Jakarta Running Festival 2024 Berlanjut, Lebih Banyak Jalan Ditutup

Jakarta Running Festival 2024 berlanjut hari ini dengan lebih banyak jalan yang ditutup demi kelancaran acara

Jakarta Running Festival 2024 Berlanjut, Lebih Banyak Jalan Ditutup
Adi Hidayat

KatadataOTO – Dinas Perhubungan DKI Jakarta kembali melakukan rekayasa lalu lintas untuk mendukung penyelenggaraan Jakarta Running Festival 2024. Berbeda dengan kemarin, ruas jalan yang ditutup akan lebih banyak dan lama.

Hal ini karena kategori yang diselenggarakan lebih jauh jauh 21 km dan 42 km dengan jumlah peserta sekitar 6.000 orang. Oleh sebab itu penyesuaian pun harus dilakukan agar tidak mengganggu para pelari.

Penutupan jalan akan dimulai pukul 03.00 WIB hingga 09.00 WIB. Oleh sebab itu diharapkan masyarakat melakukan penyesuaian rute perjalanan dan menghindari ruas jalan yang terdampak.

Sedangkan Jakarta Running Festival 2024 pada Minggu (13/10) akan dimulai pukul 03.00 WIB sampai dengan pukul 09.90 WIB untuk kategori 21k dan 42k dengan jumlah pelari kurang lebih 6.000 pelari.

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Running Festival 2024

Jakarta Running Festival 2024
Photo : Antara
  • Lalu lintas dari Utara (Harmoni) menuju Timur (Senen) dapat melalui jalan Juanda - jalan Pos - Gedung Kesenian - Lapangan Banteng Utara - Lapangan Banteng Barat - Taman Pejambon – jalan Pejambon - Medan Merdeka Timur - Ridwan Rais - Arief Rahman Hakim - Kramat Kwitang - Pasar Senen dan seterusnya
  • Kendaraan dari Utara (Harmoni) ke Timur (Kampung Melayu) dapat melalui Suryapranoto - Balikpapan - Cideng Fimur-underpass Tanah Abang - Mas Mansyur - Dr. Satrio - Casablanca Raya - KH. Abdullah Syafei dan seterusnya
  • Mobil atau motor dari Utara (Harmoni) menuju Selatan (Blok M) dapat melalui  Suryapranoto - Balikpapan - Tomang Raya - S Parman - Pejompongan Raya - Penjernihan 1-putar balik di  Penjernihan 1 - Pejompongan Raya - Teuku Nyak Arief - Kebayoran Baru - Kyai Maja - Panglima Polim dan seterusnya
  • Arus kendaraan dari Timur (Tanah Abang-Kebon Sirih-Budi Kemuliaan) ke Timur (Gambir) dapat melalui jalan Abdul Muis - Majapahit - Juanda - Pos - Gedung Kesenian - Lapangan Banteng Utara - Lapangan Banteng Barat - Taman Pejambon - Pejambon - Medan Merdeka Timur dan seterusnya
Ganjil genap Jakarta
Photo : @TMCPoldaMetro
  • Lalu lintas dari Timur (Taman Suropati) menuju Barat (Tanah Abang) dapat melalui  Taman Suropat - Teuku Umar - Cut Mutia - Menteng Raya - M Ridwan Rais - Medan Merdeka Timur - Medan Merdeka Utara - Abdul Muis - Fachrudin - dan seterusnya, atau dapat melalui  Imam Bonjol - Hos Cokroaminoto - Gembira - Galunggung - Karet Pasar Baru Timur III - Karet Pasar Baru Timur II dan seterusnya

Terkini

otosport
Sprint race MotoGP Inggris 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Martin Perkasa di Britania

Jorge Martin mendominasi jalannya sprint race MotoGP Inggris 2026, ia mampu tampil konsisten sepanjang balapan

mobil
Mazda

Mazda Luncurkan Oli Baru di GIIAS 2026, Catat Keunggulannya

Mazda menghadirkan dua oli baru untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para konsumen di Tanah Air

news
UFILM Indonesia

Simak Promo Kaca Film UFILM Indonesia di GIIAS 2026

UFILM kembali hadir dan meramaikan ajang GIIAS 2026 dengan sejumlah promo pembelian produk yang menarik

news
Hino Diskusi

Hino Pastikan Digitalisasi Inspeksi Praktis, Cepat dan Efisien

Penerapan digitalisasi inspeksi dan standarisasi karoseri yang diterapkan Hino bisa menjamin kualitas

news
TAF

TAF Gandeng OJK Gelar Literasi Keuangan di GIIAS 2026

TAF selaku lembaga pembiayaan turut menyukseskan program OJK yang ingin mencerdaskan masyarakat dalam hal keuangan

news
Mitsubishi Fuso

Persiapan Mitsubishi Fuso Hadapi Mandatori B50

Mitsubishi Fuso terus bersiap menghadapi mandatori B50, namun punya sejumlah harapan dalam implementasinya

mobil
VinFast

Mobil Listrik VinFast Kini Bisa Disewa, Biaya Mulai Rp 1 Juta

Memanfaatkan ajang GIIAS 2026, VinFast mengumumkan program baru yakni sewa dengan deposit mulai dari Rp 1 juta

mobil
Changan

Penerimaan Mobil Listrik dan Hybrid di RI Kian Positif di 2026

ICMS menilai masyarakat mulai menerima berbagai jenis kendaraan elektrifikasi, dari mobil listrik sampai hybrid