Yang pasti Hyundai punya pabrik baterai, secara bisnis sudah mengunjungkan untuk kita sebagai pemakai baterainya,” kata Ario.
Sebagai informasi Kia saat ini sudah menjual model elektrifikasi buat pasar Indonesia yakni EV6 dan EV9 termasuk varian performa GT Line. Harga mulai Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,9 miliar.
Kehadiran EV3 jadi satu hal yang menarik karena berpotensi jadi mobil listrik Kia pertama dengan banderol di bawah Rp 1 miliar, meski tetap belum bisa disebut sebagai model entry level.
Karena bicara harga Kia EV3 kemungkinan masih ada di kisaran Rp 500 jutaan. PT Kia berminat untuk menghadirkan calon pesaing MG 4 EV dan BYD Atto 3 ini pada 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
29 Juli 2026, 09:00 WIB
29 April 2026, 12:12 WIB
06 Februari 2026, 23:10 WIB
14 Januari 2026, 21:20 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan