Pertimbangan Gaikindo Pertahankan GIIAS 2026 di ICE BSD
20 Februari 2026, 10:00 WIB
Ada kenaikan transaksi sebanyak 3,2 persen selama pameran otomotif IIMS 2025 berlangsung di JIExpo Kemayoran
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025 resmi berakhir pada Minggu (23/2). Meskipun belum ada angka pasti soal jumlah transaksi, estimasi kenaikannya mencapai puluhan miliar.
Sebelumnya diberitakan, menjelang penutupan IIMS 2025 jumlah transaksi sementara mengalami kenaikan dari capaian di kurun waktu yang sama tahun lalu.
Catatan transaksi menjelang penutupan IIMS 2024 adalah Rp 3,1 triliun. Dengan kenaikan 3,2 persen, maka kira-kira ada penambahan transaksi sebanyak Rp 99,2 miliar.
“Untuk angka akan kami rilis after showdays. Segera kami kabari,” kata Rudi MF, Project Manager Dyandra Promosindo saat dihubungi KatadataOTO, Minggu.
Pihak penyelenggara sendiri memang menargetkan jumlah transaksi masih bisa mendekati capaian IIMS 2024 yakni Rp 6,7 triliun, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Angka transaksi yang diharapkan adalah sekitar Rp 6,2 triliun, berkaca dari turunnya volume penjualan sepanjang 2024.
IIMS 2025 digelar di JIExpo Kemayoran pada 13-23 Februari. Masih seperti gelaran sebelumnya, pameran ini menggabungkan konsep otomotif dan hiburan melalui konser bertajuk Your Infinite Autotainment Experience.
Walaupun masih pakai area yang sama seperti tahun sebelumnya, area pameran diperluas hingga ke Hall B serta Gambir Expo supaya bisa mengakomodir bertambahnya jumlah peserta.
Hall B sendiri diisi oleh beberapa brand kendaraan roda empat anyar, mayoritas asal Tiongkok. Ada Geely, Jetour sampai Jaecoo meramaikan area baru.
Secara total, ada 33 merek mobil bergabung di pameran tersebut. Angka ini bertambah 10 brand dibandingkan IIMS 2024.
Sementara jumlah peserta yang merupakan merek kendaraan roda dua adalah 24 brand termasuk Honda, Yamaha, Piaggio Group, Kawasaki sampai pendatang baru QJMotor dan Maka Motor.
Turut memeriahkan perhelatan IIMS 2025, beberapa brand meluncurkan produk perdana secara global di tanah air. Seperti Chery lewat Jaecoo J5 EV, kemudian Jetour memboyong mobil listrik perdana X50e sebagai perkenalan.
Tidak hanya sekadar membantu adopsi kendaraan listrik, beragam produk baru yang hadir diharapkan bisa ikut memberikan kontribusi dalam mendongkrak penjualan mobil nasional di 2025.ini
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 10:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
19 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
22 Februari 2026, 17:00 WIB
Michelin Indonesia bakal meluncurkan produk baru untuk sepeda motor setelah Lebaran untuk perluas pangsa pasarnya
22 Februari 2026, 15:00 WIB
Francesco Bagnaia tengah santer dihubungkan dengan Aprilia Racing pada MotoGP 2027 untuk menggantikan Martin
22 Februari 2026, 13:00 WIB
Honda mengungkapkan Brio Satya S CVT jadi salah satu kontributor utama di pameran otomotif IIMS 2026
22 Februari 2026, 11:00 WIB
Jumlah pemudik saat Lebaran 2026 diprediksi mengalami penurunan cukup besar bila dibandingkan tahun lalu
22 Februari 2026, 09:00 WIB
Sule, artis dan pelawak Tanah Air memiliki sederet koleksi mobil dan diketahui merupakan penyuka Jeep
22 Februari 2026, 07:00 WIB
Mobil Amerika mendapat karpet merah setelah Perjanjian Perdagangan Timbal Balik di setujui dua negara
21 Februari 2026, 21:00 WIB
Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan