Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Dukung ekosistem kendaraan listrik, Jokowi sebut pabrik baterai di Indonesia mulai produksi bulan depan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Joko Widodo, Presiden RI turut hadir ke gelaran PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show), Jumat (3/5) meninjau produsen kendaraan listrik partisipan di pameran.
Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengonfirmasi bahwa pabrik baterai di Indonesia di Indonesia akan memulai produksinya bulan depan.
Untuk diketahui saat ini PT Hyundai LG Industri Green Power diklaim menjadi pabrik sel baterai pertama di Indonesia, memiliki kapasitas 10 GWh.
Meski begitu Presiden tidak menyebutkan lebih detail nama fasilitas yang akan mulai proses produksi dalam waktu dekat ini.
“Bulan depan itu yang namanya pabrik industri baterai sudah mulai diproduksi sehingga kita harapkan ekosistem ini mulai terbangun dan terbentuk,” ucap Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jumat.
Hingga sekarang ia mengatakan sudah ada sekitar 59 manufaktur merakit lokal motor listriknya. Kemudian lima lainnya berupa mobil listrik, dua dari bus dan truk listrik.
Jokowi menegaskan kapasitas produksi terkhusus buat sepeda motor listrik di Tanah Air adalah 1,6 juta per tahun. Namun baru terpenuhi sampai sekitar 100.000 unit sehingga masih ada peluang besar untuk industri kendaraan listrik.
“Ekosistem EV (Electric Vehicle) ini betul-betul harus jangan sampai ada hambatan,” ucap Jokowi.
Untuk diketahui pameran kendaraan listrik PEVS 2024 masih berlangsung sampai 5 Mei mendatang. Ada beragam kendaraan bisa dilihat mulai dari mobil sampai motor listrik.
Beberapa unit bisa dicoba secara langsung seperti Wuling Cloud EV yang baru resmi diluncurkan. Kemudian Neta V-II hadir sebagai pembaruan dari Neta V sebagai versi penyegaran sekaligus rakitan lokal.
Banderolnya jadi lebih terjangkau karena bakal diproduksi lokal, menggunakan fasilitas PT Handal Indonesia Motor.
Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Periklindo menjelaskan keraguan masyarakat terhadap kendaraan listrik masih jadi tantangan yang harus dituntaskan.
“Periklindo tampil terdepan dalam rangka mensosialisasikan kendaraan listrik di Indonesia. Kami juga mengedepankan edukasi terkait Electric Vehicle agar semakin dipahami masyarakat luas dan tidak ada lagi isu miring ke depannya,” ucap dia saat pembukaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 13:38 WIB
02 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Penjualan mobil dan adopsi NEV didorong melalui pemberian subsidi tukar tambah, berikut skema insentifnya
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Dikta Wicaksono memiliki koleksi kendaraan yang cukup menarik digarasinya mulai dari mobil hingga motor klasik
03 Januari 2026, 15:00 WIB
TAM memutuskan mempertahankan harga Toyota Veloz Hybrid agar konsumen semakin tertarik membeli produk mereka
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Setidaknya penundaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB mampu memberikan dampak positif bagi pasar motor baru
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik BYD di 2025 mencapai 2,26 juta unit lampaui Tesla yang hanya mampu melepas 1,64 juta unit
03 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Pajero generasi terbaru diyakini jadi bagian dari line up produk anyar pabrikan Jepang itu di 2026
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko