IIMS 2025 Raup Kenaikan Transaksi Puluhan Miliar Jelang Penutupan

Ada kenaikan transaksi sebanyak 3,2 persen selama pameran otomotif IIMS 2025 berlangsung di JIExpo Kemayoran

IIMS 2025 Raup Kenaikan Transaksi Puluhan Miliar Jelang Penutupan

KatadataOTO – Pameran IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025 resmi berakhir pada Minggu (23/2). Meskipun belum ada angka pasti soal jumlah transaksi, estimasi kenaikannya mencapai puluhan miliar.

Sebelumnya diberitakan, menjelang penutupan IIMS 2025 jumlah transaksi sementara mengalami kenaikan dari capaian di kurun waktu yang sama tahun lalu.

Catatan transaksi menjelang penutupan IIMS 2024 adalah Rp 3,1 triliun. Dengan kenaikan 3,2 persen, maka kira-kira ada penambahan transaksi sebanyak Rp 99,2 miliar.

“Untuk angka akan kami rilis after showdays. Segera kami kabari,” kata Rudi MF, Project Manager Dyandra Promosindo saat dihubungi KatadataOTO, Minggu.

Transaksi IIMS 2025 Naik, Sinyal Memulihnya Daya Beli Konsumen
Photo : KatadataOTO

Pihak penyelenggara sendiri memang menargetkan jumlah transaksi masih bisa mendekati capaian IIMS 2024 yakni Rp 6,7 triliun, meskipun menghadapi berbagai tantangan.

Angka transaksi yang diharapkan adalah sekitar Rp 6,2 triliun, berkaca dari turunnya volume penjualan sepanjang 2024.

IIMS 2025 digelar di JIExpo Kemayoran pada 13-23 Februari. Masih seperti gelaran sebelumnya, pameran ini menggabungkan konsep otomotif dan hiburan melalui konser bertajuk Your Infinite Autotainment Experience.

Walaupun masih pakai area yang sama seperti tahun sebelumnya, area pameran diperluas hingga ke Hall B serta Gambir Expo supaya bisa mengakomodir bertambahnya jumlah peserta.

Hall B sendiri diisi oleh beberapa brand kendaraan roda empat anyar, mayoritas asal Tiongkok. Ada Geely, Jetour sampai Jaecoo meramaikan area baru.

Secara total, ada 33 merek mobil bergabung di pameran tersebut. Angka ini bertambah 10 brand dibandingkan IIMS 2024.

Diskon Hyundai Santa Fe Hybrid Rp 45 Juta di IIMS 2025
Photo : Istimewa

Sementara jumlah peserta yang merupakan merek kendaraan roda dua adalah 24 brand termasuk Honda, Yamaha, Piaggio Group, Kawasaki sampai pendatang baru QJMotor dan Maka Motor.

Turut memeriahkan perhelatan IIMS 2025, beberapa brand meluncurkan produk perdana secara global di tanah air. Seperti Chery lewat Jaecoo J5 EV, kemudian Jetour memboyong mobil listrik perdana X50e sebagai perkenalan.

Tidak hanya sekadar membantu adopsi kendaraan listrik, beragam produk baru yang hadir diharapkan bisa ikut memberikan kontribusi dalam mendongkrak penjualan mobil nasional di 2025.ini


Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan