Catatan BYD di Pasar EV Nasional
23 April 2026, 19:17 WIB
Ada kenaikan transaksi sebanyak 3,2 persen selama pameran otomotif IIMS 2025 berlangsung di JIExpo Kemayoran
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025 resmi berakhir pada Minggu (23/2). Meskipun belum ada angka pasti soal jumlah transaksi, estimasi kenaikannya mencapai puluhan miliar.
Sebelumnya diberitakan, menjelang penutupan IIMS 2025 jumlah transaksi sementara mengalami kenaikan dari capaian di kurun waktu yang sama tahun lalu.
Catatan transaksi menjelang penutupan IIMS 2024 adalah Rp 3,1 triliun. Dengan kenaikan 3,2 persen, maka kira-kira ada penambahan transaksi sebanyak Rp 99,2 miliar.
“Untuk angka akan kami rilis after showdays. Segera kami kabari,” kata Rudi MF, Project Manager Dyandra Promosindo saat dihubungi KatadataOTO, Minggu.
Pihak penyelenggara sendiri memang menargetkan jumlah transaksi masih bisa mendekati capaian IIMS 2024 yakni Rp 6,7 triliun, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Angka transaksi yang diharapkan adalah sekitar Rp 6,2 triliun, berkaca dari turunnya volume penjualan sepanjang 2024.
IIMS 2025 digelar di JIExpo Kemayoran pada 13-23 Februari. Masih seperti gelaran sebelumnya, pameran ini menggabungkan konsep otomotif dan hiburan melalui konser bertajuk Your Infinite Autotainment Experience.
Walaupun masih pakai area yang sama seperti tahun sebelumnya, area pameran diperluas hingga ke Hall B serta Gambir Expo supaya bisa mengakomodir bertambahnya jumlah peserta.
Hall B sendiri diisi oleh beberapa brand kendaraan roda empat anyar, mayoritas asal Tiongkok. Ada Geely, Jetour sampai Jaecoo meramaikan area baru.
Secara total, ada 33 merek mobil bergabung di pameran tersebut. Angka ini bertambah 10 brand dibandingkan IIMS 2024.
Sementara jumlah peserta yang merupakan merek kendaraan roda dua adalah 24 brand termasuk Honda, Yamaha, Piaggio Group, Kawasaki sampai pendatang baru QJMotor dan Maka Motor.
Turut memeriahkan perhelatan IIMS 2025, beberapa brand meluncurkan produk perdana secara global di tanah air. Seperti Chery lewat Jaecoo J5 EV, kemudian Jetour memboyong mobil listrik perdana X50e sebagai perkenalan.
Tidak hanya sekadar membantu adopsi kendaraan listrik, beragam produk baru yang hadir diharapkan bisa ikut memberikan kontribusi dalam mendongkrak penjualan mobil nasional di 2025.ini
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 April 2026, 19:17 WIB
23 April 2026, 17:39 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
20 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
23 April 2026, 19:17 WIB
Kehadiran EV di Tanah Air dalam tiga tahun terakhir dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, BYD jadi pemain utama
23 April 2026, 17:39 WIB
Beijing Auto Show 2026 menjadi kesempatan bagi Lepas untuk meluncurkan mobil listrik L4 ke para konsumen
23 April 2026, 11:00 WIB
Toyota Veloz HEV menjadi mobil hybrid dengan capaian wholesales terbanyak di Maret 2026, disusul Innova Zenix
23 April 2026, 09:00 WIB
Changan Group baru saja menetapkan strategi untuk bisa meningkatkan penjualan secara global dalam 10 tahun
23 April 2026, 07:00 WIB
Changan Deepal S05 bakal menjadi pelopor kendaraan berjenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
23 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan untuk mengurai kemacetan di sejumlah jalan protokol Ibu Kota
23 April 2026, 06:00 WIB
Beroperasi seperti biasa, ada lima alternatif lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat dimanfaatkan hari ini
23 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung di dua lokasi berbeda hari ini agar lebih mudah ditemukan