Keunggulan Mobil Hybrid Toyota untuk Mudik Lebaran
25 Maret 2025, 16:05 WIB
CATL meluncurkan inovasi baterai mobil hybrid Freevoy, memberikan tambahan jarak tempuh sampai 400 km
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Produsen baterai asal Tiongkok, CATL baru-baru ini meluncurkan baterai mobil hybrid yang diklaim memiliki keunggulan tersendiri yang didesain khusus PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan EREV (Extended Range Electric Vehicle).
Baterai yang diberi nama Freevoy itu menawarkan tambahan daya jelajah lebih dari 400 km pada mobil hybrid.
Berdasarkan keterangan CATL, dikutip Minggu (27/10) baterai Freevoy telah dibekali berbagai teknologi canggih salah satunya adalah kemampuan untuk tetap menyalurkan daya meski dalam temperatur rendah sampai -30 derajat celcius.
Kemudian mereka mengkombinasikan material Sodium-Ion dan Lithium-Ion. Ini diklaim membuat suhu baterai bisa lebih rendah lima persen dari normalnya sehingga tidak mudah overheat.
Tidak hanya itu teknologi manajemen pada baterai Freevoy juga dapat melakukan mitigasi masalah seperti pengurangan performa dan tenaga di kondisi suhu tinggi atau rendah yang ekstrem.
Kehadiran baterai mobil hybrid ini diharapkan bisa mempermudah pengguna PHEV dan EREV, terkhusus di China. Mengingat di negara tersebut peminat mobil hybrid terbilang tinggi, catatkan angka penjualan 3,32 juta unit dalam sembilan bulan pertama 2024.
Saat ini dikonfirmasi salah satu model mobil listrik terbaru yang menggunakan baterai Freevoy adalah Neta L EREV tipe tertinggi. Pada mobil itu daya jelajah murni dari baterai adalah 310 km (CLTC).
Neta sendiri telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan CATL pada Mei 2024. Sehingga dipastikan sejumlah modelnya akan pakai baterai tersebut.
Per 2025, pihak CATL mengatakan bahwa ada 30 model mobil hybrid yang bakal menggunakan baterai Freevoy. Ini mencakup PHEV produksi Chery dan GAC.
Hanya saja PHEV belum terbilang populer di Indonesia. Modelnya juga terbatas dan dijual dengan banderol cukup tinggi, seperti Toyota RAV4 PHEV di Rp 1,19 miliar.
Namun di masa mendatang pabrikan China telah mengungkapkan ketertarikan untuk menghadirkan PHEV di Tanah Air. Apalagi jika pemerintah memutuskan memberi subsidi atau keringanan pajak.
Seperti PT CSI (Chery Sales Indonesia). Rencananya, mereka mau memboyong Tiggo 8 Pro PHEV buat menggantikan varian mesin bensinnya di Indonesia pada 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Maret 2025, 16:05 WIB
24 Maret 2025, 07:00 WIB
22 Maret 2025, 13:00 WIB
20 Maret 2025, 13:00 WIB
14 Maret 2025, 08:48 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada