Cek Rekayasa Lalu Lintas Hari Ini, Ada Demo di Monas dan Istana
20 Oktober 2026, 11:00 WIB
Kementerian Perhubungan gelar pembatasan lalu lintas di kawasan wisata saat libur Natal dan tahun baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Perhubungan menyiapkan beberapa strategi untuk hindari kemacetan saat libur Natal dan tahun baru 2026. Strategi tersebut dirancang dengan mempertimbangkan hasil evaluasi penyelenggaraan sebelumnya.
Salah satu perhatian utama adalah jumlah kendaraan yang bakal meningkat drastis. Padahal kapasitas jalan saat ini tidak bisa menampung mobil dan motor saat libur akhir tahun.
Oleh sebab itu Kementerian Perhubungan berencana untuk menggelar one way, contra flow, atau ganjil genap. Aturan tersebut nantinya bakal difokuskan pada jalur menuju tempat wisata.
"Silakan para pemangku kepentingan yang ada di daerah ini berkoordinasi, supaya tidak terjadi lagi kemacetan di jalur-jalur wisata,” ungkap Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dilansir Antara (17/11).
Ia pun menambahkan, berdasarkan evaluasi penyelenggaraan Natal dan tahun baru sebelumnya, pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas juga bisa menjadi strategi guna menjamin kelancaran arus lalu lintas, terutama di ruas jalan tol.
"Demi kelancaran serta keselamatan akan dilakukan pembatasan angkutan sumbu tiga ke atas.Kami sudah membuat draf terkait aturan aturan tersebut selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ucap Aan.
Selanjutnya Kemenhub juga menyiapkan strategi delaying system. Dengan ini maka lalu lintas sengaja diperlambat dan dibuat memutar untuk menghindari kemacetan total di suatu titik.
“Strategi ini perlu pengkajian yang cermat. Sehingga delaying system tidak memindahkan kemacetan ke titik lain,” jelas Aan.
Namun tantangan pada libur Natal dan tahun baru 2026 tidak terbatas pada lalu lintas. Pasalnya BMKG memprediksi pada periode tersebut diprediksi akan ada cuaca ekstrem sehingga perlu langkah antisipasi.
“Kita berharap tidak akan terjadi longsor tapi tetap perlu kita siapkan mitigasinya. Mulai dengan membangun posko terpadu, siapkan alat berat serta lain sebagainya di titik-titik rawan," tuturnya.
Dia berharap berbagai strategi yang telah disiapkan dapat berjalan baik melalui kerja sama antar semua pemangku kepentingan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Oktober 2026, 11:00 WIB
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
Terkini
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
Final Battle Honda Modif Contest 2026 menjadi acara yang paling mencuri perhatian di HBD Ambarawa, Jawa Tengah
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo berharap pemerintah turut memberikan perhatian untuk kendaraan niaga listrik agar semakin diminati
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
BMW dan Mercedes-Benz jadi merek mobil mewah yang mencatatkan kenaikan penjualan pada periode September 2026
26 Oktober 2026, 07:00 WIB
Mulai masuk pasar premium, pengamat otomotif menilai mobil Cina akan menghadapi persaingan sengit di RI
25 Oktober 2026, 13:18 WIB
Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan