Biaya Perbaikan Motor yang Terendam Banjir, Mulai Rp 400 Ribuan

Motor yang terendam banjir seperti warga Bekasi, wajib melakukan perawatan terlebih dahulu sebelum digunakan

Biaya Perbaikan Motor yang Terendam Banjir, Mulai Rp 400 Ribuan

KatadataOTOBanjir Bekasi memang sudah mulai surut pada Rabu (05/03). Namun bencana tersebut masih menyisakan persoalan bagi sebagian pihak.

Termasuk para masyarakat yang kendaraannya terendam air di area parkir Stasiun Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (04/03).

“Fasilitas parkir motor di Stasiun Bekasi (Jl. Ir. H. Juanda) saat ini terkena dampak banjir,” tulis pengumuman di akun X @CommuterLine.

Tentu kejadian di atas membuat para pengguna kendaraan tidak bisa langsung memakai motor milik mereka.

Cek Biaya Servis Honda Beat FI di Akhir Tahun, Mulai Rp 80 Ribuan
Photo : KatadataOTO

Sebab jika dipaksakan maka akan berpotensi timbul kerusakan. Oleh sebab itu Anda wajib melakukan perawatan atau servis di bengkel terdekat.

“Kalau kasusnya terendam banjir sampai satu hari penuh, harus benar-benar dicek secara masif. Baik bagian filter udara sampai keadaan di luar mesin wajib diperiksa,” ujar Wahyu Budhi, Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati kepada KatadataOTO, Selasa (04/05).

Nah buat perawatan motor yang terendam banjir dimulai dengan mengganti busi, filter udara dan pengurasan oli mesin maupun gardan.

Hal ini guna memastikan air sudah tidak ada lagi di dalam mesin. Sehingga tak menimbulkan kerusakan atau karat.

Wahyu menjelaskan buat harga busi di bengkel resmi AHASS berkisar Rp 25 ribuan. Sementara filter udara dibanderol Rp 65 ribuan saja.

Selanjutnya untuk oli mesin MPX sekitar Rp 52 ribuan dan oli gardan Rp 19 ribuan. Kemudian pemilik motor harus mengeluarkan biaya jasa servis serta pengurasan seluruh cairan.

“Sama ongkos servis jasa sekitar di angka Rp 400 ribuan sampai Rp 500 ribuan,” Wahyu melanjutkan.

Kemudian bagi pengguna motor matic juga wajib menservis bagian CVT (Continuously Variable Transmission). Untuk perawatan ini menelan biaya mulai Rp 50 ribu, namun tidak termasuk penggantian komponen yang rusak.

Planet Ban Berikan Servis Gratis buat 5.000 Motor Karyawan
Photo : KatadataOTO

Perlu diingat angka di atas belum termasuk bila ditemukan kerusakan. Apalagi jika motor yang terendam banjir dipaksakan menyala.

“Otomatis blok dan piston akan baret, nah itu harus diganti atau dikorter. Kemudian kita harus skir klep ulang juga,” tutur dia.

Untuk perbaikan satu ini Wahyu memberi estimasi biaya mulai Rp 1 jutaan sampai Rp 1,9 jutaan, buat perbaikan di bengkel resmi Honda.


Terkini

komunitas
Komunitas motor

Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026

Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi

mobil
Hyundai Ioniq 5 N

Segini Harga Hyundai Ioniq 5 N yang Terbakar di Medan

Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara

mobil
Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025

mobil
Suzuki Jimny 5 Pintu

Diskon Suzuki Jimny 5 Pintu Awal 2026, Menggiurkan

Ada syarat yang harus dipenuhi untuk memanfaatkan diskon Suzuki Jimny 5 pintu sebesar Rp 100 juta di awal 2026

mobil
Toyota GR Yaris Morizo RR

Toyota GR Yaris Morizo RR Meluncur Terbatas, Belinya Diundi

Model edisi khusus Toyota GR Yaris Morizo RR hanya bisa dibeli melalui aplikasi GR App, unitnya terbatas

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal Ganjil Genap Puncak 9 Januari 2026, Cek Jalur Alternatif

Demi mengurai kemacetan yang sering terjadi, kepolisian menyiapkan ganjil genap Puncak Bogor dan one way

otosport
Motul

Motul Manfaatkan Rally Dakar 2026 Sebagai Panggung Uji Kualitas

Motul mendukung pembalap Indonesia dan para pembalap yang ikut serta dalam ajang balap Rally Dakar 2026

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Indonesia Akui Berpotensi Terdampak Aturan Tarif Impor Meksiko

Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko