All New Kia Carens Resmi Dipasarkan, Harganya Rp 300 Jutaan
06 Februari 2026, 23:10 WIB
Regulasi pemerintah diklaim kerap berubah, Kia belum minat produksi lokal lini kendaraannya di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT KIA (Kreta Indo Artha) baru-baru ini menghadirkan Carnival Facelift sebagai versi penyegaran generasi keempat model tersebut. Sekarang unitnya masih berstatus CBU (Completely Built Up), impor utuh dari Korea Selatan.
Lini Kia lain seperti model elektrifikasi EV6 dan EV9 juga masih diimpor. Hingga saat ini Kia belum minat produksi lokal karena beberapa alasan termasuk regulasi pemerintah yang dianggap masih kerap berubah.
Ario Soerjo, Marketing & Development Division Head PT KIA mencontohkan kebijakan subsidi mobil listrik. Awalnya berlaku buat unit yang dirakit lokal, kemudian juga bisa dinikmati model impor asal manufaktur komitmen mendirikan fasilitas di dalam negeri.
Ia menegaskan sejak awal bergabugn Indomobil, Kia sudah menyiapkan sejumlah rencana perakitan lokal. Tapi ada beberapa hal terhambat sehingga lini mobilnya belum berstatus CKD (Completely Knocked Down).
Ketika ditanya soal pemanfaatan insentif PPnBM DTP (Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggup Pemerintah) ia menegaskan perlu ada realisasi.
“Balik lagi semua kan mau memanfaatkan itu. Ujungnya adalah realisasi, Kia mau memanfaatkan tapi kalau tidak ada yang dikerjakan ya percuma,” ucap Ario di Jakarta Selatan, Rabu (29/5).
Kemudian perlu diketahui Kia sendiri berada dalam satu grup dengan HMG (Hyundai Motor Group) di negara asalnya. Sehingga keputusan rakit lokal, pemilihan fasilitas sampai model yang akan CKD harus melalui proses panjang.
Selain itu Ario mengatakan baterai mobil listrik jadi salah satu komponen penting yang harganya tinggi. Apabila pakai buatan lokal tentu dapat membantu Kia menikmati kebijakan subsidi, karena TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) cepat terpenuhi.
“Semua proses. Yang pasti Hyundai punya pabrik baterai, secara bisnis sudah mengunjungkan untuk kita sebagai pemakai baterainya,” kata Ario.
Sebagai informasi Kia saat ini sudah menjual model elektrifikasi buat pasar Indonesia yakni EV6 dan EV9 termasuk varian performa GT Line. Harga mulai Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,9 miliar.
Kehadiran EV3 jadi satu hal yang menarik karena berpotensi jadi mobil listrik Kia pertama dengan banderol di bawah Rp 1 miliar, meski tetap belum bisa disebut sebagai model entry level.
Karena bicara harga Kia EV3 kemungkinan masih ada di kisaran Rp 500 jutaan. PT Kia berminat untuk menghadirkan calon pesaing MG 4 EV dan BYD Atto 3 ini pada 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 23:10 WIB
14 Januari 2026, 21:20 WIB
02 Agustus 2025, 11:00 WIB
30 Juli 2025, 12:00 WIB
25 Juli 2025, 16:00 WIB
Terkini
19 April 2026, 21:01 WIB
Sebanyak sembilan unit iCar V23 Pro Plus Collector Series sudah diserahkan kepada konsumen di Indonesia
19 April 2026, 13:00 WIB
BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia
19 April 2026, 11:05 WIB
Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter
18 April 2026, 18:17 WIB
ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross