Kejagung Imbau Pengendara Tetap Beli Pertamax, Sudah Sesuai

Kejagung mengimbau masyarakat untuk tetap membeli Pertamax di SPBU Pertamina karena sudah sesuai spesifikasi

Kejagung Imbau Pengendara Tetap Beli Pertamax, Sudah Sesuai

KatadataOTO – Belum lama ini Pertamina Patra Niaga dihadapkan badai cukup besar. Sebab Kejagung (Kejaksaan Agung) mengungkap adanya dugaan pengoplosan Pertamax.

Namun kini mereka meminta kepada masyarakat untuk tetap membeli BBM di perusahaan pelat merah tersebut.

“Kami imbau jangan tinggalkan Pertamina karena kita harus tetap mencintai produk sendiri,” ungkap Febrie Adriansyah, Jampidsus (Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusu) Kejagung di Antara, Kamis (06/05).

Ia pun meminta pengendara motor serta mobil tidak perlu khawatir, meskipun kasus di atas terkait dengan kualitas produk.

Menurut Febrie, Kejagung bersama Pertamina sudah berkoordinasi untuk memastikan Pertamax yang diniagakan ke masyarakat telah sesuai standar.

Kejagung Minta Masyarakat Tetap Beli Pertamax, Sesuai Standar
Photo : Antara

Lebih jauh dia menuturkan bahwa kasus BBM oplosan hingga mempengaruhi RON pada produk Pertamina terjadi hanya sampai 2023.

Akan tetapi pada saat ini Pertamax sudah sesuai dengan spesifikasinya. Sehingga diharapkan pengendara mau menggunakan BBM itu kembali.

“Kemarin yang jelas naik penyidikan itu pasti ada kesalahan sampai 2023, ingat ya sampai 2023,” kata Febrie.

Febrie menjelaskan bahwa Kejagung menangani kasus tersebut bertujuan untuk membersihkan Pertamina. Lalu harapannya agar perusahaan tersebut ke depan memiliki tata Kelola bisnis yang lebih baik dan kuat.

“Kami harus menjaga bagaimana Pertamina bisnisnya bisa berlangsung lebih baik. Dan ini juga menjelang lebaran serta arus mudik, tentu ini menggunakan kebutuhan cukup besar,” tegas Febri.

Hasil Pengujian Lemigas

Seperti diberitakan Katadata sebelumnya, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) melalui Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) telah melakukan uji laboratorium sejumlah bahan bakar di SPBU.

Dari hasil pengujian, seluruh sampel yang diperiksa berada dalam rentang batas mutu dipersyaratkan.

LBH Jakarta Buka Pos Pengaduan Buat Korban Pertamax Oplosan
Photo : Pertamina

Adapun sampel diambil dari Terminal BBM Pertamina Plumpang. Lalu sejumlah SPBU di Jakarta, Bogor, Depok serta Tangerang Selatan.

“Hasil uji kami sampaikan agar masyarakat yakin bahwa BBM yang mereka gunakan telah sesuai dengan standar ditetapkan pemerintah,” ucap Mustafid Gunawan, Kepala Lemigas dalam keterangan resmi, Sabtu (01/03).

Sekadar informasi, parameter pengujian utama adalah angka oktan (RON) menunjukan kualitas BBM, massa jenis, kandungan sulfur, tekanan uap sampai distilasi yang sesuai standar.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025