Tarif Tol Sedyatmo Naik Mulai 5 Januari 2026, Ini Harga Terbaru
04 Januari 2026, 09:00 WIB
Jasa Marga beri diskon tarif tol mulai hari ini dan hanya berlaku selama 24 jam untuk keurangi kemacetan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Guna mengurangi risiko terjadinya kepadatan lalu lintas, PT Jasa Marga memberikan diskon tarif tol sebesar 10 persen hari ini. Potongan harga berlaku buat mereka yang ingin kembali ke Jakarta dari arah Semarang melalui Trans Jawa.
Adanya diskon tarif tol ini diharapkan masyarakat tertarik pulang lebih awal dan konsentrasi kepadatan terpecah. Pasalnya puncak arus balik diperkirakan baru terjadi pada akhir pekan.
“Potongan tarif 10 persen kembali diberlakukan Jasa Marga dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lain pengelola Jalan Tol Trans Jawa. Diskon berlaku mulai 3 Januari 2025 pukul 05.00 WIB hingga 4 Januari 2025 jam 05.00 WIB atau berlaku 24 jam,” ungkap Lisye Octaviana, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga dilansir Antara (03/01).
Namun potongan tarif tol tidak berlaku buat mereka yang saldo kartu uang elektroniknya tidak mencukupi atau tidak terbaca. Oleh sebab itu pengguna jalan tol harus memastikan kondisi kartu sebelum melakukan perjalanan.
Jasa Marga juga bakal melakukan rekayasa lalu lintas guna menghindari terjadinya penumpukan kendaraan. Mulai dari pembatasan angkutan barang hingga contraflow.
Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng kepolisian untuk mengatur lalu lintas. Pasalnya arus balik sendiri diperkirakan bakal terus terjadi hingga Minggu (05/01 karena kebanyakan masyarakat akan kembali ke rutinitasnya pada Senin (06/01).
Oleh sebab itu diharapkan masyarakat diminta untuk memperhatikan kembali jadwal perjalanannya agar tidak terjebak kemacetan.
Selain itu perhatikan juga kondisi badan tubuh sebelum menempuh perjalanan jarak jauh. Hal ini untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas yang berpotensi menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
“Saat libur panjang mobilitas kendaraan cukup padat. Banyak pengemudi yang menuju luar kota serta kadang durasi istirahat sangat kurang lalu menimbulkan kantuk,” kata Sony Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) pada KatadataOTO.
Ia menjelaskan bahwa rasa kantuk dapat berakibat fatal karena mengurangi kinerja sensor motorik dan fokus. Akibatnya kecelakaan fatal bisa terjadi kapan saja.
Oleh sebab itu Sony menyarankan agar tidak menunda istirahat selama perjalanan. Terutama ketika tubuh sudah memberikan sinyal kelelahan.
“Jangan cuma masuk rest area lalu minum kopi, tetapi pastikan istirahatnya optimal,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Januari 2026, 09:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
08 Desember 2025, 08:00 WIB
28 November 2025, 20:00 WIB
27 November 2025, 07:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan