Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik Libur Nataru
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Kementerian Perhubungan prediksi puncak libur Nataru 2023 meningkat 143 persen dibandingkan tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) memperkirakan akan ada 107.63 juta orang bepergian saat masa libur Nataru (Natal dan tahun baru). Jumlah ini setara dengan 39.83 persen dari total populasi nasional.
Jumlah ini terbilang besar sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan pihak kepolisian. Bila dibiarkan maka bukan tidak mungkin akan terjadi kepadatan di berbagai titik.
“Pada periode lalu yang melakukan pergerakan sekitar 44.17 juta orang sementara tahun ini diprediksi 107.63 juta orang. Jadi meningkatnya signifikan di atas seratus persen (143.65 persen)," ungkap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (20/11).
Dalam siaran pers disampaikan bahwa kebanyakan masyarakat akan bepergian ke lokasi wisata (45,29 persen). Sementara pulang ke kampung halaman sebanyak 30.15 persen.
Moda transportasi yang menjadi pilihan utama adalah kendaraan pribadi sebanyak 39.97 juta orang atau 35.57 persen dan sepeda motor 20.14 juta orang (17.92 persen). Sementara untuk moda transportasi umum di dominasi oleh kereta api dengan 14.79 juta orang (13.16 persen) serta pesawat 13.38 juta orang (11.91 persen).
Ada lima daerah yang memiliki pergerakan terbesar yaitu Jawa Timur 17.54 juta orang (16.30 persen), Jabodetabek 14.81 juta orang (13,76 persen), Jawa Tengah 14.22 juta orang (13.21 persen), Jawa Barat 11.18 juta orang (10.39 persen) serta Sumatera Utara 7.45 juta orang (6.93 persen).
Sementara lima daerah tujuan perjalanan terbesar adalah Jawa Timur 16.34 juta orang (15.18 persen), Jawa Tengah 14.86 juta orang (13.80 persen), Jawa Barat 12.51 juta orang (11.62 persen), Jabodetabek 9.89 juta orang (9.19 persen) serta Yogyakarta 9.6 juta orang (8.92 persen).
Sementara puncak arus keberangkatan terjadi dalam tiga gelombang yaitu saat Jumat (22/12) 8.85 juta orang (8.22 persen), Sabtu (23/12) sebanyak 12.5 juta orang (11.62 persen) dan Sabtu (30/12) 12.31 juta orang (11.43 persen).
Selanjutnya, puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa (26/12/2023) 11.16 persen (12,01 juta orang), Senin (1/1/) 18.21 juta orang (16.92 persen) dan Selasa (2/1) 20.41 juta orang (18.96 persen).
Melihat banyaknya masyarakat yang hendak bepergian menggunakan mobil serta motor, Kementerian Perhubungan berencana untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Sasaran utamanya adalah di lokasi wisata dan beberapa titik kepadatan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, pengelola jalan tol, BMKG, Badan SAR Nasional serta unsur terkait lainnya," tegas Budi Karya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 08:00 WIB
23 Desember 2025, 19:00 WIB
22 Desember 2025, 18:29 WIB
22 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
22 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak persyaratannya
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harap memperhatikan aturan ganjil genap Jakarta hari ini yang dimulai sejak pagi
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian
21 Juli 2026, 13:00 WIB
Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal